Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Hamil?


__ADS_3

Di kantor


Ardi sampai di kantor langsung mengecek berkas berkasnya. kembali ia termenung mengingat kenapa istrinya itu aneh akhir akhir ini.


Sampai dirinya tidak menyadari kedatangan Alex.


"WOY.." Alex mengangetkan bosnya.


Ardi terkejut dan sampai terjatuh ke lantai


aww..


"Apaan sih lex, ngagetin orang aja. Badan gue sakit jadinya" ucap Ardi


"Ya lagian gue panggil panggil gak nyahut sih" jawab Alex


"Lu kenapa lagi sih?" tanya Alex. Karena menurut alex bosnya itu selalu ada masalah.


"Gue heran akhir akhir ini intan aneh banget" ucap Ardi menceritakan istrinya yang aneh akhir akhir ini.


"Aneh? maksud lu intan gila?" ucap Alex hu serem amat sahabat nya punya istri gila.


"Lu nyumpahin istri gue gila hah?" jawab Ardi


"Ya terus maksud lu aneh gimana?" tanya Alex lag,i lama lama bosnya ini yang aneh.


"Tadi pagi dia tiba-tiba gak mau makan, pas aku suapin dia malah mual, terus minta rujak buah dan harus sesuai permintaan dia, tadi tuh dia marah gara gara dia minta buah mangga 5 iris sama nanas 2 potong, ue belinya kebalik yah ngambek." Ardi menceritakan keanehan istrinya.


Alex mencerna yang di katakan sahabat nya, dan tampak berfikir.


"Seperti nya itu gak aneh deh. Apa jangan-jangan-


"Jangan jangan apa lex?" tanya Ardi

__ADS_1


"Jangan jangan istri lu hamil ar" ucap Alex


"HAMIL..?"


"Sok tahu banget lu, memangnya lu tahu orang hamil gimana?" Ardi menanyakan pada Alex yang menurutnya sok tahu.


"Gue emang bukan dokter, tapi mending lu suruh istri lu tes kehamilan deh, atau langsung ke rumah sakit periksa." Karena Alex juga tidak tahu tanda tanda orang hamil seperti apa.


Apalagi dirinya belum menikah dengan Rani.


Setelah selesai dengan pekerjaan kantor, Ardi sekarang segera pulang untuk menemui istrinya. Namun, sebelum ia sampai dirumah ia mampir di apotik untuk membeli testpack.


Ardi bingung seperti apa yang biasa dipakai, karena bingung ia membeli beberapa jenis testpack.


Selesai membeli alat test itu. Kini ia kembali ke mobil dan melaju dengan kecepatan sedang.


Di rumah


Ardi memarkirkan mobilnya di garasi mobil, dan berlari ke kamar nya.


"Gak ada ma, mau cepat nyamperin intan aja" jawab Ardi lalu menaiki tangga.


tok tok


"Sayang buka pintunya" ucap Ardi dari luar


Intan membuka pintunya dan cepat berbalik ke arah ranjang.


"Sayang kamu marah sama mas?" tanya Ardi


Intan menggeleng gelengkan kepalanya, namun menangis.


"Sayang kok kamu jadi cengeng gini sih?" ucap Ardi.

__ADS_1


"Kamu ngatain aku cengeng sekarang mas?"


'ya ampun salah lagi'


"Mas mau kamu coba sesuatu" ucap Ardi menyerahkan testpack yang ia beli.


Intan membolak-balik alat kecil itu.


"Ini buat apa? kenapa banyak banget."


"Kamu pasti tahu kan ini apa? gak perlu mas jelasin," ucap Ardi.


"Tapi intan belum mens sih bulan ini, tapi kalau misalnya intan gak hamil gimana?" ucap intan


"Sayang, kalau kamu belum hamil kita berusaha lagi. Allah sudah mengatur semuanya kita harus percaya." Ardi memeluk dan meyakinkan istrinya bahwa jodoh, rezeki, maut, sekalipun anak, semuanya sudah diatur.


Saat malam intan sebelum tidur mencoba testpack nya dan menaruh di kamar mandi, ia akan melihat besok subuh pikirnya.


Apakah hamidun atau hamidah hihi


maafin bingung ya bingung ya.....


sama🤕


happy reading guys 🤗


chingguya annyeong.


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2