Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
akan mulai kuliah


__ADS_3

kini Rahma dan Alven sudah berada didalam mobil tentunya dengan bisma


"Bis kita cari kampus terbaik"kata Alven


"iya tuan"kata Bisma


"tidak perlu yang bagus kak..


yang biasa juga tidak apa apa..


yang dekat dari rumah saja..


Rahma belum hafal jalannya"kata Rahma tanpa menatap Alven


"tenang saja banyak mobil dan juga supir yang siap mengantarkanmu"kata Alven


"tidak perlu kak..


Rahma tidak mau merepotkan"kata Rahma


"hmm"kata Alven


setelah 1 jam Bisma berhenti disebuah kampus PP kampus terbaik dikota itu


"masuklah kesana dan daftarlah"kata Alven


"Rahma mengangguk dan turun dari sana tanpa Alven


"Bis apa kamu sudah tahu alasannya"tanya Alven


"sudah tuan..


nona Rahma menikah dengan anda karena tawaran nyonya yang akan menyekolahkan anak anak panti sampai universitas seperti nona sekarang ini..


tadinya nona ingin bekerja agar bisa membiayai adik adiknya tapi karena tawaran nyonya lebih pasti jadi nona Rahma mengikuti tawaran nyonya untuk menikah dengan anda"jelas Bisma


Alven tersenyum sinis


"sudah aku bilang bukan..


wanita sekarang memang hanya membutuhkan uang dan uang.."kata Alven


sudah hampir 1jam Alven menunggu disana


"lama sekali apa yang dia lakukan didlaam"kata Alven


"sepertinya nona ikut mengantri tuan"kata Bisma


"shitt..


turunlah dan selesaikan masalahnya..


aku lelah menunggunya"kata Alven


"baik tuan"kata Bisma dan langsung turun dari mobil


Bisma mencari keberadaan Rahma


dan benar saja Rahma tengah mengantri..

__ADS_1


Rahma hanya mengenakan celana jeans dan kaos serta dengan rambut diikat kuda


terlihat seperti orang orang biasa padahal dia adalah menantu orang terkaya di kota


"nona"panggil Bisma yang tiba tiba disamping Rahma


"iya bis ada apa"kata Rahma


"nona ikut saya sekarang"kata Bisma


"tidak bisa..aku harus mengantri"kata Rahma


"anda tidak perlu mengantri disini nona..


biar saya yang akan mengurusnya 'kata Bisma


Rahma mengangguk dan mengikuti Bisma


hanya 10 menit bisma menyelesaikan masalah Rahma


"sudah nona lusa anda bisa masuk"kata Bisma


"benarkah..


bagaimana bisa.."tanya Rahma


tapi tidak ada jawaban dari Bisma melainkan hanya tersenyum


"huh ditanya bukanya menjawab"gerutu Rahma


"mendung sekali jangan jangan akan hujan"kata Rahma dalam hatinya sambil menatap kelangit


lebih baik sekarang kita ke mobil"kata Bisma yang seakan mendengar ucapan Rahma


Rahma mengangguk dan mengikuti Bisma menuju mobil


mereka berdua masuk ke dalam mobil..


wajah Alven terlihat kesal karena menunggu..


"langsung pulang "kata Alven


"baik tuan"kata Bisma


"Bisma mulai melajukan mobilnya dengan pelan karena jalanan ramai


"Bis apa bisa cepat sedikit sepertinya sudah mulai gerimis"kata Rahma dengan gelisah


Alven menatap Rahma


"biarkan saja lagipula kamu didalam mobil tidak akan kehujanan"kata Alven


"iya kak tapi Rahma ingin cepat sampai dirumah sebelum hujan turun"kata Rahma


Alven tidak menjawab Rahma


gerimis sudah mulai turun meski tidak terlalu banyak..


Alven melihat Rahma yang tampak binggung

__ADS_1


"apa kamu ingin turun dan mandi hujan"kata Alven


"tidak tidak kak Rahma tidak mau"kata Rahma


"lalu kenapa kamu binggung sekali kamu tidak akan basah"kata Alven


Rahma tidak menjawab perkataan Alven


jalannan terlihat lebih kosong Bisma menambah kecepatan mobilnya ..


30 menit mereka sampai dirumah..


"kamu turunlah ..


aku harus kekantor sampaikan kepada mama"kata Alven


"iya kak"kata Rahma langsung berlari masuk kedalam rumah..


"untunglah hujan belum turun"kata Rahma


Rahma berjalan menuju kekamarnya..


belum sampai dikamar hujan derass tiba tiba turun..


Rahma berlari..


dan menabrak bik nur..


"ma maafkan Rahma bik"kata rahma gemetar


"nona kenapa.."?tanya bik nur


"bik antarkan Rahma kekamar ..


Rahma takut hujan"kata Rahma


"baiklah non"kata bik Nur


Rahma memeluk erat badan bik Nur sambil berjalan menuju kekamar..


sampai dikamar Rahma naik ketempat tidur dan langsung menutup badannya dengan selimut..


"terimakasih bikk "kata Rahma dalam selimutnya..


"iya non..


nona masih mau ditemani"tanya bik Nur


"sudah tidak perlu bik ..


terimakasih nanti tolong tutup pintunya ya bik..


nanti kalau hujan sudah berhenti Rahma bantu bik Nur lagi"kata Rahhma


"iya nona..


bik Nur pergi dulu"kata bik Nur..


"iya bik"kata Rahma

__ADS_1


bik Nur kemudian berjalan keluar dari kamar dan menutupnya*..


__ADS_2