Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Ke kantor lagi


__ADS_3

Waktu terus berjalan. Kini sudah sebulan hubungan mereka jauh lebih baik dari sebelumnya, Ardi selalu bersikap baik, perhatian dan selalu menemani istrinya kemanapun.


Keadaan papanya juga sudah membaik, intan bahagia. Karena suaminya benar benar menunjukkan bahwa dirinya sudah berubah dan mencintainya.


"Sayang mulai sekarang kamu yang pakaikan dasi yah setiap hari," ucap Ardi menyerahkan dasi pada intan.


"Tapi biasanya kan kamu pakai sendiri mas" ucap intan mengambil dasinya


"Pokoknya kamu yang pakaikan, dan kamu harus tetap dirumah gak usah kerja" ucap Ardi


"Intan pasti bosan kalau dirumah terus mas" ucap intan. Ia selalu bekerja, jadi tidak mungkin diam dirumah setiap hari pasti sangat membosankan.


"Kalau gitu kamu ke kantor aja temenin aku" ucap Ardi


"Boleh ya mas intan kerja, please!" ucap intan memohon.


Ardi sangat gemas dengan tingkah istrinya, ia pun mengizinkan istrinya untuk bekerja.


Ardi mengantar istrinya ke tempat kerja, lalu ia langsung menuju ke kantor. Tak lupa ia mencium kening istrinya, dan intan juga mencium punggung tangan nya.


Intan masuk langsung menuju ke dapur.


"Halo semuanya apa kabar kalian? Maaf ya, udah sebulanan gue ambil cuti kerja."


"Kangen tahu, lama banget lu gak kerja. Tapi gak apa kok lu kan cuti bukan main atau malas, tapi sakit."


"Tapi Alhamdulillah. Gue bisa selalu berduaan sama Hana, kalau ada lu kan jadi bertiga" ucap Deni disertai tawa.


Hana memukul lengan deni.


"Eh tunggu bentar. Lu sekarang pakai cincin, cincin apaan nih?" tanya intan penasaran


Hana menatap Deni lalu menjawab pertanyaan sahabat nya.


"Sumpah mata lu jeli banget tan. Sebenarnya, minggu kemarin gue dilamar sama Deni."


"Sebel deh, kenapa gak ngasih tahu gue" ucap intan pura pura merajuk.


"Maaf tan, bukan maksud gue gak mau bilang sama lu, cuma lu kemarin kan dirumah sakit, jadi gue belum sempat ngasih tahu." Ucap Hana merasa bersalah, karena belum memberi tahukan bahwa dia sudah di lamar.


"Ututu gue becanda kok. Gak apa kali han, gue paham." Ucap intan memeluk sahabatnya itu.


"Gue peluk juga dong" ucap Deni merentangkan tangannya.


"Bukan mahram" ucap intan dan Hana bersamaan.


"Rani udah tahu, kalau lu udah di lamar deni?" ucap intan


"Gue udah sempet hubungi dia sih. Tapi kek lagi ada masalah gitu" ucap Hana

__ADS_1


'apa gara gara kak alex ya'batin intan


"Udah lah lanjut kerja lagi" ucap Deni


Mereka melanjutkan pekerjaan nya karena restoran sudah mulai ramai.


Sebelum makan siang Ardi menelpon istrinya agar membawakan makanan ke kantor.


"Sayang kamu ke kantor ya, kita makan siang bareng" ucap Ardi di telpon.


"Tapi mas, aku-


"Gak ada tapi sayang, aku tunggu ya Assalamu'alaikum" ucap Ardi memutuskan sambungan telepon nya.


"Mas mas ya ampun, waalaikum salam" jawab intan kenapa suaminya mulai memaksa lagi sih kesel.


"Lu napa sih tan?" tanya Hana


"Ck gue disuruh ke kantor mas Ardi, gue takut di usir sama karyawan nya waktu itu."


"Yah bilang aja, lu istrinya presdirnya yang bernama Ardiansyah putra."


"Gue gak enak han sama mereka" jawab intan


"Udah, lu siapin aja semua nya. oke?" ucap Hana pergi


Sekarang intan telah berdiri di depan kantor suaminya. Ia takut untuk memasuki gedung itu, namun ia harus mengantar kan makan siang untuk suaminya.


"Permisi mbak, saya mau keruangan pak Ardi" ucap intan pada resepsionis


"Maaf mbak apakah anda sudah membuat janji?" tanya nya.


Intan menggeleng kan kepalanya, "belum mbak."


"Lalu ada urusan apa anda ingin keruangan pak Ardi?" ucap resepsionis


"Saya ingin mengantar kan makanan mbak" jawab intan


"Eh tunggu bentar, din bukannya ini orang yang dulu pernah kesini bawa makanan juga ya?" ia berkata pada temannya.


"Iya aku ingat, dia orang yang kesini waktu itu, dan juga tidak membuat janji tapi ingin menemui bos kita."


"Sekarang mbak pergi dari sini, sebelum saya panggil keamanan untuk usir mbak ya" ucap Rita membentak intan.


"Tapi mbak, saya mau menemui pak Ardi. Dia belum makan siang."


plakk ...


Rita menampar wajah intan.

__ADS_1


"Itu untuk kamu yang melawan, aku bilang keluar dari sini, security...." panggil nya


Datang lah security


"Iya buk, ada apa?" tanya security


"Bawa dia keluar pak, dia memaksa menemui bos pak dengan pura pura membawa makanan" ucap Rita


"Ayo mbak keluar, jangan buat masalah disini" ucap security memegang tangan intan


"Pak saya mohon, saya mau bertemu dengan suami saya" ucap intan


"Siapa suaminya?" tanya semua


"Ardiansyah putra presdir putragroup"ucap intan


hahhahahahahha


Mereka semua menertawakan intan, mereka mengira intan berbohong.


"Bapak lihat kan? dia sekarang mengaku sebagai istri pak Ardi, sekarang bawa dia keluar pak."


"Ayo mbak" Menarik paksa intan


"Pak tunggu pak, saya mau menemui suami saya."


Disana sudah ramai karyawan yang menonton.


Ardi dan Alex yang baru keluar dari lift bingung, kenapa karyawan nya berkumpul, dan ribut ribut.


Lalu ia menghampiri kekacauan itu.


"Ada apa ini?" tanya Ardi


Semua karyawan menoleh ke arah nya.


๐ŸŒผKebanyakan orang hanya menilai dari penampilan, tapi tidak ingin mengetahui siapa orang tersebut.๐ŸŒผ


happy reading guys ๐Ÿค—


annyeong chingguya


.


.


.


bersambung ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ

__ADS_1


__ADS_2