
*Rahma memutar badannya..
"kak Al .."kata Rahma
"mau kemana.?."tanya Alven
"hmm..itu kak aku mau pulang"kata r
Rahma dengan tersenyum
"masuklah kedalam"kata Alven
"ba baik kak"kata Rahma kemudian masuk kedalam mobil
kini mereka masuk kedalam mobil..
bisma menyetir mobil menuju kerumah..
"apa kamu tahu arah pulang"tanya Alven
Rahma menggeleng
"lalu kenapa berjalan sendirian"tanya Alven
"Rahma ingin pulang dan mencoba mengingat jalan"kata Rahma jujur
Allven membuang nafasnya kasar..
"ini"Alven memberikan ponsel kepada Rahma
"apa ini kak.."tanya Rahma
"ponsel untukmu..
disana ada nomerku"kata Alven
"terima kasih kak"kata Rahma dengan tersenyum
"hmm"jawab Alven
"kenapa damai sekali melihat dia tersenyum seperti ini.."kata Alven dalam hatinya..
Rahma tidak langsung membuka ponselnya..
Rahma memasukan ponsel itu kedalam tasnya..
Rahma hanya menatap keluar jendela..
"kenapa akhir akhir ini sering mendung terus"kata rahma dalam hatinya..
yang memang cuacanya tidak sedang cerah
kini mereka sampai di rumah..
"Bia kamu pulanglah .."kata Alven
"baik tuan"kata bisma
Alven dan Rahhma masuk kedalam rumah ..
__ADS_1
Alven berjalan didepan dan rahma dibelakangnya..
mama dan ayahnya tengah berada di ruang tengah
"ma ayah.."sapa Alven dengan senyum diwajahnya
"Alven Rahma sudah pulang.."kata ayah
"sudah yah.."kata Rahma
"sayang duduklah..
bagaimana kuliahmu "tanya mama
"hmm..
baik ma .."kata Rahma
"kamu pasti capek kan sayang..
sekarang kamu keatas dulu ya ..
mama mau bicara dengan Alven"kata mama
"iya ma.."kata Rahma kemudian berjalan menuju kekamarnya..
"Al..
Rahma sebelumnya belum pernah kekota..
jadi kamu mulai sekarang antar dan jemput dia"kata Mama
"iya jika Al sempat ma.."kata Alven
mama tidak mau tahu.."kata mama
"iya ma iya"kata Allven
"nak..
kamu sudah bertanggung jawab atas Rahma jadi kamu harus menjaganya"kata Ayah
"iya yah.."kata Alven
"yasudah istirahatlah dulu..
nanti turun saat makan malam"kata mama
"iya ma..
Al naik dulu"kata ven kemudian berjalan menuju kekamarnya..
Alven membuka pintu perlahan..
matanya mencari keberadaan Rahma..tapi tidak ada disana..
"hmm dia mandi"kata ven kemudian membuka kemeja dan sepatunya..
Alven duduk disofa dan membuka ponsel..
__ADS_1
setelah 15 menit Rahma keluar dari kamar mandi..
"kak apa kakak mau mandi.?."tanya Rahma
"hmm"kata Alven kemudian bangun dari duduknya dan berjalan kekamar mandi..
"aneh sekali kak Alven
kenapa wajahnya berbeda saat bertemu mama dan juga ayah"gumam Rahma
"syukurlah tidak jadi hujan"kata Rahma yang kini tengah berdiri dibalkon kamar
Alven keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk melinggar di pinggangnya..
"sedang apa kamu disana?"tanya Alven tiba tiba
Rahma memutar badannya melihat Alven
"kak alven .."kata Rahma
langsung memutar kembali badannya..
"kak kak Alven pakai baju kakak"kata Rahma
Alven menyunggingkan senyumnya..
bukannya pergi mengambil baju tapi Alven malah mendekat kearah Rahma
"lebih baik aku kerjain saja anak ini"kata lAlven dalam hatinya..
"kenapa memangnya kalau aku tidak pakai baju"kata Allven tepat disamping telinga Rahma
"akkkk"teriak Rahma berlari dari balkon
"hahahaha" Alven tertawa terpingkal melihat Rahma ketakutan
"Rahma Rahma..
kamu ini kenapa..
aku tidak akan apa apakan kamu"kata Alven
"Rahma tidak mau melihat kak Alven seperti itu..
itu sangat memalukan"kata Rahma
yang duduk disofa dengan menutup matanya..
"kenapa aku suamimu jadi wajar saja"kata Alven kemudian diam dan berjalan mengambil baju
"kenapa aku mengatakan aku suaminya..
sial..."kata alven dalam hatinya dan memakai baju yang telah dia ambil
"suami"kata rahma dalam hatinya dan tersenyum
senang sekali mendengar perkataan kak Alven*
.
__ADS_1
.
.