
1jam perjalanan Bisma dan Rahma
"nona sudah sampai"kata Bisma
"hmm iya"kata Rahma kemudian turun dari mobil
Bisma juga turun dari mobil kemudian berjalan dan Rahma mengikuti Bisma
Bisma membuka pintu dan masuk terlebih dahulu menyalakan lampu karena sudah hampir malam
"nona silahkan masuk"kta Bisma
Rahma mengangguk dan masuk kedalam
"nona saya permisi "kata Bisma
"hmm tunggu dulu..
apa aku disini sendirian?"tanya Rahma
"tidak nona nanti tuan muda akan pulang..
sekarang tuan muda masih ada urusan"kata Bisma
"baiklah terimaksih"kata Rahma
"iya nona saya pergi dulu"kata Bisma kemudian keluar dari rumah Alven
Rahma berjalan perlahan
"tempat ini masih bersih"gumam Rahma
"aku harus tidur dimana.?tanya Rahma pada dirinya sendiri kemudian berjalan menaiki tangga
"ada dua kamar diatas sini.."kata Rahma kemudian membuka satu persatu
"tidak bagaimana aku bisa tidur bahkan pemilik rumah inipun belum pulang"kata Rahma kemudian turun dan duduk disofa
"ibu bapak dimana kalian aku sangat merindukan kalian.."gumam Rahma
.
.
.
__ADS_1
..
.
.
"tuan tuan muda"panggil Bisma
"hmm"kata Alven yang dengan mata lesu karena minum alkohol
"tuan sekarang sudah hampir tengah malam..
apa tuan mau saya antar pulang atau ke apartemen"kata Bisma
"haha tentu saja aku pulang Bisma Bisma"kata Alven
"ayo sekarang antarkan aku pulang kerumahku yang baru"kata Alven
"tapi tuan anda mabuk"kata Bisma
"Lalu kenapaaa
apa aku tidak boleh pulang hah..!"kata Alven menatap Bisma tajam
"bu bukan begitu tu tuan tapi"kata Bisma
"baik tuan"kata Bisma kemudian menuntun Alven yang sudah mulai hilang kesadaran
"kenapa tuan sampai minum minum
sebelumnya tuan muda tidak pernah seperti ini"kata Bisma dalam hatinya
mereka sampai dimobil
Alven memejamkan matanya dan Bisma menyetir mobil
"tuan muda aku harap anda tidak akan berbuat kasar dengan nona..
nona Rahma tidak bersalah tuan muda"kata Bisma dalam hatinya dan melirik Alven yang berada dibelakang..
.
.
.
__ADS_1
.
Bisma menuntun Alven untuk masuk kedalam rumah..
"nona"panggil Bisma
"ah iya "kata Rahma yang terbangun dari tidurnya karena Rahma tidur di sofa
"nona ini tuan muda suami nona"kata Bisma
Rahma mengangguk dan membantu Bisma membawa Alven sampai dikamar atas
"nona saya pamit dulu"kata Bisma
"tunggu..
aku takut kenapa tuan ada apa dengannya"tanya Rahma
"tuan mabuk nona
ini kali pertama tuan seperti ini"kata Bisma
"hmm baiklah terimkasih"kata Rahma
kemudian Bisma pergi meninggalkan Rahma dan Alven
"apa yang akan aku lakukan sekarang.."kata Rahma dalam hatinya
kemudian Rahma mulai berjalan mendekat ke Alven dan mulai membuka sepatu Alven
"Lebih baik aku membantunya saja"kata Rahma
Rahma membuka sepatu Alven kemudian Rahma mulai menyelimuti Alven
"jangan sekali kali menyentuhku lagi"kata Alven dengan mata tertutup dan memegang lengan Rahma dengan kencang
"ma maaf tuan saya hanya ingin membantu tuan"kata Rahma dengan suara bergetar
Alven membuka matanya dan duduk menatap tajam Rahma dan tangan Alven masih memegang lengan Rahma dengan kencang
"membantu katamu hah !"kata Alven dengan mata memerah dan cengkraman tangan semakin kuat
"ma maaf tuan ..
tuan menyakitiku tolong lepaskan tangan tuan"kata Rahma
__ADS_1
"sakit ini tidak sebanding rasa sakitku karena kehilangan orang tuaku "kata Alven melapaskan kasar tangannya sampai Rahma jatuh kebawah tempat tidur