Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Mencari intan


__ADS_3

"Sayang, aku kangen banget sama kamu." Suara seorang wanita di dalam membuat Alex dan intan saling pandang.


"Makasih ya sayang, aku seneng banget kamu mau terima aku" ucapnya lagi


"Lagi ada orang kak, ini kak Alex aja ya yang ngasi. Aku harus lanjut kerja bye kak." Pamit intan menahan air matanya.


"Tapi ini" ucap alex


Alex seperti kenal dengan suara di dalam itu tapi siapa.


brakkk...


Alex membuka pintu nya kuat


"Apa apaan kamu lex, kenapa gak ketuk pintu dulu" ucap Ardi


"Jadi lu nerima wanita ****** ini lagi ar? kasian banget gue sama intan, ternyata suaminya brengsek." Alex menunjuk jeni


"Gue hanya mau mendengarkan apa yang mau dia bicarakan lex." Jawab Ardi karena ia wanita yang pernah mengisi hati nya.


"Gue kesini cuma mau kasi ini, makanan ini dari ISTRI lu tadi langsung pergi." Alex dengan geram menekan kata istri.


"Apa dia tahu ada jeni disini?" tanya Ardi


"Lu tuh gak ada otak Ar, sumpah gue kecewa sama lu."


"Berani lu ngatain gue lex" tunjuk Ardi


"Sayang udah dong jangan marah gitu" ucap jeni


"Dasar wanita gak tahu malu" ucap Alex


"Jen, kamu sekarang pergi dari sini" ucap Ardi


"Tapi sayang-"


"Aku bilang pergi, pergi!" bentak Ardi


Jeni pergi menghentakkan kakinya dan menutup pintu dengan kuat.


"Gue kecewa sama lu ar" ucap alex lalu pergi.


"Apa yang aku lakukan?" ucap Ardi memandang kepergian Alex.


"Padahal aku sudah berjanji sama intan akan membuka hati untuk nya, kenapa aku malah memberi peluang pada wanita lain."


"Aku harus ngejar intan, dia pasti belum jauh dari sini" ucapnya lagi lalu keluar untuk mencari intan.


Intan memilih pergi kerumah Rani, ia takut kalau harus pulang ke rumah nya atau kerumah mertuanya.

__ADS_1


Intan sampai di depan rumah rani dan memencet bel rumah nya.


"Tunggu sebentar" ucap seseorang didalam.


Ceklek


"Intan" ucap Rani


"Ran, gue boleh masuk" ucap intan sembab


"Li kenapa tan?" tanya Rani membuat intan menangis dan memeluk nya.


"Mas Ardi ternyata masih berhubungan dengan kekasihnya itu ran."


"Mungkin lu salah tan."


"Gue gak salah ran, dia di kantor di ruangan mas Ardi berduaan manggil sayang lagi." Balas intan sesenggukan.


"Ya udah lu tenang dulu, istirahat aja disini."


"Gue mohon, jangan bilang siapa-siapa gue disini ran. Gue mau tenangin diri dulu" mohon intan.


Rani ragu namun akhirnya mengangguk dan meninggalkan sahabat nya supaya istirahat.


Ardi pulang ke rumah.


"Bik, apa intan sudah pulang?" tanya Ardi pada bibi.


Berarti intan belum pulang kerumah, berarti dia ke rumah orang tua nya. Ardi bergegas menuju rumah mertuanya.


Ardi sampai di depan rumah mertuanya.


"Assalamu'alaikum" ucap Ardi


"Wa'alaikum salam" jawab mama


"Nak ardi kesini tapi intan nya mana, kok gak ikut?" tanya mama karena melihat di belakang Ardi gak ada intan.


'berarti intan gak ada kesini"batin Ardi


"Hm intan kerja ma, yaudah Ardi pamit yah bentar lagi jemput intan, assalamu'alaikum." Ardi langsung pamit, karena intan bukan di rumahnya.


"Wa'alaikum salam kok gak masuk dulu nak?"


"Gak usah ma buru buru" jawab Ardi


"Aneh banget kok tiba-tiba datang belum masuk udah pergi lagi," ucap mama aneh melihat tingkah menantunya.


Di mobil

__ADS_1


"Intan pasti di tempat kerja nya sekarang," ucapnya lalu menuju restoran tempat istrinya bekerja.


Sesampainya di sana.


"Hana, apa intan ada di dalam?" tanya Ardi


"Loh, bukan nya tadi nganter makanan ke kantor kak ardi?" jawab Hana


"Jadi intan gak ada disini han?"


"Gak ada kak, emangnya ada apa kak?" tanya Hana.


Lalu Ardi menceritakan semuanya.


"Astaga, jadi kak ardi berselingkuh?" tuduh Hana.


"Bukan han, sudahlah apakah ada lagi tempat yang biasa intan datangi?" tanya Ardi


"Maaf aku gak tahu, selamat berjuang." Hana lalu pergi meninggalkan Ardi, ia menghubungi intan namun hp intan mati.


"Apa aku hubungi Rani aja, coba deh" ucap Hana.


Ia menelpon ke Rani tersambung.


"Halo ran" ucap Hana


"Apa han?" tanya Rani


"Apa lu tahu keberadaan intan?" tanya Hana


"Gu gue gak tahu" ucap Rani


"Jangan bohong sama gue ran" balas hana


"Sebenarnya intan ada dirumah gue, tapi jangan bilang siapa-siapa kalau dia disini. Ini permintaan intan han." Percuma jika berbohong dengan sahabatnya.


"Iya gue segan, tenang aja tadi kak Ardi cari intan kesini gue bilang gak tahu."


"Yaudah pokoknya lu jangan bilang ke siapa siapa kalau intan dirumah gue, oke."


"Iya nanti gue kerumah lu, bye." Hana mematikan telepon nya.


Ardi terus mencari keberadaan intan di jalan, sampai malam tiba, namun tetap tidak menemukan dimana istrinya.


"Intan, kamu dimana? Aku minta maaf."


.


.

__ADS_1


.


bersambung 💃💃💃


__ADS_2