Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
memalukan...


__ADS_3

"Yah.."kata mama


"sudah mama saja yang bicara"kata ayah


"hmm"jawab mama


"ada apa sih ma ayah.."tanya Alven menatap mama bergantian


"Al mama ingin mengajak Rahma berlibur"kata mama


"untuk apa ma.."kata Alven


"Al kasihan Rahma belum pernah berlibur"kata mama


"lain kali saja ma"kata Alven


"kenapa Al..


setelah itu mama ingin Rahma cepat hamil Al..


mama ingin cepat menimang cucu"kata mama


"lalu apa hubungannya dengan liburan.."?tanya Alven


"ya tidak ada hubunganya sih Al"kata mama tertawa


"sudahlah ma ..


liburan lain kali saja Al tidak ingin berlibur"kata Alven


"Al kalau kamu tidak mau juga tidak apa apa Al


mama ingin mengajak Rahma bukan kamu.."kata mama


"maa ..


sebenarnya anak mama itu siapa sih"tanya Alven


"Al kamu sudah dewasa tidak malu berbicara seperti itu"kata ayah


Alven menarik nafasnya panjang dan membuangnya


"baiklah terserah mama saja..


tapi Al tidak bisa ikut "kata Alven


"ya terserah kamu "kata mama


"sudah.."tanya Alven


"nanti sore ibu dan bapak Rahma akan datang kesini..

__ADS_1


mama sudah kirim supir untuk mereka..


mereka akan ikut liburan"kata Mama


"hmm"kata Alven


"karena kamu tidak ikut kita hanya perlu membawa 1 mobil bukan ma"kata ayah


"tentu saja yah.."kata mama


"tunggu lalu siapa yang menyetir"tanya Alven


"tentu saja Ayah Al"kata ayah


"tidak boleh..


bukan begitu maksud Al..


maksud Al kenapa tidak pakai supir"kata Alven


"tidak ayah ingin menyetir saja memangnya kenapa.."kata ayah


"tidak apa apa yah..


yausudah kalian bersenang senanglah..


Al akan bekerja"kata Alven


tadi kan mama sudah mengajakmu tapi kamu tidak mau"kata mama


"hmm"kata Alven


"Al jangan bilang pada Rahma..


mama ingin memberinya kejutan"kata mama


"iya mamaaa"kata Alven


kemudian berdiiri dan berjalan meninggalkan mama dan ayahnya.. menuju kekamar..


Alven masuk kedalam kamar


"kak"panggil Rahma tiba tiba


"kenapa"kata Alven


"kak Alven kenapa harus bilang kalau Rahma tidak minum obat Rahma kan jadi gak enak sama mama"kata Rahma


"biarkan saja mama tahu kalau anak kesayanganya ternyata tidak patuh..


sudah aku mau mandi siapkan baju untukku aku mau kekantor"kata Alven langsung berjalan meninggalkan Rahma menuju kekamar mandi

__ADS_1


"hah kak alven mau aku siapkan baju.."kata Rahma tersenyum


"syukurlah pelan pelan kak Alven sudah bisa menerimaku"kata Rahma kemudian berjalan kearah lemari pakaian mengambil kemeja jas celana kerja dan juga dasi untuk Alven


"sudah selesai aku harus apa sekarang..


aku tidak boleh kuliah ..


apa aku nonton tv dulu saja"kata Rahma kemudian


Rahma duduk dan menyalakan televisi yang ada dikamar..


setelah 15 menit Alven keluar dengan handuk yang melilit di pinggangnya..


Rahma tidak menyadari jika Alven sudah keluar dari kamar mandi


Alven berjalan menuju ke arah baju yang disiapkan Rahma


Allven mencari sesuatu..


"Rahma dimana celananya?"tanya Alven


Rahma menoleh keasal suara


"akh kak Alvenn cepat pakai baju"teriak Rahma langsung menutup matanya..


"bagaimana aku mau pakai baju..


celananya tidak ada"kata Alven


"ada disitu dibawah jas kakak"kata Rahma


"tidak ada ini hanya celana kerja"kata Alven


"memang celana kerja kak..memang kakak mau apa lagi"kata Rahma tanpa menatap Alven karena matanya tertutup tangan


"tentu saja celana dalam"kata Alven tanpa beban


"APA...


tidak kakak ambil sendiri ini memalukan"kata Rahma


Alven tersenyum lalu mengambilnya sendiri..


"Rahma lucu sekali ..


padahal aku ini suaminya kenapa dia semalu ini.."kata Alven*


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2