Cinta Dalam Taruhan

Cinta Dalam Taruhan
capter 14


__ADS_3

Ep 14


.


.


.


Kebas sekali rasanya pipi Malika saat tangan Ari mendarat sempurna disalah satu pipinya. Bahkan bekasnya masih nampak memerah. Mata Malika juga memerah menatap penuh benci pada Ari.


"kau masih bisa mengumpatku dalam keadaan seperti ini Malika..Rasakan saja saat kau sudah aku gagahi, kau tidak akan berani meremehkan aku.."Teriak Ari nampak emosi.


Ia pun menarik paksa Bra yang dipakai Malika hingga koyak


Rekkkk !!!


dan dibuangnya sembarangan.


Nampak jelas gundukan milik Malika terpampang, hingga membuat Na f su Ari memuncak, dan lagi reaksi obat pemberian temannya sudah mulai terasa.


Ari mendekati tubuh Malika dan langsung meremas gundukan itu.


" tidak !! Jangan !!! Ari !!! Aaahhh !!!" Malika tanpa sadar malah mende sah saat gundukannya berhasil dijamah Ari. Entah mengapa ia pun tidak tau, tubuhnya semakin bertambah panas rasanya. Namun Malika terus berusaha sadar.


"Kau menikmatinya Malika.. Bahkan kau sampai men de sah begitu.. wanita ****** !!" Umpat Ari dan kembali menjamah gundukan Malika.


"Tidak !! Aku tidak mau !!! Lepaskan tolong !!! Aahh...aahhh !!!" Malika berusaha terus meronta, Ia sangat yakin, jika Ari sudah memberinya obat perangsang, sebab Tubuh Malika sangat ingin sekali disentuh. Namun otak Malika terus berusaha menolak.


" Ya Tuhaan.. Aku mohon.. Tolong aku !!!" batin Malika yang hanya bisa memejamkan kedua matanya karna menahan suara agar tak men desah karna Ari sudah mulai menyesap gundukannya.

__ADS_1


Braaakkk !!!!


Suara Pintu yang didobrak pun menghentikan aktivitas Ari. Ari memutar tubuhnya dengan tatapan wajah tak suka.


"Sialan !!!" umpat Ari. Namun wajahnya seketika teerlihat tersenyum.mengejek saat melihat Kenzo yang berusaha mendobrak pintu.


"Oh.. Ternyata kau ya.. sicupu sedang apa dilosmen cinta seperti ini ?? Mau melihatku bercinta dengan Malika ?? Apa kau juga pengen ??" ejek Ari.


Tatapan Kenzo sangat tak bersahabat. Apalagi saat melihat Malika yang sudah hampir telanjang dengan air mata yang berderai dan wajah memerah.


"Biadab !!" umpat Kenzo yang dengan cepat menyerang Ari.


Buukkk !!!


Diserang mendadak tanpa persiapan membuat Ari langsung tersungkur.


"beraninya kau Cupu !!!?" teriak Ari yang dengan geram menyerang balik Kenzo.


Bukk !!


Bukk !!


dagg !!


Dagg !!


Kembali Ari tersungkur akibat bogeman kuat dari Kenzo.


Ari dibuat tak percaya, Anak Cupu yang sering ia Bully dikampus hari itu memukulinya tanpa ampun.

__ADS_1


Nafas Kenzo naik turun terlihat sekali. Ia buru-buru melepas jas yang masih ia kenakan sejak tadi daj menghampiri Malika yang menangis. "tenanglah.. Kau aman sekarang.."ucap Kenzo lirih. Tatapannya begitu membuat tenang hati Malika hingga Malika hanya bisa membalas dengan anggukan.


Perlahan Kenzo mengenakan jas itu guna menutupi tubuh Malika dan melepas ikatan ditangan dan Kaki Malika.


Ari yang melihat kesempatan itu hendak menyerang Kenzo dari belakang.


"Kenzo awas !!!" teriak Malika.


Kenzo terlihat santai dan melayangkan tendangan memutar kearah Ari yang hendak menyerangnya dari belakang.


Bukkk !!!


Seketika pisau buah kecil yang dibawa Ari terjatuh dilantai begitu saja.


Kenzo mendekati Ari yang sangat kesakitan akibat tendangan maut kenzo yang tepat mengenai dada, wajah dan juga lengannya hanya dengan sekali tendangan.


"Kau..kau.. Cupu sialan !! Selama ini kau hanya pura-pura bodoh kan ??!!" teriak Ari.


"Jangan pernah melihat orang hanya dari luarnya saja. Bahkan jika aku tidak ingat dosa, aku sudah menghabisi nyawamu saat ini juga."Ucap Kenzo. Pelan namun penuh penekanan.


Terakhir, Kenzo menendang dada Ari lagi hingga pria itu terkapar tak berdaya.


Setelah itu Kenzo beralih pada Malika. Melepas kembali ikatan kaki Malika dan membantu Malika bebas.


"Ayo kita pergi.."ajak Kenzo.


"terima..terima kasih.."balas Malika. Suaranya masih bergetar hebat. Kenzo memapah tubuh Malika setelah membenahi jas agar menutupi tubuh Malika dengan sempurna.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2