
ALEX PROV
"Bos bukan kah itu Anton? Tapi, kenapa dia dengan orang itu ia." Ujar Damar.Alex yang sedari tadi sedang asik menyantap makan nya,kini beralih memandang kearah kedua orang yang tak jauh dari tempat duduknya.
"Kamu kenal dia?" Tanya Alex sambil menunjuk kearah lelaki yang berada disebelah Anton.
"Dia itu ketua preman dikota ini." Jawab Damar.
"Ketua preman?Sedang apa dia dengan ketua preman tersebut?" Gumam nya.
"Dam,tolong selidiki hal ini.Aku rasa ada yang aneh dengan gelagat mereka." Ujar Alex yang mulai curiga.
"Baik." Ujar Damar dengan cepat.Alex masih memerhatikan kedua orang tersebut dari kursinya. Dengan diam-diam Alex memfoto keduanya.Dan ia segera memberi pesan kepada Angga tentang apa yang ia lihat.
"Bos lihat ini" Ujar Angga yang saat itu baru saja menerima pesan dari Alex.Saga membuka dan membaca pesan tersebut.Rahangnya mulai mengeras,dan ia mulai mengepalkan tangannya." Apa yang ingin kamu lakukan?" Ujar Saga dalam hatinya.
"Bos,apa rencana mu selanjutnya?" Angga mulai merasa khawatir akan keselamatan Luna.
"Suruh dia selidiki lebih lanjut." Ucap Saga.
__ADS_1
"Tapi Bos,aku sangat menghawatirkan Luna.Bukankah saat dihotel ia bertengkar dengan Mira?"Ujar Angga
"Perintahkan Alex segera selidiki Anton.Tahan siapa saja yang ingin mencelakai Luna." Ujar Saga.lelaki itu tidak ingin Luna dicelakai oleh Anton.
"Baik Bos." Angga segera memberikan perintah kepada Alex untuk secepatnya menyelidiki Anton.
"Kita jalan sekarang." Lanjut Saga.
Angga segera mengangguk,Lalu menjalankan mobilnya kembali menuju kota J.
Dalam mobil Saga mulai membuat rencana untuk kedepannya."Aku akan melindungi mu dengan jiwa ku.Jika saja ada yang berani macam-macam terhadap mu, Aku akan buat ia menyesal seumur hidup." Ucap Saga.Pandangan matanya kini hanya tertuju kepada gadis yang sedang tertidur pulas disampingnya.Sedangkan tangannya dengan perlahan mengelusi pucuk kepala gadis tersebut.Luna semakin nyaman saat Saga mengelus pucuk kepalanya.Melihat gadis itu menikmati sentuhannya Saga pun tersenyum.
Malam ini Alex mendapatkan informasi penting dari Damar." Bos aku telah mendapatkan info,kalau Anton menyewa ketua preman tersebut untuk menghabisi tuan Saga dan gadis yang bernama Luna." Ujar Damar secara rinci.Alex kemudian memerintahkan kepada semua bawahan nya untuk mengumpulkan bukti,dan menangkap siapa saja yang ingin mencelakai atasan nya.
"Apa itu?" Tanya Alex.
"Aku juga melihat jika mata-mata tuan Riyan sedang mengawasi Tuan Saga dan Wanita yang bernama Luna."
Alex merasa terkejut dengan laporan tersebut.Kemudian ia tertawa terbahak-bahak,"Apa kamu yakin jika itu mata-mata Tuan Ryan?" Tanya Alex untuk memastikan."Benar Bos,aku tidak akan salah lihat."Ujar Damar dengan yakin
__ADS_1
"Bagus,kita tinggal jalankan sebuah rencana agar kaki tangan Tuan Ryan juga mengetahui gelagat temannya tersebut."Ujar Alex.Damar setuju dengan apa yang diucapkan Alex.
Ditempat lain Anton yang baru saja pulang segera mencium pipi anaknya." Gimana Pah?" Ujar Mira yang tak sabar mendengar cerita ayahnya.
"Papah sudah bertemu dengan teman mu,Ia menyetujui semua perintah kita." Ucap Anton.
"Hahaha bagus dong,aku sudah tidak sabar untuk melihat Saga dan Luna tak berdaya." Ujar Mira merasa kini usahanya tak sia-sia.
"Tapi dia mengajukan sebuah syarat." Ucap Anton kembali.
" Apa itu?"Tanya Mira penasaran
" Dia ingin uang 500 juta tunai." Ucap Anton
"Jadi,apa papah menyetujui nya." Ujar Mira penasaran.
"Papah setuju dengan syarat kalau sebelum Saga mati, seluruh harta miliknya jatuh ke tangan kita." Jawab Anton dengan senyum liciknya.
"A apa papah akan membunuh Saga?" Tanya Mira penasaran.
__ADS_1
"Gimana lagi,lagian dia juga sudah cacat dan sudah tak berguna lagi "Jawab Anton.Mira akhirnya bisa tersenyum puas mendengar rencana Anton.
Hai... hai hari ini segini dulu ia,kita lanjut kembali esok.gimana kalian suka gak?kalau kalian suka jangan lupa dukung author terus ia.Maaf nih ceritanya lamaaaa buanget up nya.Karna memang banyak banget kerjaan yang tidak bisa ditunda.Mudah-mudahan kedepannya sudah mulai lancar jaya lagi up nya.Makaasih..muach...muach...