
Alven kini berada dikantor bersama dengan Bisma diruangan Alven
*Tok tok tok
"bukalah Bis .."kata Alven
"baik tuan"kata Bisma kemudian membuka pintu
seorang wanita cantik tersenyum kearah Bisma
"apa Alven ada didalam ?"
"maaf nona tuan ada didalam tapi anda tidak diperkanankan masuk "kata Bisma tegas
senyum wanita itu pudar mendorong Bisma dengan keras
"aku ingin masuk"kata Sindy keras dan berhasil masuk keruangan Alven
"hay Alven"kata sindy dengan senyum manis
Alven menatap Bisma dan mengangguk kemudian Bisma keluar
"apa yang kamu lakukan disini "kata Alven datar
"tentu saja aku ingin menemui Al.."kata sindy mendekati Alven
"jangan mendekatiku..
ada perlu apa lagi jika masalah pekerjaanmu bukankah kamu bisa menemui bawahanku saja"kata Alven
"Al kenapa kamu kasar denganku Al "kata sindy lembut
Alven tersenyum sinis
"kenapa kamu masih bertanya sindy ??
apa kamu sudah hilang ingatan hah..?"bentak Alven
"aku bukan bermaksud meninggalkanmu Al aku hanya ingin mencari pengalaman saja lagi pula dulu aku masih sangat muda untuk menikah Al "kata Sindy
__ADS_1
"lalu apa maumu sekarang hah..apa yang kamu inginkan katakan ..."kata Alven
"aku ingin kita memperbaiki lagi hubungan kita dari awal Al..
kamu tahu walaupun aku jauh darimu Al tapi tida ada laki laki lain selain kamu Al dihatiku"kata sindy
Alven menatap tajam Sindy
"sudah selesai bicara "kata Alven
"Al kenapa kamu berubah Al?"tanya sindy
"sekarang keluarlah dari ruanganku..
aku tidak akan kembali denganmu lagi..
kita hanya bekerja sama dalam pekerjaan jangan lagi berharap lebih"kata Alven
"tidak Al jangn bicara seperti itu..
aku iingin kita bisa bersama lagi Al "kata Sindy
"Bisma "panggil Alven
"iya tuan muda"kata Bisma masuk keruangan Alven
"bawa wanita itu keluar aku ingin istirahat"kata Alven berlalu meninggalkan Sindy dan duduk dikursinya..
"Silahkan nona "kata Bisma
"Tidak Al jangan seperti ini maafkan aku Al "kata Sindy berjalan kearah Alven tapi ditahan oleh Bisma
"maaf nona anda bisa keluar dari ruangan ini dengan baik atau saya yang paksa"kata Bisma datar
Sindy menatap tajam Bisma
"baik aku akan keluar"kata Sindy dengan kesal berjalan keluar dari ruangan Alven
"*Aku tidak akan melepaskanmu Al."kata Sindy dalam hatinya
__ADS_1
.
.
.
"Bis aku akan pulang lebih cepat"kata Alven
"apa tuan baik baik saja?"tanya Bisma
"hmm aku baik.."kata Alven
"maaf tuan karena membiarkan nona Sindy masuk"kata Bisma
"ini bukan salahmu ..
wanita itu saja yang tidak punya malu"kata Alven
Alven kemudian berjalan keluar dari ruangan menuju ke parkir mobilnya..
Alven langsung melajukan mobilnya menuju kerumah..
setelah 45 menit Alven sampai dirumah..
"seperti suara mobil"gumam Rahma kemudian melihat ke arah luar
"hah kak Alven sudah pulang..ini masih sangat siang..aku belum selesai masak"kata Rahma dengan wajah takut
*Rahma berlari kembali menuju ke dapur
mempercepat gerakan tangannya untuk memasak..
Alven masuk kedalam rumah dan langsung menuju kedapur memperhatikan Rahma yang sibuk memasak..
"aku harus cepat"kata Rahma dalam hatinya sambil memotong bahan yang akan dia masak
"aduhhh "kata Rahma sambil meniup jarinya karena terkena pisau
Alven mendekat ke arah Rahma yang tengah meringis kesakitan sambil meniup jarinya*
__ADS_1