Cinta Tulus Isyah

Cinta Tulus Isyah
#CTI Part 28


__ADS_3

Jihan merasa sangat aneh saat melihat gelagat Ken, akan tetapi ia masih berfikir kalau itu hanyalah perasaannya saja.


Aku sangat takut akan tatapan dari mereka semua, dan dimana laki-laki tampan yang menjadi sugar Deddy nya Isya, batin Jihan.


"Kau di pinta oleh Bos Amit, masuk kedalam kamar utama sebab dia masih ada di jalan dan sebentar lagi dia akan datang,"ujar Ken sambil melirik kearah Jihan.


Sepertinya mereka semakin tidak beres aku akan membuat mereka kalah, sebab mereka tidak tahu akan bermain-main dengan siapa. Aku ini anak angkat Gilang Tara ketua Mafia kejam, batin Jihan.


"Baiklah, aku akan masuk dan kalian tetap disini sebab aku akan mandi sebentar sambil menunggu Sugar Deddy ku,"ucap Jihan sambil masuk ke kamar yang sudah di tunjukkan oleh Ken.


Ken menatap kepergian Jihan lalu ia tersenyum bahagia.


"Kalian cepat jaga di luar, jangan sampai dia kabur atau apapun itu!"


Anak-anak Mafia hitam langsung mengikuti ucapan Ken mereka semua berjaga di sekitar rumah mafia hitam.


..


Jihan sangat panik saat ia mengintip lewat jendela kamar ternyata semua orang yang ia lihat tadi, berjaga di sekitar rumah yang ia masuki ia berjalan mondar-mandir lalu ia duduk di sofa.


"Sepertinya aku harus meminta bantuan papa,"ucap Jihan sambil menelfon Gilang.


📱Papa.


"Iya, Ji. Ada apa?"ucap Gilang dengan sangat lembut.


"Tolong, Pa. Aku terjebak,"ucap Jihan dengan sangat kecil agar tidak ada yang mendengarkannya.


"Katakan dimana, Papa akan datang secepatnya,"ucap Gilang dengan sangat santai.


"Aku kirim lokasinya,"ucap Jihan sambil mematikan ponselnya.


Gilang benar-benar tahu bahwa tempat yang Jihan kirim adalah rumah Mafia hitam dengan sangat cepat ia bersiap-siap, ia tidak akan anak angkatnya sampai kenapa-kenapa ia sangat menyayangi Jihan sebab ia sudah merawat Jihan.


Gilang merawat Jihan dari bayi sebab ibu kandung Jihan sudah meninggal sewaktu melahirkan Jihan, dan ibu kandung Jihan adalah wanita malam yang bersahabat baik dengan Gilang.


Setelah Gilang sampai ia langsung turun dari mobilnya lalu ia mendekati anak-anak Mafia hitam.


"Mau apa anda datang?"ucap salah satu anak mafia hitam.


"Lepaskan anakku, dia yang kalian sekap aku datang baik-baik saja kalau kalian tidak mau maka aku akan bertindak."ucap Gilang dengan sangat lembut.


Ken datang dan ia berdiri dihadapan Gilang.


"Siapa yang kau maksudkan?"tanya Ken dengan sangat sinis.

__ADS_1


"Anak remaja yang kau sekap, itu adalah putriku ..."jelas Gilang membuat semua anak mafia hitam membuka mulutnya mereka lebar-lebar.


Ya ampun, bos Amit bisa-bisanya dia mengutuskan kami untuk tugas seperti ini sama saja dia membunuh kami secara tidak langsung, batin Ken.


"Tirta, kau bawa anak itu dan biarkan saja dia ikut dengan Papanya."pinta Ken kepada adiknya.


"Siap."ucap Tirta yang bergegas pergi menuju kamar yang didalamnya ada Jihan.


Tirta masuk kedalam dan ia tidak mengatakan apapun ia langsung menarik tangan Jihan.


Setelah sampai di luar Jihan berlari memeluk Gilang dengan sangat lembut.


"Papa, ayo kita pulang ... Jihan takut."ucap Jihan sambil melirik kearah Ken.


"Baiklah, ayo kita pergi,"ucap Gilang yang bergegas pergi bersama dengan Jihan.


Ken bernafas lega saat Gilang pergi lalu ia langsung menelfon Amit.


📱Bos.


"Ada apa lagi, sudah aku katakan urus saja anak itu dengan sesuka hati mu,"ucap Amit dengan sangat dingin.


"Sesuka hati ku, agar aku mati sudah melecehkan anak Gilang Tara!"teriak Ken membuat Amit terkejut.


"Maksudnya?"tanya Amit dengan sangat penasaran.


"Baiklah, aku memiliki rencana yang sangat bagus."ucap Amit yang memutuskan sambungan teleponnya.


Bukankah anak remaja itu temannya Isa, dan sejak kapan Gilang itu memiliki anak bahkan dia belum menikah dari dulu, batin Amit.


...


Setelah Gilang sampai di rumah Jihan ia menatap tajam kearah Jihan.


"Katakan?"ucap Gilang dengan sangat tegas.


"Ya, ini memang salah Jihan. Sebenarnya Jihan menyukai laki-laki dewasa entah siapa namanya dan yang pasti dia itu Sugar Deddy Isyah,"ucap Jihan sambil menundukkan wajahnya.


"Jihan, bukankah kamu sudah berpacaran dengan Zain lalu?"tanya Gilang sambil menatap wajah Jihan.


"Papa, siapa yang mau dengan gadis seperti aku ini kotor, sudah tidak virgin lagi sebab ..."ucapan Jihan langsung di potong oleh Gilang.


"Papa minta maaf sayang, semuanya memenang kesalahan Papa ..."ucap Gilang sambil memeluk Jihan.


"Tapi, Papa tidak mau menikahi Jihan lalu laki-laki mana yang akan menikahi Jihan katakan, Pa?"ucap Jihan sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


"Jihan, Papa mohon mengerti posisi Papa dulu, ya. "ucap Gilang dengan sangat lembut.


Jihan tidak mengatakan apapun ia langsung berlari masuk kedalam kamarnya.


Aku tahu betul yang di maksudkan Jihan, pasti dia Amit laki-laki sok suci di muka bumi ini. Aku akan pastikan kau menderita Amit sebab kau sudah membuatku menodai anak ku, batin Gilang.


..


Fia keluar mengendarai motor Matic milik Bapaknya ia hendak pergi mencari keperluannya, saat di tengah jalan motornya di serembet oleh mobil mewah sehingga Fia terjatuh.


"Aaahhhkkk!"pekik Fia yang tertumpah motornya.


Pemilik mobil mewah tersebut berhenti dan turun lalu membantu Fia bangun.


"Maaf saya tidak sengaja,"


"Tidak apa-apa, Tuan. Lagian saya baik-baik saja kok."ucap Fia sambil merapikan penampilannya.


"Perkenalkan nama saya Gilang Tara,"ujar Gilang sambil mengulurkan tangannya akan tetapi Fia tidak mau bersalaman dengan Gilang.


"Saya Fia, maaf tidak bisa bersalaman sebab kita bukan mahram ..."jelas Fia membuat Gilang tersenyum.


"Iya, tidak apa-apa,"jawab Gilang dengan senyuman manisnya.


"Kalau begitu saya permisi dulu."ucap Fia yamg mulai melajukan motornya.


Gilang menatap kepergian Fia lalu ia masuk kedalam mobilnya.


"Manis, aku akan mencari tahu dimana dia tinggal sebab aku menyukai gadis berhijab."ucap Gilang yang melajukan mobilnya mengikuti langkah Fia.


Saat di tengah perjalanan Gilang kehilangan jejak Fia sehingga ia langsung pulang ke rumahnya, sebab ia tidak satu rumah dengan Jihan sejak kejadian beberapa bulan yang lalu disaat ia mabuk berat.


Maafkan Papa Jihan, Papa tidak bermaksud untuk menodai mu ini semua adalah ulah bajingan itu dan aku akan membalasnya, agar dia bisa merasakan apa yang aku rasakan dengan aku akan melukai Isa, batin Gilang.


.


.


.


Bersambung.


Hay teman-teman, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya.


Like Vote, Favorit, komen.

__ADS_1


Author sangat berterimakasih atas dukungan dari kalian semua.


Salam manis untuk kalian semua.😘


__ADS_2