
Alven tertidur disamping Rahma tetapi tubuhnya tidak terlalu dekat dengan Rahma
dan kini sudah pukul 2 pagi
tiba tiba Rahma terbangun dari tidurnya
"ibuuu..."teriak Rahhma dan langsung terduduk
"aduhh"kata Alven yang jatuh dari tempat tidur karena kaget
"hah kak Alven"kata Rahma melihat Alven
"ada apa Rahma kenapa kamu berteriak"tanya Alven
"tidak apa apa kak..
kakak kenapa tidur dibawah"tanya Rahma
"aku tidur bagaimana bisa "tanyaa Alven dalam hatinya
"aku kaget mendengarmu berteriak"kata Alven mengusap pantatnya yang sakit
"maafkan aku kak"kata Rahma
"ya aku tidak apa apa"kata Alven kemudian tangannya menyentuh kening Rahhma
"kamu masih demam.."kata Alven
"aku tidak apa apa kak"kata Rahma
"berhenti mengatakan tidak apa apa Rahma
sekarang minumlah ini"Alven memberikan 2 butir obat dan segelas air
"apa ini kak Rahma tidak mau"kata Rahma menutup mulutnya dan menggeleng
"hah..
kamu demam cepat minum ini..
ini obat dari dokter"kata Alven
"tidak kak Rahma.tidak mau.."kata Rahma
Alven membuang nafasnya kasar kembali meletakan obat
"kalau begitu minum air ini saja..
setelah itu kembalilah tidur ini masih malam"kata Alven
__ADS_1
Rahma mengangguk dan meminum air yamg diberikan Alven
"sekarang tidurlah..
aku akan tidur disofa"kata Alven
"iya kak terimakasih"kata Rahma tersenyum kepada Alven
"hmm "kata Alven
"ah senyum rahma"kata Alven dalam hatinya..
kemudian membaringkan badannya disofa
Rahma membaringkan tubuhnya
"apa kak alven merawatku..
baik sekali kak Alven"kata Rahma dalam hatinya sambil menatap Alven yang berbaring disofa
kemudian
Rahma kembali memejamkan matanya..
"Apa tidak salah tadi aku tidur
bagaimana bisa..
Alven menoleh kearah Rahma
"apa dia sudah tidur.."gumam Alven
sambil memperhatikan Rahma
"hmm dia sudah tidur"kata Alven
Allven kembali mencoba memejamkan matanya
"ah kenapa sekarang tidak bisa tidur"kata Alven bangun dari tidurnya..
"apa aku coba saja tidur disamping Rahma lagi.."kata Alven sambil melihat kearah ranjang Rahma
*Alven berjalan perlahan mendekat ke ranjang dan merebahkan tubuhnya disamping Rahma
Allven memandang wajah Rahma
"dia cantik sekali.."gumam Alven
"hah apa yang aku lakukan "kata Alven dalam hatinya kembali berdiri dan menjauh dari ranjang..
__ADS_1
"lebih baik aku cepat tidur.."kata Alven kembali menelan obat tidurnya dan berbaring di sofa
.
.
.
.
.
.
Rahma membuka mata perlahan..
"lapar sekali.."gumam Rahma
"kak Alven benar banar tidur disofa"kata Rahma
"aduh kepalaku kenapa pusing..
pasti karena aku lapar"kata Rahma kepada dirinya sendiri dan sedikit tertawa
Rahma berjalan masuk kedalam kamar mandi
dan memperhatikan pakaiannya
"astaga pakaianku berubah siapa yang menganggantinya"ucap Rahma panik
dan langsung berlari keluar kamar mandi
"kak kak Alven bangun"kata Rahma sambil menggoyangkan kaki Alven
"hmm ada apa "kata Alven dengan suara parau tanpa membuka matanya
"kak bangun kak lihat bajuku"kata Rahma panik
Allven langsung duduk dan melihat Rahma
"ada apa kenapa dengan bajumu"tanya Alven
"kak kemarin Rahma tidak memakai baju ini..kemana baju Rahma kak?"tanya Rahma
"bajumu basah jadi diganti"kata Alven
"siapa kak yang ganti baju Rahma"tanya Rahma serius
lven tersenyum usil
__ADS_1
"tentu saja aku siapa lagi aku suamimu...."kata Alven*