Cinta Gadis Biasa

Cinta Gadis Biasa
Menjemput intan


__ADS_3

Ardi dan Alex menuju rumah Rico.


Rico dan Rani juga sedang menuju kerumah mereka.


Mereka bersamaan sampai, padahal kantor ardi lebih jauh dari CF Rico dan Rani .


Ardi buru buru keluar dan menerobos masuk rumah Rico, ia mencari ke semua tempat tapi tidak menemukan istrinya, tapi masih ada satu kamar lagi yang belum ia cek, namun pintu kamar nya terkunci.


Mendengar seseorang sedang menangis di dalam.


"Rani, mana kunci kamar ini? intan sepertinya sedang menangis, kakak takut terjadi apa-apa sama dia" tanya Rico cemas.


"Kunci nya di dalam kak" jawab Rani ikut cemas.


"Aku akan dobrak pintu ini" ucap Ardi. Ia mendobrak pintu beberapa kali, namun tidak bisa. Mungkin karena Ardi akhir akhir ini kurang istirahat. Jadi, tenaga nya juga berkurang akhirnya Alex membantu dan pintu nya pun terbuka.


Intan terkejut dan menoleh ke arah pintu.


"Kenapa kalian mendobrak pintu nya?" tanya intan


"Intan, aku minta maaf sampai membuat kamu menangis seperti ini." ucap Ardi menghampiri istrinya air matanya menetes.


"Apaan sih mas, siapa juga yang nangisin kamu?" jawab intan.


"Terus kenapa kamu menangis sendirian disini?" tanya Ardi bingung.


"Aku tuh nonton drakor, nih kekasih nya itu ternyata rubah dan akhirnya mereka berpisah."


Hah?


Ardi melongo mendengar ucapan istrinya, ia kira istrinya itu menangis karena dirinya, ternyata hanya karena drakor. Astaga.

__ADS_1


Alex Rico serta Rani tertawa mendengar ucapan intan.


"Diam kalian!" bentak ardi


"Kamu ganggu aja deh mas, aku lagi seru nonton, kalian juga" ucap intan menunjuk orang orang di belakang Ardi. Karena merasa terganggu ia lebih suka nonton sendiri.


"Berarti kamu udah maafin aku kan? jadi, ayo kita pulang sekarang" ucap ardi menarik tangan intan, namun intan melepasnya.


"Aku udah maafin kamu mas, cuma aku masih kecewa sama kamu, kamu tahu? aku sangat senang waktu itu karena kamu mau membuka hati kamu untuk aku, tapi..."


Intan menangis mengingat suaminya masih memberi peluang pada mantan kekasih nya,


Ardi menarik tubuh intan dan memeluk nya.


"Aku minta maaf, aku tidak akan lagi mengulangi nya jadi kita pulang ya?"ucap ardi mencium kening istrinya.


Rico menutup mata Rani.


"Iya co, sebentar lagi aku sama Rani yang akan melakukan nya setelah kamu merestui," ucapan Alex mendapat toyoran di kepala nya


lalu mereka semua tertawa .


Setelah intan menyetujui untuk ikut pulang ke rumah nya, Ardi dan intan pulang berdua tanpa menunggu Alex yang sudah mengantar nya.


"Dasar bos gak ada akhlak, setelah berbaikan dengan istrinya gue malah ditinggal disini" ucap Alex


"Rico, lu antar gue yah!" lanjut nya


"Ogah, pulang sana sendiri" jawab Rico


"Biar Rani aja yang antar kak alex" ucap Rani

__ADS_1


"Makasih ya ran, gak salah emang kalau nanti kamu yang jadi istri aku" ucap Alex memegang tangan Rani.


"Ehh apa apaan lu, gak boleh biarin aja ran dia bisa naik taksi, dia bukan orang miskin juga, naik taksi gak ada apa-apanya buat alex." Rico sambil menepis tangan Alex dari tangan adiknya.


"Kakak kok gitu sih, kak Alex kan sahabat kakak, kenapa gak bolehin Rani antar kak Alex?"


"Kalau gitu biar kakak aja yang antar, kamu dirumah aja nurut masuk sana!" perintah Rico


Rani masuk kedalam rumah kesal dengan kakak nya, apa dia tidak menyukai kalau Alex dan dirinya ada hubungan pikirnya.


"Ayo cepetan sebelum gue berubah pikiran" ucap Rico menuju mobil.


Alex tidak menjawab dia hanya mengikuti sahabat nya.


Di mobil


"Gue berharap jangan buat Rani jatuh cinta sama lu, gue gak mau adik gue sakit hati nantinya." Ucap Rico serius.


Alex mematung mendengar ucapan sahabat nya.


Ada apa sih om Rico kenapa gak di bolehin?


kepo lu Thor di katain om lagi ๐Ÿ˜


hahah terserah author dong


.


.


.

__ADS_1


bersambung๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ


__ADS_2