Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Ardi lola


__ADS_3

Sore itu Intan tengah mempersiapkan baju-baju baby serta perlengkapan bayi lainnya ke dalam tas. Ia mempersiapkan nya takut sewaktu waktu ia mendadak untuk melahirkan.


Karena tidak terasa kini kandungan nya sudah tinggal menghitung hari menuju persalinan.


Ia tersenyum menatap baju-baju yang ia rapihkan lucu sekali pikirnya.


"Sayang sebentar lagi kamu akan melihat dunia" ucap nya mengelus perut besarnya.


Ardi sudah kembali dari kantor, ia menghampiri istrinya di kamar.


"Sayang, mas pulang" teriak nya.


"Ya ampun orang itu seperti anak kecil" ucap Intan.


Ardi yang telah sampai di kamar melihat istrinya sedang merapikan pakaian, ia mendekat ke arah nya.


"Sayang, kamu mau kemana?" ucap Ardi karena tidak biasanya melipat baju ke dalam tas.


"Intan mau pergi" jawab Intan.


"Sayang mau pergi kemana? kamu gak boleh pokoknya," ucapnya lalu mengeluarkan semua pakaian yang sudah Intan rapikan tadi.


"Mas, kenapa di bongkar sih?" ucap Intan.


'mampus gue, ternyata baju kamu boy' batinnya menatap perut istrinya ia tidak berani untuk menatap istrinya.


"Intan gak mau tahu ya, rapihin lagi pokoknya. Intan capek duduk disini," ucapnya lalu berdiri dengan susah payah mengangkat badannya yang berat.


"Sayang mas gak bisa lipat baju nya, tadi mas gak tahu kalau ini bajunya boy" ucap Ardi memelas.


Intan pura pura mengabaikan sambil melihat ponsel.


'kenapa sih boy kamu buat papa gini' batinnya seperti membatin musuhnya.


Ardi mulai melipat baju-baju baby boy lagi ke dalam tas, Intan sesekali melirik ke arah suaminya.


Ia menatap sambil tersenyum.


'rasain Intan kerjain mas, siapa suruh bongkar pakaian yang sudah Intan rapihin' lirihnya


Setelah selesai melipat baju baby nya, Ardi membersihkan badannya di kamar mandi.


Shalat bersama saat adzan maghrib telah tiba, berdoa mengharapkan keselamatan untuk istri dan anaknya saat lahiran.

__ADS_1


Waktu makan malam mereka ke ruang makan bersama, makan dengan Bima dan nela orang tuanya.


Setelah itu mereka mengobrol sebentar di ruang tamu, dan tanpa terasa shalat isya' tiba.


Mereka kembali ke kamar dan untuk melaksanakan shalat wajib.


Seusai shalat isya' mereka memilih untuk tidur, namun intan bolak balik ke kamar mandi.


"Kenapa datang berhenti sih sakit nya?" ucap nya terasa sakit nya datang dan pergi.


Lalu ia mencoba berbaring di sebelah suaminya, namun bukan nya berhenti ternyata perut nya semakin mulas.


"Mas," ucap Intan membangunkan suaminya yang sudah tertidur.


"Hm"


Intan memukul perut Ardi kuat.


Aww


"Apa sih, mas tidur kenapa dipukul?" ucap Ardi kesal.


"Mas, Intan-


"Mas, i think it's time" teriak Intan kali ini menjambak rambutnya.


"Waktunya apa sih?" tanya Ardi malas karena belum mengerti.


"Waktu nya boy mau lahir," ucap Intan geram kenapa suaminya lola.


"Oh mau lahir" ucapnya santai.


Kali ini Intan menendang nya.


"Apa sih? kan mas mau tidur."


"Intan mau lahiran mas" ucap nya meringis sakit.


"Kapan?" tanyanya.


"Besok"


"Yaudah tidur lagi ya, besok aja ke rumah sakit" ucap nya menepuk nepuk istrinya.

__ADS_1


"MAMA... PAPA ...." teriak Intan.


"Sayang kenapa teriak sih?"


Mama dan papa nya mendengar teriakan menantunya dengan cepat mereka ke kamar Ardi dan Intan, karena mereka juga masih belum tidur.


tok tok...


"Ardi, istri kamu kenapa?" teriak nya dari luar.


Ardi bangun dengan mata masih mengantuk dan menguap.


"Apa sih ma ribut aja," ucap nya.


"Mana istri kamu?" tanya mama.


"Itu di dalam tidur." Menunjuk istrinya yang kesakitan dan membuka matanya cepat.


"Astaghfirullah, sayang."


"Ya ampun Ardi, kamu ini ya istri udah kesakitan dibiarin" ucap mama.


"Cepat siapkan mobil dan bawa barang barang yang mau dibawa ar" ucap papa.


"Jadi Ardi harus gimana pa?" tanya nya


"Ya tuhan anak ini, cepat sana siapin mobil istri kamu mau melahirkan ar." Mama sangat geram dengan anaknya.


Intan sudah lemas badannya, sakit semua Ardi terlalu lama mengerti.


Ardi berlari menyuruh supir menyiapkan mobil, lalu ia mengambil tas yang ada di kamar, mama nya membantu Intan berjalan ke mobil.


Happy reading guys


see you🤗


chingguya annyeong


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2