Cinta Dalam Taruhan

Cinta Dalam Taruhan
Capter 53


__ADS_3

Ep 53


.


.


 Meja besar dengan berbagai menu telah disiapkan oleh pelayan restoran yang didatangi keluarga Kenzo dan Malika.


Malikaningat betul dengan menu makanan Restoran itu


"Mama, atas nama Kenzo mau minta maaf padamu Malika. Hampir 2 bulan Kenzo pasti telah mengabaikanmu karna ia sibuk membangun kembali restoran kami yang terbakar hampir 95% ini."Mama Liza mulai bicara.


"Terbakar ?? Restoran Nyo..em.. Maksudku Mama ini terbakar ??" Malika memastikan lagi.


"Iya Nak. Kenzo memang tidak memberitaumu agar kau fokus pada kuliahmu. Makanya mama ingin kau memaafkan dia. Dia tetap setia kok, tidak memikirkan atau bersama wanita lain.."Imbuh Mama Liza.


papa Msrtiuz terkekeh saat melihat Kenzo hanya menggelengkan kepala. Tingkah sang mama benar-benar membuat Malu Kenzo.


"Kita makan saja dulu. Ayo Malika.. Makanlah jangan sungkan, kita akan sering seperti ini.."Ajak Papa Martiuz.


Malika mengangguk giguk dan ikut makan dulu seperti ucapan papa Martiuz.

__ADS_1


.


.


 Malika kembali pulang dengan diantar Kenzo. Malika ingin sekali menanyakan kenapa dan bagaimana Kenzo bisa seperti ini dan tidak marah lagi. Apa karna didepan orangtuanya atau kenapa ??


"Kau.ingin bicara sesuatu ??" Kenzo yang bisa tau Malika nampak gelisah segera membuka percakapan.


"Eem.. Ken, Aku mau..mau minta maaf padamu. Bukannya aku lari dari masalah, tapi saat kau bilang sudah tidak mau bicara denganku, aku suda tidak memiliki keberanian untuk menemuimu."Malika berkata demikian seraya menunduk.


Kenzo setia mendengarkan.


Alis Malika bertaut menjadi satu, saat telinganya bisa mendengar suara tawa Kenzo.


Satu persatu Mata Malika terbuka, dan ia sungguh tak percaya saat melihat Kenzo tertawa lebar sekali.


"Apa yang kau tertawakan ??" tanya Malika seraya terus menatap Kenzo.


"Wajahmu lucu sekali.. Sepanjang sejarah aku melihat orang menjelaskan sesuatu dengan memejamkan mata baru kali ini. Dan wajahmu sangat lucu sekali Malika.."terang Kenzo dengan masih menahan sisa tawanya.


Malika kesal bukan main. Malika perlu berbulan-bulan mengumpulkan keberanian mengatakan semua itu, bahkan hendak menatap Kenzo saja tidak mampu, ternyata orang yang membuat hati Malika uring-uringan malah santai dengan tawanya.

__ADS_1


Malika mendegus kesal lalu menatap keluar jendela.


Melihat itu Kenzo langsung menghentikan laju mobilnya.


"Kenapa berhenti ??" Malika yang terkejut langsung menoleh kearah Kenzo. Dan sesuatu yang tak terduga, Kenzo sudah mengarahkan tatapannya pada Malika. Bahkan jarak mereka sangatlah dekat.


Susah payah Malika menelan ludahnya karna terkejut. Salah tingkah, itulah yang terjadi pada Malika saat ini.


Dan Kenzo malah terus menatap lekat Malika tanpa beralih.


"Kenzo... Kenapa terus menatapku seperti itu..."Protes Malika.


"Memangnya tidak boleh ??" balas Kenzo.


"Ya..boleh.. Tapi, tapi kan aku malu.."Malika terus menundukkan wajahnya.


Perlahan Kenzo mengangkat dagu Malika hingga mata mereka saling beradu dan cukup lama keduanya saling pandang.


.


.

__ADS_1


__ADS_2