Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Sepupu?


__ADS_3

Adzan subuh berkumandang. Ardi dan Intan bangun dan mandi untuk melaksanakan kewajiban nya sholat, setelah selesai intan keluar untuk membantu bibi, Intan sudah tidak begitu mual. Namun ia kadang tidak di perbolehkan ke dapur oleh suaminya.


Saatnya untuk sarapan dan pergi ke kantor.


"Sayang, kamu mau sarapan apa?" tanya Ardi


"Kamu mau makan apa mas? nasi atau roti?" tanya balik Intan.


"Kebiasaan" ucap Ardi mengacak rambut istrinya karena kalau ditanya sering nya nanya balik.


Mama dan papa nya tersenyum melihat anak dan menantunya.


Mereka memulai sarapan nya, setelah Ardi selesai ia pamitan pada istri dan orang tua nya.


"Sayang, mas kerja dulu ya" ucap Ardi tak lupa mensejajarkan badan nya untuk berbicara dengan baby boy yang sudah bisa merespon tangan nya.


"Boy, jaga mama kamu jangan nakal ya." Mengelus perut istrinya dan mendapatkan tendangan dari dalam.


Aww


Intan meringis karena tendangan nya kuat


"Kamu menyakiti mama boy" ucap Ardi mencium perut Intan.


"Mas berangkat ya" ucap Ardi mencium kening istrinya.


Intan menatap kepergian mobil suaminya sampai tidak terlihat lagi, lalu masuk kedalam rumah.


"Apa aku kerumah aja ya, udah lama gak main kerumah" ucap Intan.


Lalu ia keluar untuk menemui mertua nya meminta izin main kerumahnya.


"Ma, Intan mau main kerumah ya, udah lama gak kesana" ucap Intan


"Tapi nak biar keluarga kamu aja ya yang kesini, mama takut ada apa apa sama baby boy" ucap mama.


"Intan gak apa kok ma, lagian pas nyampe nanti Intan langsung istirahat janji" jawab Intan mulai berkaca-kaca.


Itu yang membuat mama mertua nya tidak tega.


"Sayang, mama antar ya sekalian mama mau arisan" ucap mama padahal arisan nya siang.


"Yaudah deh ayo ma" ucap Intan.


Intan dan mama nela menggunakan sopir untuk mengantar mereka ke rumah Intan.


Di kantor


Ardi ingin cepat menemui Alex ia mau memberi tahu apa yang ia lihat semalam.

__ADS_1


Sesampainya di depan ruangan Alex ia masuk tanpa mengetuk, membuat alex kaget dengan kedatangan sahabat nya yang tiba-tiba.


"Eh monyong kau botak" latah Alex kaget.


"Lu monyong" jawab Ardi


"Lu ngagetin gue ar" ucap Alex


"Ngapain lu kesini sih? masuk keruangan lu sendiri napa" lanjut nya.


"Gue mau kasi lu tahu sesuatu" ucap Ardi.


"Gue coba tebak, ini pasti tentang jenong?" tebak Alex.


"Kok lu tahu lex? apa lu tahu juga kalau-


"Gue tahu sebelum lu tahu." Alex memotong ucapan Ardi.


"Kenapa bisa keluar lex?" tanya Ardi kenapa bisa cepat begitu pikirnya.


"Awalnya sih memang divonis 12 tahun penjara. Namun karena lu juga selamat dan itu yang meringankan jeni, ada yang menjamin dia agar bisa keluar." Ucap Alex


"Kok lu bisa tahu semuanya?" tanya Ardi.


"Sebenarnya jeni udah semingguan keluar, dan lu tahu siapa yang menjamin jeni?" ucap Alex.


"Siapa yang udah berani ngeluarin wanita itu lex?" tanya Ardi.


"Dan lu tahu hubungan mereka, kenapa bisa Arlan yang ngeluarin jeni?" ucap Alex


Ardi menggelengkan kepalanya.


"Arlan dan jeni- (menghela nafas) mereka sepupuan ar" ucap Alex


"APA....? sepupu?" Ardi sangat terkejut dengan apa yang ia dengar dari alex, kenapa ia baru tahu padahal dirinya berpacaran dengan jeni sudah lama.


"Gue udah nyuruh orang kepercayaan kita menyelidiki semua nya ar, dan gue juga melihat nya langsung" ucap Alex.


flashback


Alex yang menyuruh orang suruhannya menyelidiki, kenapa jeni bisa keluar padahal hukuman nya berat.


Ia datang ke sebuah restoran yang diberi tahu oleh orang suruhannya, bahwa disana jeni bertemu dengan seorang pria.


Alex memakai topi dan pura pura membaca buku di dekat tempat duduk mereka.


"Gue minta tolong sama lu, please banget ya mau ya" ucap jeni pada Arlan.


"Gue gak bisa jen kalau soal itu, gue udah tunangan, dan gue harap lu bisa ngelupain Ardi sesuai yang gue pinta di tahanan kemarin." Ucap Arlan

__ADS_1


"Tapi gue masih cinta sama Ardi lan, gue mohon cuma lu sepupu gue yang bisa diandalin" ucap jeni sambil memohon pada sepupunya.


'jadi mereka sepupuan' batin Alex


"Jen, gue juga mohon sama lu berubah, Ardi sudah punya istri dan sekarang lagi hamil besar. Lu sebagai wanita, kalau lu yang di posisi Intan gimana perasaan dia sama orang yang mau merebut suaminya?"


Jeni menunduk ia merasa jika seseorang ingin merusak kebahagiaan nya, apalagi mereka sudah sah. Namun tetap tidak bisa ia begitu terobsesi terhadap Ardi, walau gimanapun caranya ia pasti akan menghalangi kebahagian mereka berdua.


'ternyata Arlan sudah berubah' batin Alex


"Gue pulang aja, gak guna banget gue ketemu lu" ucap jeni berdiri.


"Jen tunggu dulu jen, lu gak bakalan pisahin mereka kan?" ucap arlan memastikan bahwa sepupunya sudah mulai mengikhlaskan.


"Gue akan menghancurkan hubungan mereka sendiri" ucap jeni lalu pergi.


"aya tuhan anak itu keras kepala banget," ucap Arlan lalu ikut keluar dari restoran, setelah mengambil beberapa lembar dari dompetnya.


"Gue akan bilang nanti ke Ardi" ucap Alex sendiri.


flashback off


"Iya dia udah tunangan, sama dokter kandungan Intan" ucap Ardi.


"Kok lu tahu?" tanya Alex


"Semalam gue nyusul intan makan seblak di luar, dan ada dokter sama Arlan. Tapi gue yakin lex, Arlan masih mencintai Intan" ucap Ardi karena ia masih melihat pandangan mata Arlan yang masih terlihat mencintai istrinya.


"Tapi dari pada lu mikirin Arlan, sekarang yang harus lu pikirin adalah istri lu, karena takutnya tiba tiba jeni nyelakain istri lu lagi" ucap Alex


"Gue ke ruangan aja lex, lu kerja" ucap Ardi meninggalkan ruangan sahabat nya.


"Gitu emang, tu orang" ucap Alex


Mereka melanjutkan pekerjaan kantor yang menumpuk itu.


🌼do what you love and love what you do🌼


Happy reading guys


see you🤗


chingguya annyeong


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2