
Pak Agus mengendarai mobilnya tidak terlalu kencang..
ibu Fatma dan mama Lina masih berbincang
tiba tiba saja mobil dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi menuju ke mobil mereka..
"yah awas mobill didepan kita"kata mama Lina
pak Agus dengan cepat membanting stir mobil tapi tidak bisa karena mobil didepan sudah menabrak mobilnya..
"akh..."teriak mereka bersamaan..
mobil mereka terguling ke arah jurang
"ibu bapak mama ayah"teriak Rahma
"akhh "teriak mereka kembali
mobil terus berguling sampai pintu disamping Rahma terlepas..
dengan cepat ibu Fatma mendorong tubuh Rahma keluar dari mobil..
sedangkan mereka berempat masih didalam mobil yang berguling kebawah..
"tolong.."teriak Rahma
yang juga terguling meski sudah keluar dari mobil
.
.
.
.
.
.
.
📞tuan tuan"kata Bisma
📞hmm"kata Alven yang memang masih belum tidur
📞tuan muda mobil yang dikendarai tuan mengalami kecelakaan"kata Bisma
__ADS_1
📞APA.."kata Alven langsung berdiri
📞cepat kemari "kata Alven langsung menutup ponselnya
"oh tuhan selamatkan mama dan ayah"gumam Alven disela sela dia sedang berganti baju
hanya 10 menit Bisma sudah sampai dirumah Alven
"Bisma kamu pindah biar aku saja yang menyetir"kata Alven
"tapi tuan muda"kata Bisma
"Pindah "bentak Alven dan Bisma langsung turun dari mobil
kini Alven yang menyetir mobi
Alven menyetir mobil seperti orang kesetanan
"dimana lokasinya"tanya Alven tanpa mengalihkan pandangannya
"ada disana tuan"tunjuk Bisma ke arah ponsel
"hmm"kata Alven
"tuhan tolong selamatkan aku"kata Bisma dalam hatinya kerena Alven menyetir mobil seperti tidak ada rem
"tuan Alven sangat mengerikan jika membawa mobil dengan keadaan emosi"kata Bisma dalam hati
sebaiknya saya saja yang menyetir"kata Bisma
"diam"kata Alven dingin
"apa sudah ada bantuan disana"tanya Alven datar
"sudah tuan ."kata Bisma
Alven kembali diam dengan tatapan tajam
Alven hanya menginjak gas tanpa menginjak rem ..
"aku harus cepat sampai disana..
aku tidak mau mereka kenapa kenapa..
pantas saja firasatku tidak enak..
sial"kata Alven berbicara dengan dirinya sendiri
__ADS_1
"tuan hati hati tuan"kata Bisma
"diamlah"kata Alven kembali berhasil membuat Bisma diam
"jika menyetir mobik seperti ini..
yang ada kita juga bisa kecelakan tuan tuan"kata Bisma dalam hati
"buang pikiranmu itu"kata Alven dingin
mata Bisma membulat dan menatap Alven
"bagaimana tuan tahu pikiranku
apa tuan bisa membaca pikiran seseorang"Bisma berbicara tanpa bersuara
"aku bilang buang pikiranmu itu .
kalau kau takut tutup saja matamu"kata Alven
"ba baik tuan muda"jawab Bisma cepat
"benar tuan bisa membaca pikiran"Bisma kembali berbicara dengan dirinya sendiri
setelah 4 jam Alven dan Bisma sampai disana
sudah banyak mobil polisi dan juga ambulance disana
Alven berjalan mendekat
"bagaimana apa mereka semua selamat"tanya Alven pada polisi
"kami belum berhasil turun pak karena saat kami akan turun salah satu mobil disana meledak dan terbakar"kata polisi
"hah apa yang kalian lakukan disini
hanya menonton
disana ada mama dan juga ayahku..
aku tidak mau tahu cepat turun selamatkan mereka"kata Alven dengan mata memerah karena emosi
"sabar pak..
tim kami juga sedang berusaha mencapai lokasi"kata polisi
"akh.."teriak Alven memegang kepalanya..
__ADS_1
"tuan sabar tuan kita berdoa saja mereka baik baik saja"kata Bisma
"diamlahhh"teriak Alven*