Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Ultah Rani


__ADS_3

"Masih ingat kan sama saya?" Tanya nya.


"Ma-masih tuan, tolong lepas sakit." Jawab intan terbata bata menahan sakit.


Ardi pun melepas cekalan nya.


"Ternyata kamu teman adik nya rico?"


Intan hanya mengangguk.


"Jadi saya tetap akan menagih hutang pada kamu," ucap Ardi mengingat kan kembali hutang nya.


"I-iya tuan, tapi saya belum mempunyai uang sebanyak itu."


"Saya tidak mau tahu caranya kamu membayar hutang itu, yang jelas kamu tidak akan bisa kabur dari saya. Mengerti!"


"Iya tuan mengerti, saya permisi."


Hmmm


Ardi tersenyum entah apa yang ia pikirkan.


"Lu kenapa tan?" Hana yang melihat intan seperti ketakutan.


"Gak apa apa kok han." Mencoba tenang dan tersenyum.


Ardi duduk dan tersenyum kearah temannya.


"Jadi acaranya diadakan di hotel Mercure jalan A.yani, kalian jangan lupa datang," ucap Rico.


"Pastinya kami datang di acara ultah nya Rani kak, iya kan tan?" Menyenggol lengan intan yang dari tadi hanya diam.


"Aa pasti kak," jawab intan tersenyum ke arah rico.


"Kalau udah kita pulang ya kak, udah sore."


"Iya kak, nanti mama sama papa nungguin dirumah."


"Eh sebelum kalian pulang tunggu sebentar, gue ada sesuatu buat kalian."


Rani mengambil sesuatu kedalam CF nya.


"Ini buat lu han dan ini buat intan," ucap rani menyodorkan paper bag coklat.


"Ini apaan ran?" Tanya Hana


"Itu baju yang akan kalian kenakan di ultah gue, terima ya."

__ADS_1


"Iya ran, makasih."


"Makasih ya ran, kita pulang dulu ya. Ayo han!" Ajak intan


"Iya ran, kakak semua kita pamit yah."


"Iya hati hati kalian."


Hana dan intan menuju parkiran.


"Intan itu yang gue maksud co, pekerja restauran cantik kan? eh tapi masih cantik adek lu sih," ucapan alex membuat wajah rani memerah.


"Maksud lu intan, cantik? bukan begitu ar?" tanya rico seketika membuat ardi yang sedang minum tersembur.


pufffffhh muncrat nya gini


"Ee biasa aja," jawab ardi.


"Aa lu gak tahu cewe cantik ar."


"Pulang yuk udah sore," ajaknya.


"Yaudah kita pulang ya co."


"Jangan lupa kalian."


Oke...


"Kalian udah datang, duduk dulu yah."


"Hai ran, kamu cantik banget," ucap alex.


"Makasih kak."



Ini ya baju nya rani


"Halo ran selamat ya," ucap Hana



Ini dia baju hana


"Intan kok belum datang yah?"


"Gak tahu, gue juga tadi langsung kesini."

__ADS_1


"Itu intan ..." Rani menunjuk sahabat nya itu teriak.



Ini yah intan di acara ultah nya rani.


"Kok gue di tinggal sih han?" Cemberut pada Hana


"Hehe maaf, gue kira lu duluan. Gue kan bareng Deni, tapi kemana tuh anak."


Diam-diam ada yang liatin intan nih.



Ini dia yang liatin intan


'cantik'batinnya


"Ngapain lu liatin gitu banget awas naksir," goda alex.


"Bukan tipe gue lex, ambil aja kalau mau."


"Yakin lu gak mau? gue sih udah ada Rani, intan buat lu aja ya co."


"Gak akan gue biarin adik gue buat lu, intan boleh juga." Sambil melirik sahabat nya ia yakin pasti ardi sudah ada rasa pada sahabat adiknya itu.


"Yaelah co, dukung gue dong sama adek lu ya!" Mohon alex.


"Usaha sendiri lex, gue gak bisa bantu."


"Berarti secara tidak langsung, lu izinin gue sama adek lu co?"


"Tapi bukan berarti lu bisa nyakitin hati adek gue lex, lu tetep gue pantau ngerti lu?"


"Baiklah kakak ipar."


"geli gue denger nya lex."


Hahahahah mereka pun tertawa bersama


Acara pun dimulai, potong kue hingga tiup lilin dan membagikan kue nya.


Kue pertama pada kakak nya karena mereka sudah tidak memiliki kedua orang tua, lanjut ke sahabat dan sahabat kakak nya acara pun sangat meriah dihadiri oleh rekan kerja dan kerabat..


.


.

__ADS_1


.


bersambung 💃💃💃


__ADS_2