Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Punya suami bunglon


__ADS_3

Hari ini Ardi dan intan akan menginap di rumah intan.


Sebenarnya intan masih bekerja, namun belum diperbolehkan oleh suaminya karena sedang sakit menurut nya.


Aaaaa co cweet🤭


Setelah menyetujui saran suaminya, intan menghubungi Hana sahabat nya.


"Halo han, gue hari ini gak masuk lagi. Mas Ardi gak izinin gue karena gue sakit" ucap intan pada Hana.


"lu sakit apa tan nanti gue hubungi Rani juga ya supaya bareng jenguk lu"jawab hana


"Gue gak sakit sebenarnya, gimana yah gue itu cuma mens, cuma ya biasa gue sakit perut nya tuh sakit banget" balas intan


"yaudin deh gue bilang sama pak rendi lu istirahat ya"ucap hana


"Udah bukan udin maimunah" ucap intan disertai tawa diikuti oleh Hana lalu mereka mengakhiri telpon nya.


"Kalau izin nya udah, kita langsung berangkat aja ya soalnya aku juga mau langsung ke kantor."


"Kalau mas ke kantor, biar intan sendiri aja kerumah, nanti kamu telat ke kantor nya."


"Gak bakal ada yang marah, karena aku bos nya. Jadi, kita langsung berangkat aja ayo!"


"Tapi kan-"


"Gak ada tapi tapian, kalau gak mau aku antar, gak usah pergi sekalian" ucap Ardi lalu keluar dari kamar.


"Kenapa sama mas Ardi? kadang baik kadang marah marah, kan aku yang mens, kenapa jadi mas ardi yang sensi?" ucap intan menggeleng gelengkan kepalanya, namun dia beranjak dan menyusul suaminya.


Ardi sudah berada di mobil menunggu istrinya, sedangkan istrinya itu masih pamitan pada mertuanya.


"Ma, pa. Intan pamit ya, mau nginap beberapa hari di rumah intan, sama mas ardi." Pamit intan pada mertuanya.


"Iya nak, hati hati ya" ucap papa


"Sayang, jangan lama lama ya nanti mama gak punya temen" ucap mama

__ADS_1


"Maafin intan ya ma, kemarin malah nginap di rumah Rani. Tapi, intan janji akan nemenin mama kalau intan udah pulang, kemanapun mama mau intan temenin" ucap intan tidak enak pada mertuanya karena seminggu lalu pergi, sekarang mau pergi lagi.


"Janji yah ikut, mama shopping sama ikut ketemu teman arisan mama" ucap mama


"Iya ma" jawab intan


tinnnnn....


Ardi membunyikan klakson lama sekali istrinya pamitan.


"Yaudah ma, pa. Intan pergi dulu nanti mas Ardi marah" ucap intan


"Kalau dia berani marahin kamu, mama yang akan balas anak itu" ucap mama


Intan tersenyum.


"Assalamu'alaikum" ucap intan


"Wa'alaikum salam" jawab mereka


Di mobil


Intan mengernyitkan dahinya. "Kamu tahu kenapa?" tanya Ardi. Intan menggeleng kan kepalanya.


"Karena kamu nya aja ngaret, pamitan aja hampir satu jam."


'Ngaret? what? dia ngatain gue lagi, setelah ngomong cinta' batin intan


Ia tidak menjawab nya hanya diam, sebenarnya memang benar tapi kalau cuma pamit, ucap salam doang nanti apa kata mertua coba tanpa ngomong apa apa.


Ardi menyalakan mobil nya dan langsung menuju ke rumah mertuanya.


'harusnya itu laki-laki yang salah kenapa sekarang jadi wanita yang selalu salah. Lagian punya suami kek bunglon' batin intan lagi saat di perjalanan sambil melirik suaminya yang sedang fokus menyetir.


"Jangan memaki maki suami sendiri dosa loh" ucap Ardi seperti mengetahui apa yang di ucapkan intan dalam hatinya.


"Siapa yang memaki coba" jawab intan mengelak.

__ADS_1


'apa dia peramal? kenapa mengetahui kalau aku sedang memakinya'batin intan


Tidak ada lagi ucapan dari mulut pasangan ini dan mereka pun telah sampai di depan rumah intan.


"Assalamu'alaikum" ucap intan


"Wa'alaikum salam" jawab ayah di warung depan rumah nya.


Intan dan ardi mencium punggung tangan ayah nya.


"Kalian mau datang kok gak bilang, kan nanti mama kamu masakin masakan kesukaan kamu dan nak ardi."


"Gak perlu yah, intan kesini sama mas Ardi mau menginap disini boleh kan?"


"Kenapa kamu bertanya nak? kalau mau menginap ayah sama ibu pasti sangat senang, kalian mau menginap disini."


"Makasih ya yah, Ardi mau pamit ke kantor. Salam sama ibu, Assalamu'alaikum" pamit Ardi sambil mencium punggung tangan mertua nya.


"Wa'alaikum salam" ucap ayah dan intan mencium punggung tangan suaminya.


Mereka melihat mobil Ardi yang berjalan menjauh dari pandangan assek. Pandangan pertama awal aku berjumpa treng treng treng hihi maaf..


"Ayo nak kita masuk, ibu di dalam kalau Aina sudah berangkat sama Rika, karena ada kelas pagi" ucap ayah


Mereka masuk kedalam rumah,


intan memeluk mamanya dan mereka mengobrol banyak karena dari pesta pernikahan tidak bertemu.


Don't forget to like, comment and vote, guys, see you🤗


happy reading ya guys


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2