Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Shalat bareng


__ADS_3

Alarm hp intan berbunyi, ia mengambil untuk mematikan nya namun dia melihat ke samping ranjangnya.


Kemana orang yang semalam baru saja sah menjadi suaminya?


Ia melihat sekeliling ruangan dan ia menajamkan pandangan nya ke sofa,


yah.. suaminya itu tidur di sofa.


'apa mas ardi benar benar tidak menginginkan ku?


sadar intan kamu menikah dengannya hanya karena hutang, jadi mana mungkin dia menginginkan mu.


Apa wanita semalam yang menyebutnya sayang itu kekasihnya yang tidak direstui mama nya' lirih intan dalam hatinya


Lalu intan menepis pikiran buruknya bahwa seorang istri tidak boleh suudzan terhadap suaminya sendiri, apalagi dia juga baru menikah.


Intan ke kamar mandi untuk segera mandi, bersiap shalat subuh setelah selesai mandi dia baru akan membangun kan suaminya itu.


Intan pun telah keluar dari kamar mandi ia melihat suaminya masih tertidur sangat pulas, intan mengira suaminya kelelahan karena acaranya kemarin, padahal suaminya tidur larut malam gara gara dirinya.


Intan menghampiri Ardi untuk membangun kan.


"Mas, bangun sudah subuh" ucap intan mentoel lengan Ardi namun tidak ada jawaban.


"Mas bangun" ucap intan lagi sedikit menggoyang kan lengannya


Namun nihil suaminya ternyata sulit dibangunkan.


"Apa aku siram aja yah, tapi dia bakal marah karena basah disini" ucap intan mencari ide untuk membangun kan Ardi.

__ADS_1


"MAS ARDI BANGUN" pekik intan di telinga Ardi.


brukkkk


Awhhh Ardi terkejut mendengar teriakan, menatap tajam ke arah intan.


Intan mundur dan pura pura mengambil mukena takut melihat suaminya padahal sudah tidak punya wudhu karena tadi memegang kulit lengan suaminya.


"Apa apaan kamu, teriak sepagi ini sampai aku terjatuh." Bentak Ardi


"Ma.. maaf mas, soalnya kamu susah banget di bangunin. Sudah waktunya shalat subuh takut nya kesiangan" jawab intan gugup.


Ardi melihat ke arah jam langsung berlalu ke kamar mandi ternyata sudah hampir jam 5 pagi.


Setelah Ardi selesai mandi gantian intan untuk ambil wudhu kembali.


Intan kira suaminya itu tidak menunggu nya, namun salah suaminya itu justru menunggunya dan sudah membentang kan sajadah miliknya.


Selesai dengan shalat nya mereka berdoa kepada sang pencipta nya Allah SWT.


Ardi mengulurkan tangannya kepada intan setelahnya.


Intan masih belum terbiasa, jadi sedikit ragu untuk mengambil uluran tangan suaminya dengan pelan iya mengambil dan mencium nya.


Ardi mencium kening istrinya, intan sedikit terkejut namun ia berusaha tenang.


'Ya Allah dia suamiku sekarang, jadi aku akan mencoba untuk menerimanya' batin intan.


'Ya Allah engkau lah yang maha tahu segalanya tentang hatiku dan hatinya, apakah hamba bisa mencintai istri hamba dan melupakan seseorang yang selama ini sangat hamba cintai' batin Ardi.

__ADS_1


يا مقلب قلب ثبت قلبي علاء الدينك


yaa muqollibal quluub tsabbit qolbii 'alaa diinik


Wahai dzat yang membolak balikkan hati, teguhkan lah senantiasa hatiku diatas agama mu.


Setelah selesai Ardi mengecek hp nya,


intan pun demikian.


Ternyata sangat banyak pesan dari sahabat sahabat mereka yang menanyakan hal intim di hp masing-masing.


Boro boro begituan, tidur aja pisah kapan nih bang mainnya eh maksud author main kerumah 🤭


Ya ampun thor sengaja kan lu, udah tahu semalam susah tidur gara gara baju jaring, sekarang di suruh main kan gue jadi traveling.


Yaudah bang bulan madu sana, kan main tuh masak masakan gitu hihi.


Author stress


Lah lu lebih stress ar hahahahha


.


.


.


happy reading guys.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2