Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Gangguan kecil


__ADS_3

Saat sarapan dirumah putragroup


"Ar, nanti siang jemput intan ya. Kita fitting baju untuk persiapan pernikahan kalian di butik nya tante nia."


"Ardi seperti nya gak bisa ma, sibuk di kantor." Jawab Ardi


"Mama gak mau tau, pokoknya nanti jemput intan di tempat kerja nya."


"Iya ma, nanti ardi usaha in."


"Gak ada alasan ar, kamu harus mau


Lagian itu kan kantor kamu sendiri, papa sudah serahkan sama kamu jadi untuk persiapan pernikahan kamu sendiri itu tidak masalah juga." balas mama


"Yaudah Ardi berangkat kerja dulu."


"Jangan lupa ar, mama gak mau tau pokoknya mama tunggu di butik tante nia," teriak mama nela lagi.


"Huhh ya ampun, kenapa ribet banget mau nikah." Ardi di mobilnya lalu menyalakan dan langsung melajukannya.


Di kantor


Seperti biasa ketika dia tiba, para karyawan membungkuk kan badan nya.


"Pak ardi senyum kek gitu kalau masuk, ini malah masam mulu mukanya." Ucap salah satu karyawan


"huss nanti di dengar orang nya, lanjut kerja aja." Jawab temannya


Sebelum tiba di ruangan

__ADS_1


"Ar, ada jeni di dalam udah gue usir, tapi tetap aja mau nungguin lu."


"Yaudah" balasnya lalu masuk meninggalkan Alex.


"Halo sayang, aku tahu kamu kangen kan sama aku?" Ucap jeni memeluk Ardi


"Ngapain kamu kesini jen? kita udah tidak ada hubungan lagi, jadi jangan pernah temui aku lagi." balas ardi melepas pelukan ardi


"Tapi ar, aku mau kita tetap pacaran. Aku tahu kamu masih cinta kan sama aku?" ucap nya sambil bergelayut manja.


"Hentikan jen! aku tidak lagi punya rasa apapun sama kamu. Lagian sebentar lagi aku akan menikah, tunggu saja undangan nya."


"Gak ar, aku cinta sama kamu. Pokoknya tidak ada yang bisa miliki kamu kecuali aku. Kalau aku tidak bisa mendapatkan kamu, siapapun tidak akan bisa."


"Pergi sekarang atau aku paksa kamu keluar."


"Ar, aku mohon! Aku mau kita balik lagi seperti dulu."


"Gak, aku mau kita balik lagi ar," ucap jeni


"Ayo keluar jen! jangan sampai aku pakai kekerasan."


"Jangan sentuh tangan ku! aku bisa keluar sendiri."


"Oke, silahkan. Lagian lebih baik begitu gak usah repot-repot ngotorin tangan," ucap alex sambil tersenyum meniup tangan nya.


"Lihat aja kalian, akan aku balas perbuatan kalian." balas jeni lalu keluar dan membanting pintu.


"Jangan biarkan dia masuk lagi lex, usir paksa aja dia."

__ADS_1


"Iya ar, lu tenang aja."


"Nanti siang urus semuanya, gue ada urusan."


"Oke. Gue ngerti lu mau ketemu sama calon istri kan? Menurut gue kalian cocok."


"Udah sana lu balik kerja atau gue potong gaji lu."


"Yaelah ar, ancaman nya malah gaji." Jawab Alex memanyunkan bibirnya


"Oke, kalau gitu bulan ini ka-


"Iya gue kerja, permisi bos." Ucap Alex pergi dari ruangan Ardi dengan berlari kecil.


Ardi melihat itu tersenyum, lalu kembali disibukkan dengan kegiatan kerja nya.


Siang hari


"Lex, gue mau keluar," ucap Ardi sudah siap dengan kacamata hitam nya.


"Siap bos," jawab alex dengan memberi hormat pada bos nya, ada saja yang dilakukan Alex hingga membuat Ardi menggeleng kan kepalanya sambil tersenyum.


Buat temen-temen semua nya happy reading bye bye....😉


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💃💃💃


__ADS_2