Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
belum mengenal wanita lain..?


__ADS_3

"duduklah Al.."kata Ayah


*kemudian Alven duduk disamping ayahnya..


"tumben kamu pulang cepat Al.."tanya ayah


:ya aku sangat merindukan kalian..


padahal hanya satu hari tidak bertemu.."kata Alven


ayahnya tersenyum


"kamu belum makan kan Al..


sekarang panggilah mama dikamar kita makan sama sama.."kata Agus


"baiklah yah.."kat Alven kemudian berjalan menuju kekamar mamanya..


"ma mama"kata Alven sambil mengetuk pintu


"iya Al masuklah.."kata mama


Al kemudian membuka pintu dan masuk kedalam kamar mamanya..


"ada apa Al..


dan sejak kapan kamu dirumah Al tadi waktu kita sampai mama tidak melihatmu"kata mama


"aku baru saja sampai ma..


makan siang sudah siap ma..


ayo kita makan ayah sudah menunggu dimeja makan"kata Alven dengan sangat lembut


Lina tersenyum


"baiklah ayo "kata mama kemudian berjalan bersama dengan Alvendra....


mereka berdua berjalan menuju ruang makan..


ayah tersenyum melihat putra dan istrinya..


kini mereka duduk ..mama mengambil makanan untuk suami dan anaknya..


mereka makan bersama tanpa ada obrolan ..


20 menit mereka selesai makan..


"Al kamu masih mau kembali ke kantor ,,?"tanya Agus

__ADS_1


"hmm..


aku akan pergi bertemu klien yah..


tapi tidak kembali kekantor.."kata Alven


Agus mengangguk..


Yah..ma aku pergi dulu ..


nanti malam aku tidak makan dirumah"kata alven


"kenapa Al.."tanya mama


"aku ada janji dengan orang.."kata Al singkat


Lina tersenyum


"mama tahu pasti kamu ingin bertemu dengan kekasihmu kan Al.."tanya Lina


Al menarik nafas panjang dan membuangnya..


"aku berangkat ma.."kata Al sambil mencium punggung tangan mamanya dan berganti ke Ayahnya..


Alven berjalan keluar dan langsung masuk kedalam mobil ..


"kita berangkat sekarang Bis.."kata Al


Al hanya memandang keluar jendela tanpa berbicara sepatah katapun....


30 menit mobil Alvendra berhenti disebuah kafe


Alven masuk diiringi oleh Bisma dan juga siska yang lebih dahulu sampai disana..


Mereka bertiga naik lift menuju lantai paling Atas..


:memangnya tidak ada tempat lain untuk pertemuan klien Sis .."tanya Alven tanpa menatap yang diajak berbicara..


"maaf tuan..


klien kita memilih disini.."jawab Siska


"Lain kali aku tidak mau lagi meeting di hotel ini..


cari saja hotel lain selain hotel ini.."kata Alven


"baik tuan.."kata Siska


"sial..hotel ini mengingatkanku dengan Sindy.."kata Alven dalam hatinya..

__ADS_1


dihotel ini lah Alven dan Sindy terakhir bertemu..


mereka sampai dilantai paling atas..


"silahkan tuan.."kata seseorang pelayan yang menyambut Alven


hmm "kata alvendra kemudian mengikuti pelayan ..


silahkan duduk tuan"kata pelayan tersebut..


Alven tidak menjawab dan langsung duduk dikursi yang telah disediakan untuknya..


baru beberapa detik Alven duduk klien mereka datang*..


.


.


.


.


"Ayah kamu lihat tadi Al.."tanya mama


"kenapa ma.."tanya Ayah


Linaa mendengus


"Alven sepertinya sudah mempunyai calon istri bukan.."kata mama


"menurutku Alven belum mengenal wanita lagi ma..


lihat saja wajahnya tidak pernah tersenyum selain dengan kita bukan.."kata Agus


wajah Lina berubah sedih..


benar..


mama ingat betul bagaimana keadaan Alven 4 tahun lalu..


walaupun dia belum bisa melupakan gadis itu tapi setidaknya keadaan Al perlahan membaik"kata Lina


"iya ma..


kita doakan saja Al benar benar bisa melupakan gadis itu dan secepatnya membuka hati untuk gadis lain dan segera menikah"kata Agus


iya yah..semoga saja.."kata Lina


.

__ADS_1


.


__ADS_2