Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
malam pengantin


__ADS_3

Akhirnya aku bisa berbaring.. lelah sekali hari ini.. dan sofa ini cukup nyaman untukku"kata Rahma dalam hatinya..


R


ahma mulai membaringkan badannya disofa..


Rahma bahkan sama sekali tidak keberatan jika dia harus tidur disofa..


bahkan dia merasa beruntung karena tidak harus tidur dengan suaminya..karena sejujurnya Rahma memang belum siap untuk menikah..


Hanya dalam beberapa menit saja Rahma sudsh terlelap..


Alven hanya berbaring dan memejamkan matanya..


"apa anak itu sudah tidur"tanya Alven pada dirinya sendiri..


Alven kemudian duduk dan melihat Rahma sudah tidurr..


"hah cepat sekali dia tidur.."kata Alven kemudian berjalan mendekat kearah Rahma


Alven duduk tepat didepan Wajah Rahma


"Anak ini terlihat cantik bahkan tanpa polesan makeup..


kenapa anak ini mau menikah denganku.."kata Alvendra


Alven sedikit tersenyum melihat Wajah Rahma yang sedang terlelap ..


Alven kembali membaringkan Badannya..menatap langit langit kamar yang sangat indah karena dihias..


"seandainya ini pernikahan yang aku inginkan..mungkin aku akan menghabiskan malam yang panjang.."kata Alven tersenyum kecut..


malam semakin larut cuaca yang dingin semakin menjadi..


Alven masih terjaga ..dengan pikiran yang entah kemana..


"haus sekali"gumam Alven kemudian duduk dan ingin mengambil minum disamping tempat tidurnya..


Alven minum tetapi matanya melihat Rahma yang tidur disofa yang jauh dari tempat tidurnya..


"kenapa anak itu.."kata Alven kemudian berdiri dan mengapiri Rahhma


tubuh Rahma bergetar karena dingin ..tetapi matanya masih tertutup..


Alven tersenyum kemudian berdiri mengambil selimut..lalu menyelimuti Rahma..

__ADS_1


setelah Alven menyelimuti Rahma tidur Rahma lebih nyenyak..


"ternyata anak ini kedinginan..


dasar kampungan..


apa aku matikan saja pendingin ruangan ini..


ah tidak ..tidurku tidak akan nyenyak.."kata Alven


"sudah jam 3 pagi..


kalau aku tidak minum obat aku tidak akan tidur"gumam Alven kemudian meraih beberapa butir obat tidur dan menelannya..


hanya beberapa menit Alvendra akhirnya tertidur..


.


.


.


.


"Akh...."rahma menggeliat ..


"indah sekali apa aku disurga sekarang"kata Rahma dalam hatinya..


"astaga..aku lupa ini rumah ibu Lina"Rahhma terperanjat dan Langsung duduk..


"hah sejak kapan aku pakai selimut ..apa mungkin kak Al yang menyelimuti aku"kata Rahma dalam hatinya lalu tersenyum..


"ya ampun aku tidur nyenyak sekali sudah jam 5 ..wanita macam apa aku ini dirumah orang bangun siang"kata Rahma pada dirinya sendiri..


Rahma berjalan menuju kekamar mandi..


mencuci wajahnya.. setelah selesai Rahma keluar..


Rahma melihat Alven tengah tidur nyenyak tanpa selimut..


"kak Alven tampan sekali "kata Rahma dalam hatinya lalu tersenyum


"kasihan sekali kak Al tidak pakai selimut pasti selimutnya diberikan kepadaku"kata Rahma kemudian berjalan mengambil selimut dan menyelimuti Alven


.

__ADS_1


Rahma berjalan keluar kamar ..


"dimana dapurnya.."gumam Rahma


"nona muda mau kemana...?"tanya Bikknur


"bikk menganggetkanku"kata Rahma mengusap dadanya..


"hehe maaf non...


nona mau kemana ini masih pagii.."kata biknur


"aku mencari dapur biknur..


dimana dapurnya ..


masih sepi sekali "kata Rahma


"nona lapar..."tanya bik Nur


"ah tidak bikk...


Rahma mau masak bikk"kata Rahma


"aduh non..


tidak perlu non..


nona tunggu dikamar saja..


nanti kalau sudah siap saya panggil.."kata Biknnur


"tapi bikk Rahma sudah biasa.."kata Rahma


"jangan non nanti bik nur dimarahin sama nyonya.."kata bik nur


"Rahma bantu bantu saja deh bikk..


Rahma gak biasa diam pagi pagi bikk tolonglah..


nanti kalo ibuk eh mama maksudnya marah biar Rahma yang bicara.."kata Rahma


"yasudah non tapi nona lihat saja ya"kata bikk Nur..


baikah bikk siap"kata Rahma...

__ADS_1


.


.


__ADS_2