
*tidak cukup menikmati ciuman saja Alven mulai menyusuri tubuh Rahma dengan satu tangan mengunci tangan Rahma diatas kepala
Alven seakan dikuasi nafsu Alven bahkan bukan hanya memberikan stempel kepemilikan ditubuh Rahma tetapi juga menggigit Rahma ..
Rahma hanya meringis kesakitan dan tetap berusaha melepaskan dirinya dari Alven..
"kak sakit kak lepaskan"Rahma berteriak disela isaknya..
"kak tolong kak jangan lakukan ini pada Rahma"ucap Rahma terisak
Alven bahkan tidak menjawab Rahma sama sekali,Alven tetap menyusuri semua bagian tubuh Rahma
"kak Rahma mohon lepaskan Rahma jangan lakukan ini kak"Rahma berteriak sambil menangis
tubuhnya kalah besar dengan Alvendra membuat Rahma tidak bisa lepas dari Alven
Alven menatap tajam Rahma
"Diamlah"kata Alvendra dengan keringat yang mengalir diwajahnya
"tidak kak Lepaskan Rahma aku mohon"kata Rahma dengan menggeleng gelengkan kepalanya
Alven melepaskan tangan Rahma dan membuka celananya..
sedangkan Rahma langsung menarik selimut dan turun dari ranjang
"kak aku mohon kak jangan"kata Rahma
__ADS_1
Alven tidak menjawab Alven berjalan mendekati tubuh Rahma menarik selimut yang menutupi tubuh Rahma dan menarik kasar tangan Rahma kembali keranjang
"Aku mengingkan tubuhmu sekarang"kata Alven tepat ditelinga Rahma
Alven sudah tidak bisa menahan hasratnya
Alven langsung menindih tubuh mungil Rahma dengan tubuhnya..
Alven menyatukan tubuhnya dengan Rahma
Rahma berteriak merasakan sakit dibagian sensitivnya saat Alven memasukan paksa miliknya kepada Rahma..
Alven tersenyum melihat darah segar mengalir dari tubuh Rahma ada Rasa tersendiri yang dirasakan oleh Alven melihat darah milik Rahma..
Alven melanjutkan permainannya tanpa melihat Rahma yang sudah pucat menahan sakit bahkan Rahma sudah tidak bersuara hanya air mata yang masih setia mengalir dari kedua matanya..
setelah hampir 2jam Alven menjatuhkan tubuhnya disamping Rahma dan memeluk Rahma dengan erat..
"tega sekali kak Alven memperlakukanku seperti ini"kata Rahma dalam hatinya
Rahma bergeser menjauhi tubuh Alven yang sudah lelap
Rahma mencoba berdiri untuk kekamar mandi
namun rasa sakit disana membuat tubuh Rahma terjatuh
"sakit sekali "kata Rahma lirih meringis kesakitan menahan sakit dan kembali memaksakan kakinya melangkah perlahan menuju kekamar mandi..
__ADS_1
terlihat dikaca kamar mandi tubuh Rahma penuh dengan stempel kepemilikan dari Alven
membuat Air mata Rahma kembali menetes mengingat perbuatan Alven yang sangat menyakitkan bagi Rahma..
Rahma menyalakan shower dan membiarkan air membasahi tubuhnya
"kenapa hidupku semalang ini..
kesalahan apa yang aku perbuat sampai aku bisa menerima perlakuan buruk dari kak Alven..
ibu Rahma tidak akan sanggup hidup dengan kak Alven lagi bu..
Rahma ingin ikut denganmu bu"kata Rahma sambil terisak dengan kedua tangan menutupi wajahnya..
"aku akan membunuh kak Alven bu..
aku tidak ingin lagi melihatnya..
dia laki laki jahat walaupun dia masih suamiku tapi perlakuannya sangat buruk kepadaku"kata Rahma lirih..kemudian
Rahma berjalan keluar dari kamar mandi menatap Alven yang masih terlelap kemudian keluar dari kamar milik Alven..
Rahma berjalan menuju kedapur mengambil pisau dan kembali ke dalam kamar Alven
Rahma berjalan pelan menahan sakit pada dirinya menuju keranjang dimana Alven terlelap
Rahma masih terus menatap Alven..
__ADS_1
Rahma naik keranjang dan berdiri di ranjang dengan kedua tangan diatas memegang sebilah pisau..
"aku akan membunuhmu kakk"teriak Rahma