
Rahma duduk dibelakang dengan ibu Fatma ..sedangkan pak Ujang duduk didepan bersama dengan supir dari keluarga widjaja..
Rahma hanya menatap kearah luar jendela..
matahari bahkan belum menampakan sinarnya tapi Rahma ibu dan bapaknya sudah berangkat..
masih teringat begitu jelas air mata dari adik adik Rahma..
melihat adik adiknya menangis membuat hati Rahma begitu sedih..
bagaimanapun juga..Rahma terbiasa dengan mereka..dan selama ini Rahma memang tidak pernah pergi jauh dari rumah..
untuk pertama kalinya Rahma harus keluar rumah tapi tidak untuk bekerja seperti yang dia inginkan tapi dia keluar rumah untuk menikah..
Rahma apa yang kamu pikirkan ..?"tanya ibu Fatma yang dari tadi memperhatikan Rahma
Rahma memberikan senyumnya..
"tidak ada bu..
Rahma tidak memikirkan apa apa"jawab Rahma
ibu Fatma hanya tersenyum*...
.
.
.
.
Dikediaman keluarga Widjaja..
persiapan pernikahan sudah 99%.
Alven yang dari kemarin berada didalam rumah semakin suntuk melihat orang orang yang sibuk..
Alven berjalan mencari mama yang ternyata berada dikamar..
"ma mama .."panggil Alven
"masuklah Al.."kata mama
Alven masuk kedalam kamar mamanya dengan wajah ditekuk..
"Al kenapa dengan wajahmu.."tanya mama
"Al suntuk ma..
Al mau keluar sebentar.."kata Alven
"tidak bisa..
kamu besok akan menikah..
tidak baik jika masih kluyuran.."kata Mama
"aku tidak akan aneh aneh ma..
aku pergi juga bersama Bisma"kata Alven
"heh..
anak itu juga akan menurut dengan perintahmu..
jadi jangan buat alasan..kamu dirumah saja"kata Mama
"ayolah ma hanya sebentar"kata Alven
"Al bisakah kamu diam .."kata mama dengan sorot mata tajam membuat nyali Al ciut
"ma.."kata alven
"apa lagi.."kata mama datar
"kapan calon istri Alven datang..
Al mau menikah tapi tidak tahu calon istri Al seperti apa..
seperti membeli kucing dalam karung"kata Alven
mama langsung memberikan senyuman..
"kamu sudah tidak sabar ya Al..
hari ini dia datang Al..
tapi tidak kesini..
mama mengirim keluarga Rahma dihotel terbaik..
dan besok pagi baru mereka kesini
kamu tenang saja Al..mama kan sudah lihat calon istrimu .."kata mama dengan senyumnya..
"giliran ditanya masalah menantunya langsung dijawab"kata Alven dalam hatinya dengan kesal
"Al..."panggil mama
"ada apa ma.."kata Alven
"dia masih sangat muda..
perlakukan dia dengan lembut..
__ADS_1
jangan bersifat kasar dengannya Al.."kata mama
"hmm"kata Alven
"maama serius Alvendra Widjaja"kata mama
"iya iya..
udah Al mau kekamar saja"kata Alven bergegas meningalkan mamanya..
dengan cepat Alvendra masuk kedalam kamar sementaranya dan langsung menutup pintu..
"apa apaan mama..
memangnya seperti apa wanita itu..
memangnya dia siapa.."kata Alvendra.
Alven mengambil ponselnya..
dan menghubungi Bisma..
📞hallo tuan muda"kata Bisma
📞kamu dimana..?
bantu aku agar keluar dari rumah "kata Alven
📞saya bersama dengan ayah tuan.."kata Bisma
📞sebenarnya kamu bekerja untukku atau untuk ayahku ..
bisa bisanya kamu bersama dengannya..bukanya membantuku"kata Alven
📞maaf tuan"kata Bisma tapi tidak dijawab oleh Alven ..
Alven langsung menutup ponselnya..
"akh..
kenapa waktu lama sekali..
aku sudah sangat ingin keluar rumah.."kata Alvendra
Al hanya menghabiskan waktunya dikamar pengganti tanpa melakukan apapun membuat waktu berjalan begitu lambat..
sedangkan Bisma yang seharusnya mengikuti Alven dia bersama dengan ayah Alven karena pak Agus tahu benar pasti Alven akan meminta Bisma untuk membantunya keluar dari rumah..
semua orang seakan sudah kompak membuat Alvendra tidak bisa kemana mana...
.
.
.
.
"ini dimana pak..
bukankah ini hotel"tanya pak Ujang
"benar pak..
untuk malam ini bermalam dihotel..
dan besok pagi pagi kita kerumah Widjaja..sebelum acara.."kata supir
"oh begitu baiklah..
bu nak ayo turun"kata bapak Ujang..
ibu Fatma dan Rahma mengangguk kemudian turun dari mobil..
baru turun beberapa orang sudah mendekati mereka dan membawakan barang barang..
bapak ujang ibu Fatma dan juga Rahma mengikuti orang orang tersebut..
"buu tinggi sekali.."bisik Rahma
"iya sayang..
disini tempat orang orang menginap.."kata ibu Fatma
Rahma tampak heran dan tersenyum melihat kekanan dan kekiri..
karena ini pertama kalinya Rahma kekota..
"silahkan masukk kesini bapak ibu.."kata salah seorang yang membawa barang barang mereka..
mereka masuk kedalam lift..
Rahma tampak berpengangan dengan ibu Fatma..dan memejamkan matanya..
"Rahma kenapa...?"tanya ibu Fatma
"aku sedikit pusing bu..
apa masih lama.."tanya Rahma
tidak sayang ..
Lift ini akan berhenti begitu kita sampai"kata ibu Fatma
Rahma menngganguk..
__ADS_1
ting...
pintu Lift terbuka..mereka keluar dari sana..
petugas tersebut membuka pintu dan masuk kesana diikuti oleh Rahma ibu dan bapaknya..
"jika perlu aapa apa ibu dan bapak bisa gunakan telfon ini..
sebentar lagi makan siang akan diantar ..
kalau begitu saya permisi dulu ..
selamat istirahat"kata petugas tersebut danbu keluar kamar..
"buu bagus sekali kamarnya.."kAta Rahma
"benar sayang..
ini bagus sekali"kata ibu Fatma
pak Ujang sudah berdiri ditepi jendela melihat keluar.
"bu lihatlah kemari"kata pak Ujang..
ibu Fatma dan Rahma mendekat
"waahh indah sekali..
kita berada dipaling atas ya pak"kata ibu Fatma
"sepertinya begitu bu.."kata pak Ujang..
"pasti kalau ada adik adik mereka sangat senang"kata Rahma
"iya sayang..
akan ada waktunya nanti mereka bisa pergi kekota juga."kata ibu Fatma
Rahma mengangguk..
"buu Rahma kekamar mandi dulu"kata Rahma
"iya nak.."kata ibu Fatma
Rahma melihat ada 2 pintu dan membuka satu persatu untuk menemukan kamar mandi .
"bahkan kamar mandi saja sebagus ini..
sekaya apa ya bu Liina dan pak Agus"gumam Rahma sambil menggelengkan kepala
"Rahma cepatlah sedikit..
makanan sudah sampai"kata ibu Fatma didepan pintu
"iyaa buu"kata Rahma melanjutkan mencuci mukanya
5menit kemudian Rahma keluar dari kamar mandi..
Rahma duduk menghampiri ibu dan bapaknya..
"ayo Rahma kita makan.."kata ibu Fatma
"iya bu"kata Rahma
"makanannya kelihatan enak "kata pak Ujang
"benar pak..
ayo kita coba makan"kata ibu Fatma
kini mereka bertiga makan bersama ..
20menit mereka selesai makan..
"bu pak..
makanan ini enak..
tapi masih enak makanan buatan ibu"kata Rahma
"benar kata Rahma..
kelihatanya saja makanan ini enak..tapi ternyata lebih enak masakan ibu"kata pak Ujang
ibu Fatma menggeleng
"ini makanan enak..
lidah kalian saja terbiasa masakan kampung"kata ibu Fatma dan membuat mereka tertawa disana..
ya ini pertama kalinya Rahma makan mewah..
bukanya merasakan sensasi enak..tapi malah sebaliknya ..
ya karena memang benar lidah mereka lidah kampung pasti lebih suka masakan rumahan..
" buu baju ganti bapak mana"kata pak Ujang..
"sebentar pak..
bapak mau mandi"kata ibu Fatma
"iya bu..
perjalan jauh kalau tidak mandi gak segar badan rasanya.."kata pak Ujang
__ADS_1
ibu Fatma mengangguk dan mengambil baju ganti pak Ujang