Cinta Dalam Taruhan

Cinta Dalam Taruhan
Capter 32


__ADS_3

Ep 32


.


.


.


Ceklek..


Aji yang sedang bekerja cukup terkejut saat Kenzo langsung masuk, tidak seperti biasa mengetuk pintu terlebih dulu.


"Tuan.. Ada apa ?? Biasanya anda memanggil saya ??" Aji segera berdiri dari duduknya.


"Jauhi Malika."Ucap Kenzo dengan sungguh-sungguh.


"Apa ??" Aji seolah tak percaya dengan apa yang didengar.


"Jauhi Malika. Perlakukan dia layaknya pelayan direstoran ini. Jangan sampai gara-gara kegilaanmu, Malika jadi gunjingan pelayan lain."Terang Kenzo.


"Aa..em.. Sebenarnya ada apa tuan ??"aji mendekati Kenzo.


"Gara-gara kau, Malika digunjing dengan perkataan tidak benar. Segera bersihkan nama Malika jika kau masih sayang dengan pekerjaanmu."Kenzo langsung pergi setelah berkata begitu.


Aji sangatlah terkejut. Ini menyangkut jabatannya juga.


dan lagi, Bagaimana bisa pria cupu itu menjadi setegas ini ?? Otak Aji terus memutar hingga ia menjadi pusing.


.


.


Malam pun datang. Malika sudah bersiap untuk pulang. seperti biasa, Malika menunggu Taksi untuk kembali kerumahnya.

__ADS_1


Dan Sebelum mendapat taksi, Ternyata Kenzo sudah mendekati Malika dengan mobilnya.


"Ayo aku antar.."Ajak Kenzo.


"apa tidak merepotkan ??" Tanya Malika.


"Kau ini seperti dengan siapa..masuklah.."Balas Kenzo.


Malika yang memang cukup lelah memilih menerima tumpangan dari Kenzo.


"Mau minum kopi dulu ?? ada kedai coffe yang baru buka, dan diskonnya besar."Tawar Kenzo.


"Boleh.. Sepertinya menarik.."Balas Malika dengan senyumannya.


Kenzo pun membalas senyuman mereka dan keduanya degera melesat menuju tempat yang dimaksud.


.


.


"Kau seperti model iklan saja.."Canda Kenzo.


Malika terkekeh setelah menyeruput sedikit kopi miliknya.


"Terima kasih ya Kenzo.. Sejauh ini kau sudah peduli terhadapku.."Ucap Malika yang menatap lekat Kenzo.


Ditatap seperti itu, membuat Kenzo malu sekali. Ia membenahi kacamatanya dan menunduk. Sontak Malika tertawa kecil.


"Kau berubah menjadi Kenzo yang dulu saat seperti itu.Tapi dalam waktu singkat kau bisa menjadi Kenzo yang kuat."Kata Malika.


Kenzo kembali tersenyum dan menunduk.


"Tapi, Kau tidak perlu terlalu membelaku didepan orang-orang yang membicarakan aku Ken.."Tambah Malika.

__ADS_1


"Maksudmu ??"Kenzo tanpa sadar membalas tatapan Malika.


"Aku tadi mendengar kau memarahi pelayan karna mereka menggunjing aku.. Aku cukup senang karna kini ada orang yang membelaku. Tapi aku juga tambah cemas, karna pasti mereka akan menduga aku merayumu, hingga membuat kau memarahi dan memberikan peringatan kepada mereka."Tutur Malika tanpa melepaskan tatapan matanya.


"Tapi mereka memang keterlaluan.."Balas Kenzo.


"Iya. Kau benar. Tapi pasti rumor baru akan kembali tersebar. Kau tuan muda direstoran itu. Dan pasti mereka akan mengatakan aku memanfaatkanmu."Timpal Malika. tatapannya terlihat sendu sekali.


Kenzo terdiam sesaat. Malika sudah tau siapa dirinya.


"Kebaikanmu sangat banyak sekali.. Aku tidak tau harus bagaimana membalasnya.."Tambah Malika.


"Malika.. Aku menolongmu dan melakukan semua ini tidak minta balasan darimu. Aku hanya ingin kita tetap seperti ini dan.."Kenzo menghentikan perkataannya.


"Dan apa ken ??" Malika


"Tidak.."Kenzo urung mengungkapkan perasaannya. Mungkin terlalu cepat jika Kenzo mengatakannya saat itu. Sebab entah mengapa Kenzo begitu ingin menjaga dan melindungi Malika lebih jauh, Kenzo harus mengenali, apa itu benar perasaan suka, atau hanya ingin melindungi saja.


Tanpa Kenzo dan Malika sadari sejak tadi mereka sedang diintai.


"Itukah pria yang mrmbuatmu babak belur kemarin ??" Tanya pria berperawakan garang.


"Iya paman. jangan remehkan dia. Dia sangat kuat."Balas Ari.


Seringai penuh hinaan dilayangkan Pria itu. "Kau mau dia seperti apa ??"


"Patahkan kakinya paman. Dan juga tangannya. si cupu itu sudah membuat wajahku terluka parah dan bekasnya masih ada sampai sekarang."Geram Ari.


"ha..ha..ha.. Kau benar-benar pendendam keponakanku.. Baiklah. Kau pulang saja. Nanti akan aku urus pria berkaca mata itu."Ucap Pria itu. Ari tersenyum senang sekali. Ia bisa membalas perbuatan Kenzo kali ini. "Kenzo.. Kau akan habis malam ini.."Batin Ari dengan kepuasannya.


.


.

__ADS_1


__ADS_2