
ceklekk ...
"Haiii sayang, aku datang."
Jeni langsung menghampiri kekasihnya, ardi pura-pura tersenyum kedatangan pacarnya itu.
"Kenapa kesini gak ngabarin dulu jen?"
"Tadi aku kesini pakai taksi, nanti pulangnya antar aku ya? Kita makan siang dulu."
"Aku sibuk jen, maaf." Ardi hanya menoleh sebentar.
"Kok kamu berubah sih sayang, sama aku?" Sambil memeluk Ardi.
"Gak usah begini jen, malu ini di kantor."
tok tok ..
"Masuk!"
Ternyata alex yang masuk dan ingin memberikan berkas pada bos nya
"Permisi pak, maaf mengganggu. saya hanya mengantar kan berkas ini untuk di tanda tangani." Sambil melirik jeni yang masih menempel ke Ardi, Alex merasa jijik padanya.
"Taruh saja dimeja lex," ucap Ardi merasa tidak nyaman dengan sahabat nya itu.
"Udah pak itu saja, saya permisi." Alex langsung berbalik ke arah pintu dan meninggalkan ruangan bos nya.
'dasar si jenong ****** kampret, sabar sabar semoga aja Ardi cepet tahu kelakuan dia di luar'batinnya sambil ngelus dada.
"Pulang sana jen, aku lagi sibuk."
"Kamu kenapa sayang? Biasanya aku prioritas utama kamu."
"Tunggu sebentar." Ardi mengambil sesuatu di laci, dan melemparkan ke meja.
Jeni berdiri mengambilnya lalu menutup mulutnya.
"Sayang ii-ini kamu tahu dari mana? aku bisa jelasin semuanya sama kamu." Jeni memohon.
Flashback on
__ADS_1
"Bos, semuanya yang bos minta sudah lengkap termasuk biodata dan hubungan mereka."
"Segera bawa keruang kerja saya."
"Baik boss."
tok tok..
"Masuk!"
ceklek
"Ini bos berkas nya, ada video juga didalam nya saya permisi."
Ardi mengangguk lalu membuka semua foto-foto kebersamaan jeni dan yang paling membuat ardi tidak percaya selama berpacaran dengan jeni tidak pernah melakukan hal hal yang menjijikkan seperti itu.
Ciuman saja seperti nya jarang ia lakukan.
Video nya jeni sebagai ******, bagaimana selama ini ia menggunakan badan nya untuk menjadi orang terkenal yaitu dengan cara yang menjijikkan.
"Sungguh aku tidak percaya ini jen, kau membuat ku mencintaimu, lalu kau membuat ku membenci mu dengan cara ini? a Aku sungguh jijik." Ardi mengepal tangan nya dan matanya memerah menahan amarah.
Flashback off
"Dengarkan aku dulu Ar, aku mohon!"
"Keruangan ku sekarang, bawa orang ini, CEPAT!"
"Ar, aku minta maaf sama kamu."
"Pergi aku bilang jen, sebelum kesabaran ku habis."
"Ar-
tok tok..
"Masuk!"
Dua security masuk.
"Cepat bawa wanita ini pergi dari ruangan ini." Menunjuk ke arah jeni.
__ADS_1
"Baik tuan."
"Ayo keluar!"
"Ar, aku bisa jelasin ar, jangan sentuh tangan ku."
"Ar, aku akan balas perbuatan kamu ini, lepas! Aku bisa jalan sendiri."
Ardi kembali duduk dan menunduk ini serasa mimpi buruk karena orang yang dicintai nya mengkhianati dirinya.
ceklek
Alex pun masuk
"Bro sabar ya, akhirnya lu tahu sifat busuk jenong."
Ardi kaget mendengar penuturan sahabatnya
"Jadi selama ini lu udah tau lex?"
"Iya, gue sama rico udah tahu. Jadi kita pengen nya lu tahu sendiri ar."
Ardi menghela nafas panjang
hufffhhhheeeee...... begini helaan nya hihi
"Gue gak nyangka jeni yang gue kenal baik, ternyata kelakuan nya seperti itu lex."
"Gimana kalau kita keluar? ke CFfebrian gak usah mikirin jenong lagi ar," ajak Alex.
"Yaudah kita keluar," jawab nya
Mereka berdua keluar kantor untuk menemui sahabatnya, eits itu menurut ardi kalau Alex seperti biasa gratisan 🤣🤣
happy reading guys..
.
.
.
__ADS_1
bersambung 💃💃💃