Cinta Dalam Taruhan

Cinta Dalam Taruhan
capter 47


__ADS_3

Ep 47


.


.


"Mereka sudah pergi ?? Kenapa aneh sekali ??" Tanya Ari memastikan setelah dilapori teman-temannya.


"Tapi kami sudah memastikan Ar.. Sepertinya mereka takut saat melihat kita. Dua wanita, bisa apa.."tawa teman-teman ari.


"Tetap waspada. Awas jangan sampai kalian lengah. Setidaknya sampai aku menghancurkan masa depan Malika."Pesan Ari.


"Segeralah lakukan. Kenapa kau lama sekali.. Kau tidak sadar, Malika hanya mengulur-ulur waktumu.."Balas Teman Ari.


"Aku tau sialan ?!!"Ari segera mengakhiri panggilannya dan berjalan cepat kearah kamar mandi, dimana Malika berada.


Dorr !!


Dorr !!


Ari menggedor pintu kamar mandi dengan kuat. "Malika cepatlah keluar !!! jangan membuatku marah !!!"


Didalam Malika kebingungan sekali. Sejak tadi ia mencoba menghubungi dua temannya lagi namun tidak bisa.


"Kemana mereka ??!! Kenapa belum datang ?? Ya Tuhan.. Aku mohon tolong aku.."Malika ketakutan sekali.


Ari yang tidak sabar mendobrak pintu kamar mandi, dan Ari nampak murka saat Malika terus menempelkan ponsel ditelinganya.


"Sialan kau ****** !!! Kau mau menipuku !!!" sentak Ari yang dengan emosi menarik tangan Malika dengan kasar


"Aakhhh !!! Ari.. Lepaskan !!!"Ronta Malika berusaha melawan.


Plakkk !!


Plakk !!!

__ADS_1


setelah menampar kedua pipi Malika Ari melempar Malika diatas ranjang.


"Kau mau minta bantuan ?? Atau lapor polisi hah !!!?" bentak Ari seraya membuka kaos yang ia kenakan.


"Mana janjimu ?!!! Lepaskan Kenzo dulu !! Kau mau menipuku juga kan ?!!!" Meski suaranya terdengar bergetar, Namun Malika memberanikan diri menjawab.


Plakkk !!!


Kembali pipi Malika harus merasakan kebas yang teramat atas mendaratnya tamparan dari Ari.


"Persetan dengan pria itu. Malam ini aku harus meruntuhkan dirimu yang kau banggakan wanita ****** !!!" Ucap Ari seraya merobek baju Malika.


"Tidak Ari !!! Lepaskan '!! Kau pembohong !!!" Malika berusaha melepaskan diri.


Brakkk !!!


Ari menatap kearah pintu, ia begitu terkejut. Bagaimana bisa Kenzo sudah disana. Padahal info dari anak buah pamannya, Kenzo pergi keluar kota pagi tadi.


"Kau..."Ari menatap tak percaya dengan kenzo yang berpenampilan lain dari biasanya. Bahkan kaca mata yang sering melekat dimatanya saat itu tidak ada.


"aku sudah katakan jangan sentuh Malika !!!" Kenzo yang sudah dikuasai emosi bertubi-tubi langsung menyerang Ari membabi buta. Tak sedetikpun Kenzo membiarkan Ari melawan.


"Tapi Kenzo bagaimana ??!" Ucap Malika.


"sudahlah.. Apa kau tidak percaya pada dia.."Vanesa.kembali menarik tangan Malika.


"Segera bawa Malika pergi dari sini !!" perintah Kenzo yang sudah mengeluarkan belati kecil miliknya.


Vanesa dan tasya patuh. Ia menarik lengan Malika dengan paksa untuk keluar.


Daggg !!!'


"Aakhhhh !!!!" Ari muntah darah dengan serangan kuat dari Kenzo. Bahkan mengangkat tubuhnya saja Ari sudah tak sanggup.


Ari hendak menekan tombol ditelingannya namun dengan cepat Kenzo menginjak tangan Ari.

__ADS_1


"Aakkhhh !!! Kenzo lepaskan !!! Aakkhh !!" ronta Ari kesakitan.


"Kau mau menghubungi pamanmu ??!! Panggil dia sekarang !!! Kau pasti akan mendapat kabar pamanmu sudah tinggal namanya saja !!!" balas Kenzo dengan lantang.


"Apa ??!! Kau apakan pamanku ?!!!" Teriak Ari seraya meringis kesakitan.


"Itu bukan urusanku. Urusanku adalah mengakhiri nyawamu !!!" Kenzo menendang kuat perut Ari hingga terbentur tembok. Darah segar kembali keluar dari mulutnya.


nafas Kenzo naik turun dengan luapan emosi yang begitu besar.


"Aku memang pria cupu yang kau kenal. Tapi aku bisa berubah menjadi iblis jika kau mengganggu wanitaku dan juga keluargaku !!"


"Uhukk..uhukk.. Kau sudah ditipu Ken.. Akkhh..!! Malika menjadikanmu bahan taruhan.. dia tidak serius menyukaimu !!!" Dengan kesakitan Ari mengungkapkan semuanya.


Namun Kenzo yang sudah dikuasai emosi tak mau mendengarnya. Tanpa belas kasih Kenzo menancapkan belati miliknya tepat didada Ari.


Jleebb !!!


"Aaa..aakkkhhh !!"


Kenzo menarik belatinya seolah menarik nyawa Ari.


Sembari berdiri Kenzo berkata. "Bahkan jauh sebelum kau tau, aku sudah tau Ari. Selamat jalan."Kenzo membalikkan tubuhnya dan pergi begitu saja.


.


.


Mohon maaf kakak reader semua.. Rada telat up nya..


Maaf sekali 🙏


Otor lagi nggak enak badan, tiap malam juga lagi sibuk ngurusi bayi orok 🙈🙈


Tapi tetap diusahakan tetap update meski nggak tentu jamnya. 🙏🙏😁🤣

__ADS_1


.


.


__ADS_2