Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Mencari intan II


__ADS_3

Akhirnya ia kembali kerumahnya.


"Loh ar, kok malam banget pulang nya. Istri kamu mana?" tanya mama


"Intan gak tahu kemana ma" jawab Ardi


"Apa maksud kamu, gak tahu?" ucap mama


Ardi menceritakan pada mamanya kenapa intan pergi.


"Ya ampun, kamu keterlaluan ar. Bisa bisanya kamu masih berhubungan dengan wanita itu." Mama nya memegang dadanya terkejut menantunya pergi.


"Ardi minta maaf, ma."


"Ada apa mama sama Ardi menangis?" tanya papa


"Menantu kita pa."


"Intan kenapa ma?" tanya papa


"Intan pergi pa" ucap mama lalu menceritakan apa yang terjadi.


Plakk...


Papa Bima menampar Ardi kuat, setelah mendengar cerita dari istri nya.


"Apa papa pernah mengajarkan kamu menyakiti perempuan ar?"


"Sudah pa, tenang dulu." Mama nela menenangkan suaminya.


"Cari istri kamu sampai ketemu, jangan kembali kerumah sebelum kamu menemukan nya!" ucap papa pergi meninggalkan Ardi dan mamanya.


"Nak, sekarang kamu cari istri kamu,"ucap nela. Ia kasian pada anaknya.


Ardi hanya mengangguk dan kembali ke mobil untuk mencari istrinya, entah kemana?


Ia mencoba menelpon Alex.

__ADS_1


"Lex tolong gue lex, gue gak tahu intan dimana, gue udah cari kemana mana tapi gak ada."


Alex kasian dengan sahabat nya itu, ia pun bersedia membantu mencari intan.


Arghhh....Ardi memukul mukul stir nya.


"Intan aku janji, aku gak akan lagi mengkhianati pernikahan kita. Aku janji." Ardi menangis.


Seorang Ardi nangis? wow daebak


Sekarang sudah satu minggu Ardi menginap di apartemen Alex, karena papa nya tidak mengizinkan ia kembali sebelum menemukan istrinya.


"Gue gak tahu lagi lex intan kemana, gue sayang sama dia" ucap Ardi tetap menangis.


"Sudah ar, mending lu tidur biar besok bisa cari intan lagi." Ucap Alex karena dirinya juga sangat lelah.


"Lu tidur aja lex, gue gak ngantuk" jawab Ardi


"Tapi lu bakal sakit ar, terus lu gak ketemu lagi sama intan" ucapan Alex kali ini membuat Ardi menurutinya.


Di kamar Rani.


"Lu kenapa belum tidur tan?" tanya Rani sambil menguap.


"Lu lanjut tidur aja ran, gue sebentar lagi tidur" ucap intan


"Janji tidur ya, nanti kamu sakit tan" ucap Rani dan Intan mengangguk.


Rani tidur lagi karena ia sangat mengantuk.


Paginya


"Gue ke cf dulu, lu gak apa kan gue tinggal?"


Lagi lagi intan hanya mengangguk, ia malas untuk berbicara mengingat ia mulai mencintai suaminya, namun suaminya malah mengkhianati dirinya.


Di CF

__ADS_1


"Kakak kasian sama ardi, dia selalu mencari keberadaan intan" ucap Rico


"Hmm kakak jangan marah ya" ucap Rani


"Ngapain kakak marah?" jawab Rico mengacak rambut adik nya.


"Sebenarnya intan di rumah kita" ucap Rani


"APA....? kamu beneran dek, kenapa baru bilang sekarang" balas Rico


"Intan yang gak bolehin aku bilang siapa-siapa kak" ucap Rani


"Aku harus segera hubungi Ardi" ucap Rico


Rico menelpon Ardi tapi tidak diangkat, dia mengulangi berapa kali dan akhirnya diangkat, namun yang mengangkat Alex.


"Halo co, ada apa?" Tanya Alex


"Halo lex, mana ardi?"


"Hp nya saja berbunyi dia tidak mendengar nya, dia seperti orang stress co, dia hanya terus mengucap intan, maaf." Alex menirukan Ardi.


"Gue mau kasi kabar tentang intan" ucap Rico


"Ada apa tentang intan?" tanya alex membuat Ardi langsung merampas hp nya.


"Dimana intan co?" tanya Ardi


"Ternyata intan dirumah gue ar, gue baru tahu dari Rani. Intan yang gak bolehin bilang sama siapa siapa" ucap Rico


Ardi langsung mematikan hp nya dan bergegas ke rumah Rico, di ikuti dari belakang oleh Alex, ia tahu pasti sahabat nya itu tidak bisa membawa mobil saat ini.


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2