Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
membuang pikiran


__ADS_3

"Apa yang kamu lakukan"kata Alvendra dengan suara meninggi sambil menahan kedua tangan Rahma yang menggengam pisau tepat diatas dada Alven


"aku akan membunuhmu"kata Rahma dengan tatapan tajam


Alven menggenggam kedua lengan Rahma dengan kencang dan membuang pisau ditangan Rahma dan menindih tubuh Rahma dibawah ..


"ternyata kamu belum puas juga setelah orang tuaku meninggal sekarang kamu juga ingin membunuhku ha ..."bentak Alven


"terserah apa yang kamu katakan..


yang pasti aku ingin membunuhmu kamu sudah menghancurkan hidupku"ucap Rahma dengan suara tangis yang tertahan


Alven melepaskan tubuh Rahma dan berdiri kembali mengambil pisau yang dia buang


"ini ambillah dan bunuh aku dan akan aku pastikan anak anak dipanti asuhan itu akan lebih menderita dari pada hidupmu"kata Alven dengan senyum yang tidak bisa diartikan oleh Rahma


"*adik adikku"kata Rahma dalam hatinya


Rahma berlari mendekat ke Alven duduk tepat didepan kaki Alven*


"maafkan aku kak aku mohon jangan apa apakan mereka mereka semua..bunuh saja aku kalau memang itu membuat kak Alven puas"kata Rahma terisak


"ha ha ha..kalau aku mau membunuhmu sudah aku lakukan sedari dulu tapi aku tidak mau kalau kamu mati terlalu cepat "kata Alven menendang Rahma


"kaluar dari kamarku sekarang"bentak Alven dan Rahma berjalan sangat pelan keluar dari kamar Alven


Rahma masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu kamar


"ibu apa salahku bu..

__ADS_1


aku tidak ingin lagi hidup bu..


hidupku hancur bu aku menikahi laki laki jahat sangat jahat"teriak Rahma dengan suara bergetar


.


.


.


.


Matahari sudah menampakan sinarnya yang indah


Alven keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapi


"kemana Rahma"gumam Alven kemudian membuka pintu kamar di samping kamarnya..


"hujan hujan"Rahma terbangun dengan wajah basah karena disiram air oleh Alven


"bangun "kata Alven datar


"iya kak "kata Rahma tanpa menatap Alven


"jangan coba coba kabur dari sini atau adik adikmu akan aku buat menderita paham"kata Alven


"iya kak"kata Rahma


"aku tidak lagi mengurungmu dikamar lakukan sesukamu dirumah ini siapkan aku makan setiap hari "kata Alven

__ADS_1


"i iya kak"kata Rahma menunduk


"kalau berbicara lihat orangnya memangnya aku ada di bawah"kata Alven dan Rahma dengan Cepat mengangkat kepalanya


"*pucat sekali"kata Alven dalam hatinya melihat Wajah Rahma


Alven langsung pergi meninggalkan Rahma dirumah


Setelah Alven pergi Rahma menuju kekamar mandi masih terasa sakit memang tapi Rahma mencoba menahan rasa sakit di tubuhnya..


setelah mandi Rahma menuju ke dapur membuat sarapan untukknya sendiri*


Alven menyetir mobilnya sendiri


"apa dia sakit wajahnya benar benar pucat..


apa yang aku lakukan semalam terlalu sakit untuknya"kata Alven dalam hatinya..


"kenapa dengan hatiku kenapa juga aku memikirkannya"Alven menggelengkan kepalanya mencoba membuang Rahma dalam pikirannya


30 menit Alven sampai di kantor


bisma sudah menunggu didepan pintu ruangan Alven


"selamat pagi tuan"sapa Bisma


"hmm"ucap Alven


Alven langsung masuk diikuti oleh Bisma

__ADS_1


Alven duduk dikursinya sedang Bisma membuka jadwal pekerjaan Alven


"tuan akan ada meeting dengan model yang akan bekerja sama dengan kita jam 10 ,model yang tengah naik daun sekarang ini" ucap Bisma


__ADS_2