
Rahma tengah dan mengambil makanan hasil masakannya sendiri ..
satu piring penuh dengan nasi dan lauk 3 X lebih banyak dari porsi biasanya..
Rahma tersenyum
"aku lapar sekali akan aku makan banyak"gumam Rahma kemudian mulai melahap makanannya..
Alven baru bangun dari tidurnya.. dan menghubungi Bisma memberitahukan kalau dia tidak kekantor hari ini..
Alven kemudian kekamar mandi dan mencuci mukanya..
"apa Rahma masih sakit dia tidak membangunkan aku"gumam Alven sambil bercermin kemudian berjalan keluar dari kamarnya menuju kekamar Rahma
Alven membuka pintu kamar Rahma namun tak mendapati Rahma disana bahkan didalam kamar mandi juga tidak ada
"kemana anak ini?"tanya Alven pada dirinya sendiri kemudian keluar dari kamar Rahma
Alven menuruni tangga menuju ke dapur ..
belum sampai didapur Alven berhenti melihat Rahma yang tengah sibuk makan dengan sangat lahap dan banyak bahkan sangat banyak menurut Alven..
"lahap sekali dia makan"gumam Alven kemudian berjalan kearah meja Makan dimana Rahma duduk
"kak Alven "kata Rahma berdiir dengan mulut penuh
"sudah lanjutkan saja"kata Alven kemudian duduk
"kak Alven mau makan ?"tanya Rahma
__ADS_1
"tentu saja aku baru bangun dan lapar"kata Alven
"bukan kak Alven sudah sarapan tadi pagi..
tadi Rahma lihat ada piring disini"kata Rahma sambil mengambilkan makanan untuk Alven
Alven menyatukan alisnya
"oh itu bekas semalam"kata Alven Rahma hanya mengangguk kemudian memberikan piring berisi nasi dan lauk kepada Alven
"kak Alven tidak kekantor?"tanya Rahma
"tidak"jawab Alven kemudian melahap makanannya..
Rahma hanya ber oh saja dan kembali malanjutkan makannya..
"apa kamu sudah sembuh ?"tanya Alven
"hmm"kata Alven kembali makan
Rahma makan dengan lahap dan cepat ..dia selesai lebih dahulu dari pada Alven ..
Rahma kembali kedapur dan membersihkan alat alat masak yang dia pakai ..
Alven sudah menyelesaikan makannya dan pergi ke kamarnya..
"tumben sekali kak Alven tidak kekantor"gumam Rahma
"selesai hari ini aku akan membersihkan lantai atas"kata Rahma kemudian beralih mengambil alat yang akan dia gunakan..
__ADS_1
Rahma mulai mengerjakan pekerjaan yang sehari hari dia kerjakan namun baru beberapa menit Rahma bekerja badannya terasa lemas
"kenapa akhir akhir ini aku sering sekali tiba tiba seperti gak ada tenaga kayak gini"gumam Rahma sambil duduk dengan keringat dingin di keningnya..
"coba aku minum air hangat"kata Rahma berdiri dengan perlahan dan berjalan menuju kedapur..
Rahma berjalan menuruni tangan dengan hati hati begitu sampai didaputr Rahma langsung membuat minuman hangat kemudian duduk dan meminumnya..
"sakit apa aku ini?"tanya Rahma pada dirinya sendiri
"kenapa Rahma ?"tanya Alven tiba tiba
"eh kak Alven ..tidak kenapa kenapa kak "jawab Rahma
"buatkan aku minuman hangat juga"kata Alven
"baik kak "kata Rahma kemudian membuatkan Alven minuman..
"silahlahkan kak"kata Rahma
"hmm"jawab Alven
Rahma masih meneruskan meminum minumannya begitu juga dengan Alven yang duduk disana..
mata Alven memperhatikan Rahma
"sepertinya ada yang berubah dari Rahma tapi apa ?
apa seharusnya aku panggilkan saja dokter untuknya..?Alven berkata pada dirinya sendiri dengan mata yang tidak lepas dari Rahma
__ADS_1
"kenapa kak Alven melihatku"kata Rahma dalam hatinya dan tidak menatap Alven
"kenaapa juga aku sekarang tidak tega kepada Rahma apa yang salah denganku ?"tanya Alven kembali pada dirinya sendiri