Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
manusia misterius


__ADS_3

Ibu Lina menghubungi ibu Fatma..


📞halo bu Fatma.."kata ibu Lina


📞iya buu.."kata ibu Fatma


📞apa saya menganggu bu..?"tanya ibu Lina


📞tentu saja tidak bu..


*ada apa ya bu Lina.."tanya ibu Fatma


📞begini bu..


kami berencana akan menikahkan Rahma dan putra saya minggu depan"kata ibu Lina


📞secepat itu bu.."tanya ibu Fatma


📞iya buu..


saya ingin segera Rahma menikah..


maaf ya bu karena saya tidak seharusnya menelfon untuk memberi kabar seperti ini.."kata ibu Lina


📞iya tidak apa apa bu..saya makhlum perjalan kemari jauh"kata ibu Fatma


📞nanti satu hari sebelum pernikahan ibu bapak dan juga Rahma akan dijemput oleh supir dari sini bu.."kata ibu Lina


📞tapi bu..


kalau saya harus pergi bagaimana dengan anak anak"kata ibu Fatma


📞nanti saya akan memberikan 2 asisten rumah tangga bu disana..


dan kalau ada diantara anak anak ibu yang ingin hadir boleh diajak saja."kata ibu Lina


📞oh begitu ..baiklah bu.."kata ibu Fatma sambil mengangguk


📞 ibu Fatma..


tidak perlu membawa apapun


semua sudah saya persiapkan disini..dan juga masalah surat surat nanti akan diurus orang suruhan saya nanti."kata ibu Lina


📞baiklah bu..


terimakasih"kata ibu Fatma


📞*nanti pernikahan Rahma tidak ada pesta ya bu..


yang hadir hanya keluarga dekat saja ini permintaan anak saya.."kaya Lina


📞iya bu..saya ikut saja yang penting terbaik untuk semuanya..dan terimaksih.."kata ibu Fatma


📞Seharusnya saya yang berterimakasih bu..


saya sangat beruntung bisa mempunyai menantu seperti Rahma"kata ibu Lina


📞ibu Fatma tersenyum


baiklah bu..


saya akan memberi tahu Rahma masalah ini"kata ibu Fatma


📞iya bu..


kalau begitu saya tutup telfonnya.."kata ibu Lina


📞iya buu"kata ibu Fatma..kemudian telfon tertutup..


ibu Fatma kemudian berjalan mencari Rahma yang sedang ditaman bersama adik adiknya..


"Rahma"panggil ibu Fatma


"iya buu"kata Rahma


"tadi ibu Lina menghubungi ibu"kata ibu Fatma


"ada masalah apa bu.."tanya Rahma menatap ibu Fatma


"kata ibu Lina pernikahan akan dilangsungkan minggu depan semua akan disiapkan oleh keluarga mereka kita tinggal datang saja"kata ibu Fatma


"tapi kenapa bu secepat ini.."tanya Rahma


"kata ibu Lina dia sudah tidak sabar ingin kalian menikah Rahma.."kata ibu Fatma


"tapi bu.. Rahma sebenarnya malu"kata Rahma


"kata ibu Lina..pernikahan kalian akan dihadiri kerabat dekat saja Rahma..


kemungkinan tidak terlalu ramai"kata ibu Fatma


Rahma mengangguk..


"baiklah.buu"kata Rahma

__ADS_1


kemudian ibu Fatma masuk kembali kedalam*..


.


.


.


.


.


Alvendra memutuskan pergi bersama dengan Bisma setelah makan siang dan pembicaraannya dengan mama dan ayahnya membuat Alven malas berada dirumah..


akhirnya dia memutuskan untuk kekantor padahal Alven sendiri kemarin yang minta untuk tidak kekantor..


"apa kau tahu Bisma aku akan menikah"kata Alven kepada Bisma didalam mobil


"benarkah..tuan muda..


selamat tuan muda"kata Bisma


"selamat katamu ..


kamu tahu aku menikah dengan wanita berusia 18 tahun dan baru saja lulus sekolah"kata Alven


"bagaimana bisa tuan"tanya Bisma


"Entahlah ini kemauan mama dan ayah..


aku sudah berusaha menolaknya.."kata Alven


"kapan pernikahan berlangsung tuan..


apa perlu saya membantu mengurus undangan"tanya Bisma


"minggu depan


tidak tidak perlu..


pernikahan ini akan tertutup ..


hanya orang rumah dan keluarga dekat saja yang akan datang..pernikahan ini jangan sampai bocor ke orang kantor apalagi media.."kata Alven


"kenapa tuan.."tanya Bisma


"cih..


aku tidak mau orang orang tahu aku menikahi anak kecil..


lagi pula aku belum siap menikah..


aku yakin gadis itu hanya mengincar harta saja"kata Alven


"bagaimana anda yakin tuan muda"tanya Bisma


"tentu saja ..


dia dari panti asuhan dan setelah menikah denganku dia akan kuliah ..


bukankah dia tidak perlu memikirkan uang lagi untuk biaya kuliah"kata Alven


Bisma hanya mengangguk


kini mereka sampai dikantor..


alvendra langsung masuk kedalam diikuti oleh Bisma..


"kamu lihat bukan ceo kita..


dia tampan sekali"kata wanita disana tidak lain karyawan Alven


"benar..


aku sangat ingin menjadi istrinya..


lihat saja dia sangat tampan dan paling penting dia kaya"


"tapi aku ragu..bahkan dia tidak pernah tersenyun dengan orang lain..


apa kita bisa hidup dengan manusia misterius "


"haha benar juga yaa"kata mereka terkekeh..


Alvendra berada diruanganya..


sejak tadi wajahnya memang sangat tidak bersahabat..


Bisma kamu keluarlah aku ingin istirahat disini ..


nanti aku akan hubungi jika ada perlu"kata Alven


"baik tuan muda.."kata Bisma kemudian keluar dari ruangan Alven


Alven melepas jas yang dia pakai..

__ADS_1


kemudian berjalan ke arah ruangan lain..


ya Ruang kerja Alven mempunyai satu ruangan lagi..


hanya Alven yang bisa masuk kesana..


disana ada satu tempat tidur yang tidak terlalu besar cukup untuk Alven tidur sendiri dan beberapa pakaian ganti milik Alven


Alven menelan beberapa butir obat dan merebahkan badanya dikasur..


rumit sekali hidupku..


lebih baik aku tidurr"kata Alven kemudian memejamkan matanya..


*sebelumnya Alven tidak pernah tidur siang..


karena pikirannya yang kacau membuatnya memutuskan untuk tidur walaupun dibantu dengann obat tidur..


kamar ini biasanya Al gunakan hanya untuk meregangkan pinggangnya jika terlalu banyak pekerjaan dan tidak pernah dia tidur disana..


sudah lewat jam makan malam Alven belum juga bangun..


sedangkan Bisma masih setia menunggu Alven diluar walaupun perutnya lapar..


keadaan kantor sudah sepi..


karena semua karyawan sudah pulang..


hanya beberapa cleaning service yang belum selesai bekerja dan security disana..


*Alven menggeliat.. dan membuka perlahan matanya...


"hah sudah malam"kata Alven yang melihat jam ..


Alven langsung bangun dan menghubungi Bisma


Bisma masuk keruangan Alven..


"Bisma apa kamu sudah makan"tanya Alven


"belum tuan muda"ujar Bisma


"Aku tidak ingin pulang malam ini...


kita pergi ke club malam saja..sekalian makan disana"kata Alven


"baik tuan muda"kata Bisma


mereka berjalan keluar ruangan..


mereka masuk ke lift dan langsung sampai dilantai dasar..


Bisma dengan cepat membuka pintu mobil setelah Alven masuk bisma menyetir mobil menuju ke club yang biasa Alven datangi..


jalannan tidak begitu ramai..hanya beberapa menit mereka sampai disana..


Alvendra berjalan didepan diikuti Bisma dibelkangnya..


"hai tuan Alvendra sudah lama tidak kesini"kata Joe pemilik club


Alven hanya menyunggingkan sedikit senyumnya kemudian duuduk..


"mau minum apa tuann"kata Joe


"aku tidak ingin minum..


aku ingin makan saja dulu"kata Alven


"baikk tuan"kata Joe


"dan satu lagi berhenti menanggilku tuan atau aku tutup tempat ini"kata Alven


"hahahaha...."


joe hanya tertawa dan meninggalkan Alven dan Bisma


banyak wanita wanita yang mencoba mendekati Alven ..


tapi Alven sama sekali tidak tertarik..


Alven memberikan beberapa lembar uang dan menyuruh wanita wanita itu pergi..


"kamu lihat bukan Bisma..


wanita hanya butuh uang..


begitu aku beri uang dia menurut .."kata Alven


"benar tuan..


tapi mereka sangat berharap bisa tidur dengan anda.."kata Bisma


"cih jangan mimpi..


aku tidak akan tidur dengan mereka"kata Alven

__ADS_1


kemudian makanan yang dia pesan sampai


Alven dan Bisma makan di satu meja yang sama*..


__ADS_2