Cinta Rahasia Yang Membara Bersama Selingkuhan

Cinta Rahasia Yang Membara Bersama Selingkuhan
Episode 40: Mengulur Waktu


__ADS_3

Malam itu, suasana makan malam antara Kanaya dan Tristan berjalan dengan cukup baik tidak ada masalah dalam hubungan mereka. Kanaya hanya mengatakan sebagian cerita soal perjodohannya itu dengan Tristan, dan lagi juga menceritakan bahwa sekitar seminggu atau dua minggu lagi dia akan pergi ke luar kota.


"Kana, kenapa secepat itu kamu pergi?"


"Mau bagaimana lagi? Aku harus mulai dengan melihat lokasi proyeknya, aku benar-benar tidak boleh gagal dalam melakukan hal-hal ini tidak ada kesalahan sedikitpun yang diizinkan,"


"Aku tahu, hanya saja mungkin aku akan sangat merindukan,"


"Kita masih bisa saling menghubungi," kata Kanaya sambil memegang tangan Tristan, mencoba mendapatkan kehangatan dari tangan itu.


"Namun berapa lama kamu di sana?"


"Aku tidak tahu, hanya saja mungkin sekitar satu atau dua bulan,"


"Apakah kamu akan kembali ke sini jika memiliki hari libur?"


Kanaya yang ditanya itu segera terdiam dan memikirkannya,


"Sebenarnya, aku tidak ingin Kakek curiga, tapi aku akan mencoba mengusahakan agar bisa pulang ke sini sesekali,"


"Aku yang akan ke sana kalau begitu,"

__ADS_1


Kanaya yang mendengar itu segera tersenyum lalu mencium pipi Tristan yang tepat duduk di sampingnya sambil berkata,


"Kamu benar-benar sangat so sweet,"


"Tentu saja, ini semua demi kamu sayangku,"


Setelah beberapa percakapan ringan itu tidak ada lagi hal-hal serius yang mereka bicarakan, Tristan juga tidak jadi untuk bilang pada Kanaya bahwa dia sudah tahu dari awal soal perjodohan Kanaya, hanya tidak ingin ada kecanduan antara mereka berdua.


"Aku harap kamu bisa mengulur perjodohanmu lebih lama,"


"Tentu, Tristan, ini harusnya cukup untuk kamu bisa mengambil alih setidaknya perusahaan cabang yang saat ini kamu pegang?"


"Ya, Aku harap iya, namun Kakak tertuaku, sedikit memberikan masalah mentang-mentang dia ekekutif di Perusahaan utama,"


"Aku juga tidak tahu kenapa dia terlihat sangat membenciku sampai segitunya, hubungan kami memang buruk namun dia tidak seperti itu pada kakak kedua aku, hanya padaku,"


"Hmm, entahlah mungkin karena pada dasarnya dia menyebalkan?"


"Haha, kamu mungkin ada benarnya sudah bawaan sikapnya saja yang menyebalkan,"


Sampai larut malam, dua orang itu akhirnya berpisah, dan tentu saja Tristan mengantarkan Kanaya sampai ke apartemennya sebelum dia sendiri kembali ke apartemennya. Tristan tentunya tidak ingin kembali ke Rumah. Tristan juga sempat melihat beberapa pesan dari Elena namun tidak dia balas karena menyebalkan.

__ADS_1


####


Beberapa hari berikutnya, Kanaya tentu saja menjadi sibuk dengan project baru yang akan dia kerjakan, namun di salah satu Sela kesibukannya itu dia segera mendapatkan telepon, itu dari nomor tidak di kenal, Kanaya walaupun tidak menyimpan nomor itu namun cukup terasa familiar dengan nomor itu.


"Alvaro, kenapa kamu masih menggangguku?"


'Kanaya, jangan harap kamu bisa membatalkan perjodohan ini dengan mudah!'


"Apa hanya itu yang ingin kamu katakan? Bukankah kamu juga tahu aku memiliki hubungan dengan kakakmu apakah kamu berencana untuk mengambil kekasih kakakmu?"


'Jika iya kenapa? Kamu yang membuat hal-hal menjadi berantakan jadi akan aku pastikan aku pasti akan tetap melakukan perjodohan ini! Dan menyadikanmu milikku, merebutnya dari Kakakku juga aku yang akan mendapatkan perusahaan keluarga!'


Kanaya terlalu malas untuk menanggapi omong kosong itu, memilih untuk segera mematikan ponselnya dan memblokir nomor itu karena sangat mengganggu. Tepat setelah itu, Kanaya malah disuruh untuk ke ruangan kakeknya ingin membicarakan beberapa hal.


"Ada apa Kakek?"


"Kanaya, soal perjodohan mu itu..."


Kanaya yang mendengar itu jelas saja merasa gugup apalagi setelah mendapatkan telepon dari Alvaro, bagaimana jika pada akhirnya dirinya tetap dijodohkan dengannya?


"Ya, kakek?"

__ADS_1


"Sementara untuk perjodohanmu itu akan ditunda, yah karena keluarga mereka sedang memiliki beberapa masalah internal, soal Persaingan Calon Penerus Keluarga. Kamu bisa fokus dulu untuk mengurus proyekmu itu sementara, namun ingat setelah semua projekmu selesai hal-hal tentang perjodohan ini akan segera dilanjutkan lagi menunggu suasana di keluarga mereka cukup tenang,"


__ADS_2