
Sudah 3 hari Alven tidak meninggalkan rumah sakit dan selalu berada di kamar mamanya..
"mama bangunlah ma..mama terlalu lama memejamkan mata"kata Alven lirih disamping mama
"Tuan muda"panggil Bisma
Alven menoleh kearah Bisma
"hmm,Ada Apa.?"tanya Alven
"Nona rahma sudah siuman"kata Bisma
Alven kemudian berdiri dan berjalan keluar ruangan langsung menuju keruangan Rahma diikuti oleh Bisma
Bisma membuka pintu untuk Alven
Alven masuk terlihat Rahma yang tengah bersender diranjangnya
"*Bisma kamu tunggu diluar"Kata Alven
"baik tuan"kata Bisma*
Alven berjalan mendekati Rahma
"Sudah bangun"kata Alven datar
Rahma hanya diam dan menatap Alven
tatapan Alven begitu menakutkan
"Kenapa diam..
kamu tidak kenal denganku"ujar Alven dengan mendekatkan wajahnya ke Rahma dengan tatapan tajam
Rahma menggelengkan kepalanya pelan
Alven tersenyum sinis
"*Aku suamimu "kata Alven menjauhi wajah Rahma
"aku belum menikah tuan"kata Rahma lirih
"ya dulu memang kamu belum menikah tapi sekarang kamu sudah menikah denganku,dan setelah itu kamu membuat Ayahku kehilangan nyawa"kata Alven kembali tepat didepan Rahma*
"*tidak aku belum menikah"kata rahma menggeleng
__ADS_1
"Aduh sakit sakit sekali"kata Rahma memegang kepalanya
Alven melihat Rahma yang mulai menangis karena kepalanya sakit langsung keluar
"Bis panggilakan suster dia kesakitan"kata Alven
"Baik tuan"kata Bisma dan Alven berjalan pergi menuju ruangan mamanya*..
.
.
.
.
Kini Rahma mulai membaik dan kembali duduk bersender
"kenapa aku bisa disini..
dimana ibu Fatma dan bapak.."kata Rahma lirih
"sakit sekali kepalaku..
sebenarnya apa yang terjadi"kata Rahma
"nona bagaimana keadaan nona?"Tanya Bisma
"maaf..tuan ini siapa lagi ?"kata Rahma
"saya Bisma nona.."kata Bisma
"maaf tapi aku tidak mengingatmu"kata Rahma
"iya nona tidak apa apa..
ada yang nona butuhkan bisa saya bantu"kata Bisma
"tidak aku tidak butuh apapun..
Apa aku boleh bertanya?"tanya Rahma
"tentu nona"kata Bisma
"namaku Rahma bukan nona..
__ADS_1
dan kalau boleh aku tahu aku dimana sekarang..
dimana ibu Fatma dan Pak Ujang..
aku tidak melihatnya?"tanya Rahma
"maaf nona ,anda istri tuan muda jadi saya harus sopan dengan anda..
mereka ada dirumah nona"kata Bisma bohong
"tidak kamu salah paham,aku belum menikah aku bahkan masih sekolah saat ini.."kata Rahma
"kalau begitu nona istirahat saja,saya permisi"kata Bisma dan langsung keluar dari sana tanpa persetujuan Rahma
"*keadaan nona cukup parah..
dia tidak mengingat bahwa dia sudah menikah,apa tuan sudah tahu tentang ini?"tanya Bisma pada dirinya sendiri
"Lebih baik aku menemui tuan muda"kata Bisma bergegas menuju keruangan mama Alven*
Alven duduk di depan dengan menyenderkan kepalanya di bangku dan memejamkan mata
"*Tuan..?"kata Bisma
"hmm"saut Alven tanpa merubah posisinya
"tuan ini tentang nona Rahma"kata Bisma*
Alven merubah posisinya menatap Bisma
"Kenapa?"tanya Alven
"tadi saya menemui nona,nona tidak mengingat bahwa sudah menikah dengan anda tuan,bahkan nona Rahma pikir dia masih sekolah saat ini"kata Bisma
Alven tersenyum sinis
"*Biarkan saja..
kamu jaga dia setelah boleh pulang bawa dia keapartemenku dan juga tunjukan foto pernikahan agar dia bisa ingat"kata Alven
"Baik tuan"kata Bisma
"dan juga kamu beritahu saja kalau ibu dan bapaknya sudah meninggal"kata Alven
"tapi tuan,itu akan membuat keadaan nona rahma semakin buruk"kata Bisma
__ADS_1
"hmm aku tahu,kalau begitu biar aku saja yang memberitahunya nanti"kata Alven berdiri dan masuk kedalam ruangan mamanya*