
Sore hari karyawan kantor sudah tiba saatnya untuk pulang. Ardi juga berkemas dan bersiap pulang, ia berjalan keluar menuju mobil yang terparkir di tempat nya.
Ada seseorang yang menunggu nya di samping mobil itu.
Ardi melewati tanpa menyapanya
"Ar tunggu sebentar," ucap nya
"Ada apa jen, mau nusuk lagi?" tanya Ardi pada jeni. Ia yang menemui nya saat ini jeni.
"Ar, kumohon dengerin penjelasan aku, aku mau ngomong. Gimana kalau di taman aja biar lebih seger?"
Ardi berpikir sejenak, seperti nya tidak salah mendengar kan apa yang akan di jelaskan mantan nya ini.
"Baiklah. Tapi sebentar saja aku pakai mobil sendiri" jawab Ardi.
"Iya ar, aku juga bawa mobil kok" ucap jeni
Ardi langsung masuk ke mobil, melajukan mobilnya menuju taman.
Sesampainya di taman ia berjalan ke kursi untuk menunggu jeni disana.
memandangi indahnya taman di sore hari, anak anak berlarian bersama orangtuanya.
__ADS_1
'semoga baby boy sehat dan intan selamat sampai melahirkan nanti' batinnya
Lalu di kejutkan dengan suara di belakangnya.
"Maaf ar, aku sedikit lambat membawa mobil" ucap jeni karena membuat Ardi menunggu.
"Hm tak apa" jawab nya
"Apa yang mau kamu bicarakan jen?" tanya Ardi.
Jeni berjalan duduk di sebelah Ardi, Ardi yang awalnya ditengah kursi itu, ia menggeser badannya ke samping, jeni pun juga.
"Sebelum nya aku minta maaf ar, apa yang aku lakuin emang salah waktu kita pacaran dulu, demi sebuah karir waktu itu aku gak mau membebani kamu dengan meminta bantuan. Tapi malah aku terjerumus dalam sesuatu yang salah." Ardi tetap diam mendengarkan apa yang akan di katakan jeni
"Waktu dimana kamu juga aku tusuk, aku minta maaf karena waktu itu aku sangat terobsesi untuk kembali bersama kamu ar. Aku menyesal, aku di bebasin oleh arlan yang mungkin kamu sudah mengenal nya, aku menjelaskan sekaligus minta maaf sama kamu" ucap nya sudah meneteskan butiran air mata bening ketulusan meminta maaf.
Ardi tetap tak merespon nya, ia hanya terus mendengarkan apa yang jeni bicarakan.
"Aku ngajak kamu kesini sekalian mau kasi ini." Jeni memberi selembar kertas yang dihias pita kecil diatasnya.
Ardi melirik dan meraih nya, ia kaget hah? secepat itu.
"Kamu gak perlu kaget ar, aku benar-benar sudah akan menikah dengan orang yang selama ini selalu menerima kekurangan ku dan selalu berada disisi ku. Dimana waktu itu aku terpuruk karena karir, ia selalu setia menemani." Ucap jeni menjelaskan calon suaminya.
__ADS_1
"Kamu harus datang sama Intan di nikahan aku" ucapnya tersenyum.
"Aku akan datang jen, selamat ya kamu sudah mau membuka hati untuk orang yang benar-benar tulus sama kamu" ucap Ardi membuka suara.
Jeni mengangguk senang itu artinya Ardi mau memaafkan nya.
Di belakang Ardi ada 2 orang yang kaget melihat Ardi bersama jeni , mereka lalu memotret nya, mereka akan mengirimkan nya pada Intan, entah apa reaksi dari ibu hamil itu.
Mereka mengira bahwa Ardi main ke taman bersama mantan nya karena ada hubungan lagi.
Lalu mereka pergi meninggalkan taman itu.
happy reading guys
see you🤗
chingguya annyeong
.
.
.
__ADS_1
bersambung 💃💃😆