
“ Lihat gayanya, ihh…mending badannya bagus”. Celoteh Sumi.
“ Iya … “ Ujar yang lain secara bersamaan.
Luna terus berlari mengejar Wina yang sudah lebih dahulu meninggalkannnya. “ Huft…huft… cape banget.” Keluh Luna.
“ Baru segitu sudah cape “. Ujar Wina yang sudah sampe lebih dulu dikediaman mereka.
“ Owh iya, tadi pas aku masuk ada bunyi ponsel tuh." Imbuh Wina.
“ Siapa?” Tanya Luna penasaran
“ Iya mana ku tau”. Jawab Wina sambil mengangkat kedua bahunya.
“ Hmm, … dasar.kenapa gak diliat dulu.” Ujar Luna yang langsung menambil ponsel nya dari atas meja.
“ Tuh kan, bener aja dari dia“. Ucap Luna yang sudah melihat sepuluh panggilan tak terjawab, dan beberapa pesan dilayar notification ponselnya.
“ Siapa Lun?” Tanya Wina yang mulai mendekat
“ Biasa, bos bawel.” Jawab Luna.
“ Ish, kamu tuh iya.” Mereka berdua pun tertawa bersama.
Luna akhirnya memberanikan diri untuk menghubungi kembali atasannya tersebut.
TOK…TOK…TOK…
__ADS_1
“ Siapa tuh? “ Ucap keduanya secara bersamaan dan saling pandang. Wina menggelengkan kepalanya dan bangkit untuk bersiap membukakan pintu.
KREET…
Tiba-tiba saja pintu perlahan terbuka. “ KAMU…!!!” Wina yang menatap kearah pintu terkejut dengan kehadiran sosok seorang pria yang tak lain adalah Adi.
“ Siapa Win ?” Tanya Luna yang kemudian menghampiri Wina diruang tamu.
“ Hai, sayang…” Sapa pria tersebut.
“ Kamu ?! Ngapain kamu kesini?” Ujar Luna yang sudah muak dengan pria dihadapannya.
“ Aku kesini untuk ketemu kamu.Aku kangen” Jawab Adi
Wina yang berada disana berusaha melindungi sahabatnya tersebut agar Luna tidak termakan dengan ucapan manis pria tersebut.
" Heh, gak salah denger iya." Ucap Wina dengan sinis.
" Aku numpang hidup?! Sepertinya kamu ngaca dulu deh, yang selalu morotin sahabat aku itu siapa? Sebaiknya kamu pergi sana." Wina dengan sinis nya mengusir Adi dari kediaman mereka. Namun Adi malah tersenyum sinis ke arah Wina dan langsung duduk disofa.
" Kamu ngapain ketemu aku lagi?" Luna memberanikan diri untuk buka suara.Namun ia tidak menyadari jika dirinya sudah terhubung dengan Saga.
" Aku kesini karna aku kangen dengan kamu, aku tau aku sudah menyakiti kamu.Tapi aku sadar kalau aku telah dipengaruhi oleh wanita tersebut." Ujar Adi yang mencoba meyakinkan Luna.
Sejenak Luna terdiam, "Adi… adi…kamu pikir saya bisa kamu bohongi untuk kedua kalinya?" Ucap Luna.
" Aku benar-benar ingin kembali lagi sama kamu sayang.Aku tau aku telah menyakiti kamu.Tapi aku terpaksa." Jelas Adi yang ingin meyakinkan dan mengambil hati Luna kembali.
__ADS_1
" Tapi maaf aku sudah punya kekasih." Ujar Luna dengan asal.
" Heh, gak mungkin.Aku tau kamu sayang." Ucap Adi kembali. Wina yang sedari tadi mendengar perkataan pria itu sudah tidak sabar untuk memukulnya.Tetapi ia berusaha untuk tidak mencampuri urusan dari sahabatnya tersebut.
" Kamu gak percaya?" Tanya Luna yang sudah bingung harus gimana lagi menghindar dari Adi.
" Nggak, coba aku mau tau kalau kamu sudah punya kekasih cepat hubungi dia." Ujar Adi meremehkan Luna.
" Ba baik. Aku coba kirim pesan dulu sama dia, soalnya dia itu orang nya sibuk kerja ". Ucap Luna dengan gugup. " Iya, maklum lah, dia itu pemilik perusahaan besar namanya Saga." imbuh Luna dengan ngasal. Ia sengaja meminjam nama bos nya tersebut untuk meyakinkan mantannya tersebut.
Wina langsung menahan tawanya ketika mendengar sahabatnya tersebut menyebut nama Saga. " Aduh, gila tuh anak.kalau pak Saga tau namanya dipakai alasan.Tapi ga papa deh, memang itu tujuan ku." batin Wina.
" Saga?! Hahaha … kamu becanda ia? Dia itu pemilik perusahaan terbesar dikota ini, bahkan perushaan nya bukan cuma disini aja melainkan diluar negri juga. Udah kamu jangan ngeles lagi sayang.Mana mungkin dia suka sama kamu yang memiliki tubuh seperti ini." Ucap Adi dengan terus terang.
" Kata siapa dia berbohong?" Kini Saga sudah berada didepan pintu bersama Angga dan anak buah nya.
Secara bersamaan mereka bertiga menoleh kearah pintu masuk.Luna dan Wina merasa terkejut sekaligus takut dengan kehadiran Saga dikediamannya.Tak terkecuali Adi,pria itu menatap sinis lelaki dihadapannya.
" Hallo sayang, kamu sudah lupa ia hari ini kita sudah ada janji untuk bertemu." Sahut Saga sambil menghampiri Luna yang masih diam mematung dihadapannya.Luna hanya tersenyum kaku dan menggigit bibir bawahnya karna merasa gugup sekaligus takut.
" Hehehe...” Luna hanya bisa tersenyum dan menatap Wina untuk meminta bantuan. Namun Wina pura-pura untuk tidak melihat kearah sahabatnya tersebut.
"Hahahaha... selamat datang pak Saga.Gak nyangka kita bertemu kembali disini." Ujar Adi sambil tertawa.
Saga menoleh kearah Adi, dan menatap pria tersebut.Saga baru sadar jika pria dihadapannya tersebut adalah pria yang sudah berselingkuh dengan tunangannya.
" Ternyata kamu? Apa kamu sudah bosan dengan tunangan ku?” Ucap Saga dengan senyum evilnya.
__ADS_1
Adi mulai menunjukan raut wajah tak suka nya kepada Saga, Ia mengepalkan kedua tangannya siap untuk menghajar Saga,namun ia urungkan niatnya karna saat ini dirinya hanya sendiri.
" Baiklah, aku pergi dulu Luna sayang, bye...” Kemudian Adi pergi dari rumah tersebut dengan hati yang kesal.Ia tidak menyangka jika mantan kekasih nya itu bisa kenal dengan Saga ditambah ia juga tidak mempercayai jika Luna berpacaran dengan lelaki tersebut.Namun Adi tidak akan menyerah untuk mendapatkan Luna kembali.