
"Jangan angkat.." batin Luna yang menggelengkan kepala kepada Saga,agar lelaki itu tidak mengangkat panggilan tersebut.Sambil menatap kearah Luna dengan sengaja ia mengangkat panggilan telephone untuk Luna.
" Kamu dari mana? Ko angkat telephone nya lama banget." ucap seorang pria dari sebrang sana.
" Aku kangen nih,kita ketemuan yuk." imbuh pria tersebut.
" **Jangan ganggu wanita ku\,jika sekali lagi aku mengetahui kalau kamu menghubunginya akan ku habisi kamu." **ucap Saga dengan nada mengancam lalu mematikan panggilan tersebut.Entah mengapa\,setelah mendengar kata-kata itu hati Saga mulai kesal\,wajah nya mulai memerah menahan amarah.Dan ia tidak suka jika Luna didekati oleh lelaki lain.
" Wanita ku,ish.sejak kapan aku jadi wanitanya?" batin Luna yang masih terkejut dengan ucapan Saga tadi.
Saga menatap kearah Luna dengan wajah yang tidak bisa diartikan.Kini suasana didalam lif mulai terasa dingin saat keduanya tak saling beradu pandang.
" Tu orang kenapa sih,pake marah-marah gitu." gumam Luna.
Lif pun berhenti dilantai dasar gedung.Saga berjalan mendahului Luna,mereka berdua menuju parkiran mobil. " Ayo cepat sedikit jalan nya." ujar Saga kepada Gadis itu.
Ingin sekali Luna mencakar wajah lelaki tersebut,karna saking kesalnya " Huh,bawel banget sih jadi orang." gumam gadis itu sambil meledek dibelakang Saga.
Saga memasuki mobil sport terbaru miliknya,kemudian menyuruh Luna segera memasuki mobil tersebut." Ayoo cepet masuk." perintah lelaki itu kepada Luna.
" Iya,ini aku mau masuk." ujar gadis itu dengan wajah malasnya.
Setelah Luna memasuki mobil,Saga pun mulai melajukan kendaraan nya menuju Restaurant mewah yang terkenal dikota tersebut.
" Pak,ponsel ku mana?"tanya Luna yang meminta kembali ponsel miliknya.
__ADS_1
" Nanti aku ganti ponsel mu." jawab Saga yang acuh. " Huh,ponsel jelek kaya gitu aja masih dipertahanin." imbuh lelaki tersebut.
" Maksud bapak apa? tau gak pak biar jelek-jelek kaya gitu aku belinya pake uang ku sendiri loh." ujar Luna sedikit kesal.
" Bagus kalau gitu." ucap Saga.Luna merasa tak tahan lagi dengan atasan nya tersebut,Kemudia dia pun meminta Saga untuk menghentikan mobilnya.
" Kamu sudah janji untuk mengajak ku makan,jadi kalau kamu turun aku akan menuntut mu sekaligus minta ganti rugi,karna telah mentelantarkan orang lain?" ucap Saga sambil menyunggingkan senyum disudut bibirnya.
" Apa?! apa aku gak salah denger..aku cuma mau minta ponsel ku kembali.Tapi bapak malah bikin aku tambah emosi.Justru yang harusnya dituntut itu bapak yang sudah ngambil barang orang seenaknya saja." jelas Luna yang semakin menggebu memarahi atasan nya tersebut.Namun Saga tak menghiraukan perkataan gadis itu,dengan santai Saga melajukan mobil nya yang sebentar lagi akan sampai pada tempat tujuan.
" Bapak pura-pura gak denger ia?" ucap Luna yang masih kesal karna ulah Saga.
" Dengar.."jawab Saga dengan santai.
" Kalau gitu kembalikan ponsel punya ku.." ucap Luna sambil mengulurkan tangannya kepada Saga adar mengembalikan ponsel miliknya.
Tak berselang lama akhirnya Saga telah membawa Luna pada Restaurant favoritnya.Dan menyuruh Luna untuk turun terlebih dahulu.
" A apa bapak gak salah tempat?" ujar Luna yang merasa heran.
" Tidak,bukankah kamu yang menyetujui kalau aku yang memilih tempatnya.Jadi,cepat turun aku akan pergi parkir." ucap Saga.
Luna segera menuruni mobil itu," Ais,ternyata dia mau menguras isi tabungan ku." batin Luna kesal.Gadis tersebut menunggu Saga di depan pintu masuk menunggu lelaki tersebut sambil membayangkan uang yang akan diakeluarkan hari ini.
Saga yang telah memarkirkan mobilnya pun berjalan menghampiri Luna yang telah menunggunya." Ayo masuk." ucap Saga sambil menggenggam lengan gadis itu.
__ADS_1
Luna hanya diam dan mengikuti langkah kaki Saga.Dengan jantung yang mulai berdegup kencang,gadis itu berjalan sambil memandangi wajah lelaki tersebut dari samping.
Saga menarik kursi dan mempersilakan Luna duduk terlebih dahulu.Kemudia dia duduk tepat dihadapan gadis tersebut. " Makasih." ucap Luna malu-malu. Saga pun tersenyum mendengar perkataan gadis tersebut.
" Aku pikir kamu gak bisa ngucapin kata itu." sahut Saga yang menatap pada wajah gadis tersebut.
" hmm,iya sudah aku cabut kembali ucapan ku tadi." kesal gadis itu sambil menghela nafas.
" Hahaha..ternyata kamu lucu juga iya." ujar Saga yang tertawa lepas.
DEG..
Jantung Luna berdegup kencang melihat lelaki dihadapannya tertawa seperti itu,dan ini pertama kali nya gadis tersebut melihat lelaki itu tertawa dihadapan nya.
" Aku tau kalau aku ini tampan,apakah kamu sudah puas menatap ku?" tiba-tiba saja Saga berbicara kepada Luna.
Luna seketika langsung mengalihkan pandangannya,dan dengan segera membuka menu makanan yang sudah berada diatas meja.
" APA?! " teriak gadis itu dengan sepontan ketika melihat daftar menu dan harga makanan yang berada di restaurant tersebut.
HAI..HAI..HAI..SALAM KENAL DARI AUTHOR IA,DAN AUTHOR INGIN MENGUCAPKAN MAKASIH BANYAK UNTUK YANG SUDAH MEMBACA KARYA AUTHOR.
JANGAN LUPA KLIK TANDA LIKE JIKA KALIAN BENAR-BENAR SUKA.DAN VOTE JIKA KALIAN INGIN MEMEMBAGIKAN CERITA AUTHOR INI KEPADA PEMBACA LAINNYA.
__ADS_1
SEKALI LAGI MAKASIH BANYAK IA... ^^