Cinta Untuk Rahma

Cinta Untuk Rahma
Hanya mengingat Masa Lalu?


__ADS_3

*Alven kini duduk disamping mamanya..


Penjelasan dokter seakan membuat Alven merasa masuk kedalam lubang hitam tanpa cahaya


"Ma aku mohon mama harus bertahanlah Al tidak mau mama juga pergi meninggalkan Al"kata Alven dengan tangan memegang tangan mamanya


"maaf Tuan"kata Bisma


Alven melepaskan tangannya dari mama


"Ada apa ?"Tanya Alven


"Tuan tidak ingin melihat keadaan nona?"Tanya Bisma dengan kepala menunduk


"Dimana Dia?"kata Alven Dingin


"Nona baru saja keluar dari ruangan ICU tuan"kata Bisma


"kalau begitu kita lihat dia"kata Alven datar


"baik tuan"kata Bisma


Alven berjalan bersama Bisma menuju ruangan Dimana Rahma dirawat


Alven masuk bersama dengan Bisma


Alven hanya menatap tajam kearah Rahma yang masih terpejam


tidak jauh berbeda dari kondisi mamanya


banyak Alat pula yang terpasang ditubuh Rahma


"Aku sangat membencimu karena dirimu Aku harus kehilangan Ayahku"kata Alven dalam hatinya dengan tatapan tajam mengarah ke Rahma


"mohon maaf pak apa bisa kita bicara "kata dokter


"Bis kamu saja yang bicara dengan dokter


Aku akan keruangan mama"Kata Alven yang langsung berjalan keluar dari ruangan Rahma


Akhinya Bisma yang mengikuti dokter

__ADS_1


"Silahkan duduk"kata dokter


"terimakasih dok"kata Bisma


"nona Rahma mengalami benturan dikepalanya dan menyebabkan Amnesia anterograde menyebabkan tidak bisa membuat ingatan baru. Jadi, nona Rahma hanya mengingat informasi atau peristiwa yang terjadi di masa lalu. Jenis amnesia ini bisa bersifat sementara ataupun permanen tergantung kondisinya dan akan lebih baik jika dibantu keluarga terdekatnya"Terang Dokter


"Jadi akan ada kemungkinan sembuh dok"Tanya Bisma


"Tentu saja pak"kata Dokter


"baiklah kalau begitu terimakasih"kata Bisma


"sama sama pak"kata Dokter


setelah mereka berjabat Tangan Bisma keluar dari ruangan dokter menuju keruangan dimana ada Alvendra disana


Bisma masuk kedalam ruangan


"Tuan"kata Bisma


"Hmm"kata Alven


"tentang nona...


Kini mereka duduk diluar ruangan


"kenapa?"tanya Alven


"nona mengalami amnesia tuan hanya ingatan masa lalu saja yang masih bisa sedikit nona ingat"kata Bisma


"yasudah..


lebih baik kamu istirahat saja Bis..Pulanglah"kata Alven


"tidak perlu tuan"kata Bisma


"ini perintah.."kata Alven dingin


"baik tuan"kata Bisma


Alven kembali masuk keruangan mama dan meninggalkan Bisma diluar

__ADS_1


"tuan terlihat tidak peduli dengan nona Rahma


semoga saja tuan tidak akan dendam dengan Nona Rahma,karena ini semua bukan kesalahan nona Rahma "kata Bisma dalam hatinya dan berjalan keluar dari rumah sakit


Alven kembali duduk disamping mamanya


"ma bukalah mata mama..


Al sangat menyayangimu ma..


Al tidak akan bisa menjalani hidup Tanpa mama


Bangunlah ma cepatlah sadar"kata Alven dengan lirih


Alven beralih duduk disofa


"ini semua gara gara Rahma


kalau saja mereka tetap dirumah pasti ini tidak akan terjadi..


aku menyesal menerima perjodohan ini,


aku sudah kehilangan Ayahku..


kenapa bukan dia saja yang mati ,


kenapa harus Ayahku,


dan sekarang mama juga masih terbaring disana ini semua gara gara Wanita sialan itu


Aku akan membuat hidupnya menderita,


Dia akan merasakan sakit yang mamaku Rasakan,


Aku akan membuat hidupnya seperti dineraka bahkan lebih sakit..


Aku tidak akan mendengarkanmu Lagi ma..


aku tidak mau menuruti kata katamu


karena dengan aku menuruti kata kata mama

__ADS_1


yang ada mama akan menderita .."Kata Alven dengan tangan mengepal


__ADS_2