
Alven masih belum bisa tidur dia masih duduk di teras kamarnya dia sudah harus kembali ke kantornya mulai besok
Alven menatap jam yang ada diponselnya sudah hampir tengah malam Alven berdiri dan berjalan keluar dari kamarnya dia ingin kedapur mengambil air minum namun Alan berhenti didepan pintu kamar Rahma karena mendengar suara Rahma
"Rahma dia pasti mual lagi"kata Alven dan tanpa permisi dia masuk kedalam kamar Rahma
benar saja Rahma duduk didepan pintu kamar mandi seperti malam malam yang sudah dilaluinya..
"Rahma "ujar Alven
Rahma hanya diam menatap Alven dengan tatapan sayu tanpa permisi Alven mengangkat tubuh Rahma keatas Ranjang mata Alven beralih melihat obat dimeja
"Rahma kamu tidak minum obat ?"tanya Alven
Rahma hanya menggeleng
"kenapa perasaanku nyaman sekali jika dekat dengan kak Alven ?"kata Rahma dalam hatinya
"kenapa tidak minum obat sekarang minum aku bantu"kata Alven
Rahma masih menggeleng
"kalau kamu tidak minum obat bagaimana kamu akan sehat Rahma"kata Alven
Alven kemudian berdiri dan mengambil air serta obat untuk Rahma
__ADS_1
"ayo Rahma aku bantu "kata Alven
Rahma masih menggeleng bahkan wajahnya berpaling
"akh kenapa kamu keras kepala sekali Rahma "kata Alven dalam hatinya tidak mungkin dia mengeluarkan suaranya karena bisa bisa Rahma akan marah lagi dengannya
Alven meletakan obat dan air itu keatas Meja dan duduk disamping Rahma yang berbaring
"Rahma minumlah obat ,ada apa denganmu kenapa kamu seperti ini apa kamu masih benar benar membenciku ..
pikirkan janin yang ada diperutmu "kata Alven
Rahma mendengar ucapan Alven entah kenapa air matanya menetes kala Alven menyinggung tentang janinnya
Rahma duduk dan menatap Alven
Alven menyentuh kedua bahu Rahma
"kenapa katakan aku akan membantumu "kata Alven
"Rahma tidak mau minum obat kak Rahma tidak bisa "kata Rahma dan Alven langsung memeluk Rahma ..
"oke Rahma tapi kamu jangan menangis seperti ini"kata Alven mengusap punggung Rahma
"berbaringlah dan tutup matamu kamu selalu kurang tidur setiap Malam"ujar Alven melepas pelukannya dan Rahma menurut perkataan Alven
__ADS_1
"Rahma biarkan aku tidur disini aku akan menjagamu"kata Alven
"tidak kak Rahma ingin sendiri"kata Rahma
"baiklah aku tidak akan memaksa ..
kalau perlu apa apa panggil saja aku
aku akan tidur disofa"kata Alan
"hmm baik kak"kata Rahma
Alven berjalan meninggalkan Rahma menuju kesofa yang ada dikamar Rahma Alven tidak tega jika harus meninggalkan Rahma setelah selama hampir 2 minggu mereka tidur dalam satu ruangan dirumah sakit..
Alven merebahka badannya disofa dengan kaki yang menggantung karena sofa itu tidak cukup panjang untuk Alven
Alven mencoba menutup matanya namun dia tidak bisa tidur juga
"akh kenapa aku kembali susah tidur"Alven duduk dan mengacak Rambutnya dilihatnya Rahma suda tertidur pulas
"kemarin kemarin aku bisa tidur dirumah sakit tapi kenapa sekarang tidak ?"tanya Alven pada dirinya sendiri
"apa aku harus minum obat ??
tunggu aku selalu bisa tidur tanpa obat jika dekat dengan Rahma .."gumam Alven kemudian mencoba mengingat kembali bahwa memang jika dia dekat dengan Rahma dia tidak memerlukan obat tidur
__ADS_1
"akan aku pastikan dulu"kata Alven kemudian mendekat kearah Rahma
Alven berbaring di lantai namun tangannya menggengam tangan Rahma ..Alven memilih tidur dilantai karena takut jika Rahma akan marah