
" Cepat bayar,aku sudah selesai." ujar Saga pada Luna.
" Iya..iya,duh bawel banget sih." celoteh Luna.
" Kamu bilang apa barusan?" tanya Saga
" Baweeeell.." ujar Luna yang kemudian dengan cepat menuju meja kasir untuk menghindari amukan dari atasan nya tersebut.
" Liat saja besok akan aku buat kamu menyesal sudah berani menyebut ku seperti itu." Gumam Saga sambil menyusul gadis tersebut.
Saga yang melihat wajah Luna yang sedang kebingungan tersebut segera meghampirinya.
" Ada apa ini?"tanya Saga yang menatap pada gadis tersebut.
" Ini loh pak,masa kita cuma makan tiga menu saja sudah habis hampir satu juta." Ucap Luna yang kesal.
" Ia sudah semua ny berap?" tanya saga pada penjaga kasir disana.
" Total seluruhnya Delapan Ratus Tujuh Puluh Enam pak." ujar kasir tersebut.
Saga pun mengeluarkan kartu atm miliknya.Setelah selesai transaksi,Saga memberikan kartu atm miliknya kepada Luna.
" Ehh,apaan ini pak?" tanya Luna dengan heran.Sehingga membuat iri gadis yang menjaga kasir disana.
" Kamu pegang,jangan sampai hilang." jawab Saga sambil berlalu pergi meninggalkan restaurant tersebut yang diikuti Luna dari belakang.
" Ini pak,aku gak bisa nerima nya." ujar Luna sambil memberikan kartu tersebut.
" Sudah kamu pegang saja,itu ada dalam kontrak kerja kita." jawab Saga ngasal.
" Apa iya?! tapi kan aku belum menerima surat kontrak kerjanya pak." ucap gadis itu.
__ADS_1
" Besok." jawab Saga dengan singkat.
" Ohh.." Luna pun memasukan kartu atm milik Saga kedalam dompet miliknya.
" Saga membukakan pintu mobil untuk gadis tersebut.Setelah itu ia pun masuk kedalam mobil dan mengendarainya.
" Tempat tinggal kamu dimana?" tanya Saga kepada Luna
" Dijalan Cempaka perumahan Alexsa." jawab Luna.
Saga pun segera melajukan mobil nya menuju alamat yang telah diberitahukan oleh Luna.
Sepanjang perjalanan mereka saling berbincang-bincang.Saga sengaja mengajak gadis tersebut bercerita tentang pengalaman nya,karna ia ingin lebih dekat lagi.
Saat hampir sampai Luna menyuruh Saga untuk berhenti didepan gang rumah nya.
" Pak,nanti berenti di depan gang saja ia." ujar Luna
" Gak papa sih,takut nanti ada gosip yang tidak-tidak." ujar Luna yang merasa gak enak hati dengan atasannya.
" Cuma gosip,jadi gak masalah." ucap Saga.
" Nanti bapak digosipin pacaran dengan aku gimana?" celetuk Luna.
" Kalau gitu kita pacaran saja." jawab Saga santai.
Luna pun langsung terbatuk saat mendengar perkataan lelaki tersebut,ia menatap Saga dengan raut wajah yang sulit diartikan.
" Bapak janga becanda ah,nanti bapak bakalan jadi bahan tertawaan loh." ujar Luna yang terpaksa tertawa untuk menghilangkan perasaan kecanggungan tersebut.
" Aku gak pernah becanda ko." ucap Saga yang sesekali menoleh ke arah gadis yang duduk disamping nya.
__ADS_1
Luna pun semakin tak percaya dengan ucapan Saga.Ia semakin tidak bisa berkata apa-apa.Jantung nya semakin berdebar kencang.
" Hahahaha...kamu lucu kalau lagi seperti itu,aku hanya becanda." Saga pun segera menertawai Luna yang sedang diam.
" Ish,aku kira beneran." ucap Luna yang sedikit kecewa. " Kenapa saat dia bilang becanda hati ku ko sakit ia." batin Luna.
" Ini sudah sampai gang rumah kamu.yakin kamu mau berenti disini?" tanya Saga.
" Iaaa..!" ucap nya kesal.
" Ini gelap loh." ucap Saga yang sedikit khawatir.
" Gak papa aku sudah biasa." ucap luna kemudian ia segera membuka pintu mobil dan keluar. Saat Luna ingin melangkah tiba-tiba Saga menghentikan langkahnya." Tunggu,ucapan ku tadi gak semuanya becanda.Aku serius." ungkap Saga dengan tulus.Namun gadis itu hanya menanggapinya dengan tertawa tak percaya. " Iya..iya aku tau,makasih banyak untuk semua nya." Ujar Luna.
" Cepat jalan,aku tunggu kamu dari sini." ucap Saga.
Luna kemudian tersenyum dan melangkah menuju kontrakannya.Saga memperhatikan setiap langkah gadis tersebut dari dalam mobilnya.Ia tersenyum kemudian melajukan mobil nya ketika gadis tersebut sudah belok dan tak terlihat lagi.
Luna terus berjalan menyusuri gang menuju rumah kontrakannya.Wajah nya berseri saat mengingat kejadian ia mendapatkan perlakuan romantis dari atasan nya tersebut.
" Wah...wah..wah..ada yang lagi bahagia nih."
Tiba-tiba dari arah belakang terlihat bayangan seseorang dengan perawakan yang lebih tinggi dari nya.
" Siapa disana..?!" tanya Luna yang merasa terkejut.
" Hahaha...kamu pikirin aja sendiri ngapain aku kesini.Aku sudah menunggu lama,akhirnya ketemu juga disini." ujar orang tersebut.
Luna pun memundurkan langkahnya ia melihat kesekeliling namun keadaan gang tersebut begitu sepi.
Perlahan bayangan itu semakin mendekat dan terlihat semakin jelas.
__ADS_1
" Kamu?!" ujar Luna yang merasa tak percaya dengan apa yang dia lihat.