
Keadaan Rahma berangsur pulih walaupun ingatanya masih hilang Tetapi dia sudah diijinkan untuk pulang
Rahma dibawa oleh Bisma ke Apartemen Alvendra
"silahkan masuk nona"kata Bisma
Rahma berjalan masuk kedalam kamar apartemen dan duduk disofa
"nona lihat ini ini foto pernikahan Anda"kata Bisma
"Apa benar aku sudah menikah tapi kenapa aku tidak ingat"kata Rahma dalam hatinya sambil menatap foto
"maaf tuan tapi aku sama sekali tidak mengingatnya..
kenapa aku bisa lupa semuanya"tanya Rahma
"nona mengalami kecelakaan kepala nona terbentur dan menyebabkan Amnesia"kata Bisma
"Entahlah aku belum bisa mengingatnya"kata Rahma menundukan kepala
"Jangan dipaksakan nona..
kalau begitu saya pergi dulu semua bahan makanan sudah tersedia"kata Bisma
"terimakasih"kata Rahma
Bisma keluar dari sana dan mengunci pintu
karena Alven berpesan agar dia tidak keluar dari sana
Rahma berjalan kearah jendela..
"*Apa benar aku sudah menikah ..bagaimana bisa Dimana ibu dan bapak "kata Rahma sambil menatap keluar
Rahma Hanya diam dan duduk memandang ke arah luar jendela dengan tatapan kosong
.
.
.
__ADS_1
.
.
Bisma sudah sampai dirumah sakit dan menghampiri Alven yang duduk didepan ruangan mamanya
"Tuan"kata Bisma
"hmm"kata Alven
"Tuan nona sudah sampai diapartemen"kata Bisma
"iya biarkan saja dia disana..
aku tidak mau dipulang kerumah.."kata Alven
"iya tuan"kata Bisma
Alven bangun dari duduknya
"Aku akan masuk dulu"kata Alven
"iya tuan"kata Bisma
"ma cepat bangunlah"kata Alven dengan memandang mamanya
*Mata Alven melihat jari jari mamanya yang mulai bergerak perlahan lahan
"ma mama dengar Al kan ma"kata Alven walaupun mata mamanya masih terpejam tapi Al yakin bahwa mamanya mendengarnya
"ma ayo ma buka mata mama"kata Alven sambil menekan tombol untuk memanggil dokter
"mama Alven disini ma ..Alven disini
ayo bangun ma buka mata mama"kata Alven disamping telinga mamanya
"Ada apa pak"kata dokter yang sudah tiba diruangan mamanya
"cepat periksa mamaku..
tadi jari jari mama sudah bergerak"kata Alven
__ADS_1
"baik pak"kata dokter
Alven mundur dan membiarkam dokter memeriksa keadaan mamanya
"semoga mama lekas sembuh..
Al akan selalu menjaga mama"kata Alven dalam hatinya dan matanya masih terus memperhatikan mamanya yang tengah di periksa oleh dokter
Dokter berbalik menghampiri Alven
"bagaimana dok?"tanya Alven
"sepertinya kondisi ibu anda sudah mulai membaik kita sama sama berdoa saja agar beliau bisa sembuh"kata dokter
"Dok apa mama mendengar ucapan kita"tanya Alven
"sebagian orang dalam kondisi seperti ini masih bisa mendengarkan dengan jelas ucapan kita pak.."kata dokter
"baiklah dok aku akan selalu berbicara dengan mama agar dia cepat bangun dari komanya"kata Alven
"iya pak semoga beliau secepatnya sadar..
karena kondisinya saat ini sudah membaik tidak seperti kemarin kemarin"kata dokter
"terimakasih dok"kata Alven
"sama sama pak..
saya permisi"kata Dokter
"iya dok terimakasih"kata Alven lagi
setelah dokter keluar Alven kembali duduk disamping mamanya.. dan menggenggam tangan mamanya dengan lembut
"ma cepatlah bangun ..
AL Sangat menyanyangi mama ..
mama adalah hidup Al..
Al ingin mama bangun dan menemani Al lagi..
__ADS_1
Al sayang mama"kata alven mencium tangan mamanya berkali kali..