
Karena semua sudah setuju kini Sindy sudah resmi menjadi model untuk produk baru perusahaan Alven..
Selesai meeting Alven langsung keluar dari ruangan dan diikuti oleh Bisma..
sampai diruangan Alvendra duduk dikursinya..
"Bis pastikan Sindy tidak mengangguku aku sudah muak dengannya..kalau karena bukan masalah pekerjaan aku tidak sudi bertemu dengannya lagi"kata Alven
"baik tuan.."kata Bisma..
"tuan sudah waktunya makan siang "kata Bisma
"hmm kita makan diluar saja kamu ikutlah denganku "kata Alven berdiri dan berjalan terlebih dahulu diikuti oleh Bisma dibelakangnya..
Alven dan Bisma sudah didalam mobil..
Bisma menyetir mobil menuju kesebuah restoran favorit Alven
setelah 30 menit Alven dan Bisma sampai disana..
Alven memesan makanan untuknya dan juga Bisma
Sindy sudah bersiap masuk kedalam restoran yang sama dengan Alven karena diam diam dia mengikuti Alven
"hai Alven apa aku boleh bergabung ?"tanya Sindy yang tiba tiba ada didepan Meja Alven dan Bisma
"bukankah masih banyak kursi yang kosong nona "kata Bisma dengan sopan
"aku tidak berbicara denganmu jangan ikut campur"bentak Sindy
"apa disini dihutan sampai kamu berteriak"kata Alven datar
Sindy kembali tersenyum dan duduk di samping Alven tanpa persetujuan
"maaf Al aku terbawa emosi"kata Sindy
"nona maaf untuk tidak duduk disana"kata Bisma sambil berdiri
"apaa kamu tidak bisa diam..kenapa selalu ikut campur"kata Sindy
__ADS_1
Mata Alven bertatap dengan Bisma kemudian Bisma duduk
makanan yang Alven peaan sudah sampai di meja
"Al ternyata makanan kesukaanmu tidak berubah"kata Sindy
Alven tidak menjawab dan mulai makan tanpa basa basi kepada Sindy..
"Alven benar benar menguji kesabaranku"kata Sindy dalam hatinya
"Al sini aku bantu"kata Sindy dengan lembut
*Alven menatap Si*ndy
"apa kamu mau membantuku?"tanya Alven
"tentu saja Al "kata Sindy dengan senang
"pergi dari sini dan jangan dekat denganku itu akan membuatku tidak terganggu"kata Alven dingin
Bisma yang mendengarnya tersenyum menahan tawanya..
wajah Sindy seketika Merah padam dan melihat kearah Bisma yang sedang menahan tawanya
"Al kamu keterlaluan "kata Sindy sambl berdiri dan meninggalkan Alven dan Bisma
"tuan anda benar benar hebat"kata Bisma
"hmm dia harus diberi pelajaran..enak sekali dia datang dan ingin membuat keadaan seperti tidak terjadi apa apa.."kata Alven
"benar tuan"kata Bisma
kini Alven dan Bisma kembali melanjutkan makan siangnya..
Setelah selesai makan Siang Alven dan Bisma kembali kekantor...
.
.
__ADS_1
.
.
Rahma berada didapur tengah menyiapkan makan malam untuk dirinya sendiri dan juga suaminya..
Rahma hanya memasak satu menu saja
Setelah selesai Rahma menaruh makanan diatas Meja makan kemudian meninggalkanya dan masuk kekamar dan membersihkan badannya..
Alven pulang sedikit lebih lambat sudah hampir jam makan malam Alven baru sampai dirumah
Rahma menunggu Alven di ruang tengah sambil menonton tv..
Alven masuk kedalam dan melihat Rahma yang tengah duduk memperhatikan tv..tanpa menyadari Alven sudah ada disana..
"hemm"suara Alven menyadarkan Rahma
"kak kak Alven sudah pulang.."kata Rahma
"hmm"kata Alven
"kak Alven mau mandi dulu atau langsung makan sekarang sudah jam makan malam "kata Rahma
"yasudah makan dulu"kata Alven kemudian berjalan kearah Meja makan dan duduk..
Rahma dengan sigap mengambilkan nasi dan lauk untuk Alven
"ini kak "kata Rahma meyodorkan piring
Alven manatap makanan tersebut
"makanan apa ini..?
apa kamu tidak bisa memasak yang lain lagi ..?
apa stok dikulkas tidak ada lagi ?
kenapa hanya memasak ini saja "kata Alven
__ADS_1
"ma maaf kak Rahma kurang enak badan jadi hanya memasak itu saja"kata Rahma
Alven berdiri dan menghempaskan makanannya kelantai dan meninggalkan Rahma