Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 100. Berita


__ADS_3

Kapten memberi tau bahwa mereka akan segera mendarat secepat mungkin karena mesin dan juga sayap pesawat sudah mati.


Para penumpang tak henti untuk berdoa dan menangis karena takut dengan hidup dan mati.


Pesawat pun sudah tidak dapat di kendalikan lagi. Tiba-tiba semua mesin mati. Pesawat sudah menuju ke laut lepas dengan kecepatan tinggi karena mesin sudah tidak berfungsi lagi.


Ada salah satu mesin yang tiba-tiba meledak dan menimbulkan api. Para penumpang sudah panik tak karuan. Sudah membayangkan kalau mereka pasti akan mati di tengah tengah laut lepas.


Pesawat sudah makin berguncang dan turun dengan sangat cepat dan langsung masuk ke dalam laut.


Pesawat pun lama kelamaan tenggelam ke dalam laut hingga badan kapal pun tak terlihat.


******


Keesokan hari nya yaitu hari minggu, Celine dan keluarga nya sedang santai di ruang keluarga.


Celine yang ada di kamar nya terlihat gelisah, sampai siang itu ia masih belum mendapat kabar tentang Steven. Ia terus mengecek ponsel nya barangkali Steven memberi pesan atau menelepon diri nya. Namun tak ada satupun.


Saat itu papa Thomas dan mama Gladys sedang berada di ruang keluarga dan menonton tv.


Kebetulan saat menyalakan tv, muncullah berita bahwa salah satu pesawat mengalami kecelakaan dan meledak.


Papa Thomas dan mama Gladys pun memperhatikan berita tersebut dengan baik. Mereka pun berharap bahwa pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut bukan lah pesawat yang di tumpangi oleh Steven dan orang tua nya.


Namun pembawa berita pun memberi informasi bahwa pesawat tersebut adalah pesawat yang berasal dari Jakarta menuju London, Inggris.


Sontak papa Thomas dan mama Gladys pun saling berhadapan dengan wajah yang panik. Papa Thomas pun langsung menghubungi pihak stasiun tv dan juga maskapai penerbangan yang di tumpangi oleh Steven dan orang tua nya.


Butuh waktu cukup lama untuk mendapat informasi yang akurat agar tidak salah.


Mama Gladys dan papa Thomas pun sepakat untuk tidak memberi tau Celine terlebih dahulu, karena takut anak nya itu akan kenapa-napa.


Papa Thomas juga menyuruh ka Axel untuk menyelidiki kasus tersebut apa benar pesawat itu yang di tumpangi oleh Steven dan orang tua nya.


Mendengar cerita dari papa Thomas, Axel pun merinding dan tidak bisa membayangkan kejadian naas tersebut, apalagi kalau sampai Celine mengetahui hal tersebut.


Dengan sigap, ka Axel langsung menghubungi Fanny untuk mengajak Celine pergi sebentar agar ia tidak mendengar berita tersebut dan agak sedikit melupakan Steven yang tak memberi kabar.


Ka Axel pun kembali ke kamar dan segera menelepon Fanny.


"Hallo Fanny."


"Halo ka Axel. Ada apa ka?"


"Fanny bisa kakak minta tolong padamu?"


"Boleh ka. Ada apa?"


"Bisa kah kamu mengajak pergi Celine jalan-jalan hari ini?"


"Ehmm... Boleh aja sih ka. Kapan?"


"Sekarang."


"Sekarang???"


"Iya, bisa ga? Karena kakak ada urusan dan kakak mohon jangan sampai Celine melihat berita ataupun sosial media nya. Kamu bisa mengajak nya ke taman hiburan atau menonton bioskop. Jadi dia tidak begitu fokus dengan hp nya."


"Ehm... bisa ka."

__ADS_1


"Nanti akan kakak jelas kan kenapa nya. Yang penting sekarang tolong kamu buat Celine tidak fokus dengan hp maupun berita yang beredar."


"Iya ka. Baiklah habis ini aku akan kesana."


"Oke terima kasih Fanny."


Setelah selesai menelepon Fanny, ka Axel pun langsung menuju ke bandara untuk mencari tau secara langsung maskapai yang di tumpangi oleh Steven dan orang tua nya.


Tak berapa lama Fanny langsung menelepon Celine


"Hallo Cel, apa kamu hari ini kosong?"


"Hallo Fan. Hari ini aku ga kemana-mana kok. Ada apa Fan?"


"Bagaimana kalau hari ini kita jalan-jalan Cel. Aku mau mengajak mu movie marathon. Kan sudah lama kita tidak nonton bioskop."


"Ehmm... Tapi aku sedang tidak mau jalan-jalan Fan."


"Memang nya kenapa Cel?"


"Aku masih menunggu kabar dari Steven Fan."


"Steven pasti akan segera menghubungi mu nanti begitu ia sampai. Jangan terlalu khawatir."


"Iya sih. Baiklah aku mau."


"Yah sudah, sebentar lagi aku kesana ya."


"Oke aku tunggu. Bye Fan."


"Bye Cel."


Fanny menjegat taxi di depan komplek Perumahan nya untuk menuju rumah Celine secepatnya.


Butuh waktu kurang lebih tiga puluh lima menit untuk sampai rumah Celine.


Saat Fanny sudah sampai, ia pun bertemu sebentar dengan mama Gladys sebelum Celine turun dari kamar nya.


"Siang tante.", ucap Fanny


"Siang fan. Oh ya Fan, tante mohon jangan sampai Celine mendengar berita atau fokus dengan ponsel nya ya. Kamu ajak dia dan Cari kesibukan sehingga ia sedikit melupakan soal Steven.", ucap mama Gladys khawatir.


"Memang sebenarnya ada apa tante? Tadi ka Axel juga menelepon ku dan memberi tau hal yang sama.", ucap Fanny yang mulai penasaran


"Nanti akan tante ceritakan, tapi tante mohon kamu ajak Celine dulu dan jauh dari berita yang mungkin akan ia dengar.", ucap mama Gladys yang mulai menampakkan wajah sedih nya


"Tante, sebenarnya ada apa? Kenapa tante sampai sedih seperti ini?", tanya Fanny sambil mengelus pundak mama Gladys


"Tante belum tau kebenaran nya, cuma tadi tante dan om melihat di berita bahwa pesawat dari Jakarta menuju London mengalami kecelakaan dan pesawat itu meledak.", ucap mama Gladys yang sudah tak sanggup menahan air mata nya.


"Apa???? Apa itu pesawat yang di tumpangi oleh ka Steven tante??", tanya Fanny terkejut


"Tante belum tau pasti. Sekarang Axel sedang menuju bandara dan om Thomas juga sedang mencari infomari yang akurat.", ucap mama Gladys sambil menyeka air mata nya yang lolos dari ujung mata nya.


"Tante tenang dulu ya, itu belum pasti pesawat yang di tumpangi Steven. Kita berdoa saja kalau itu pesawat lain.", ucap Fanny menenangkan.


"Iya, kamu sekarang temui Celine dan jangan berbicara apapun tentang hal ini dan rahasiakan dari Celine. Tante gamau Celine kenapa-napa.", ucap mama Gladys lagi


"Iya tante. Kalau gitu Fanny ke kamar Celine dulu ya tante.", ucap Fanny

__ADS_1


Mama Gladys pun menuju kamar nya tidak ingin Celine sampai melihat mama nya itu menangis.


Fanny segera menaiki tangga untuk ke lantai atas menuju kamar Celine.


Saat sudah di depan pintu kamar Celine, Fanny pun menarik napas dan menghembuskan nya secara kasar. Ia berusaha setenang mungkin jangan sampai Celine curiga.


Ia pun mengetuk pintu kamar Celine.


tok..tok..tok..


"Celine.", panggil Fanny


"Iya Fan, masuk saja pintu nya tidak di kunci.", ucap Celine dari dalam


Fanny pun memegang handle pintu dan membuka nya. Ia melihat Celine sedang di depan meja rias nya dan sedang menyisir rambut nya untuk ia kuncir kuda.


"Hai Fan.", ucap Celine


"Hai cel. Tumben kamu menguncir rambut mu.", ucap Fanny


"Iya aku sedang ingin menguncir nya saja.", ucap Celine


"Dan tumben sekali kamu memakai kaos putih, tidak biasa nya.", ucap Fanny lagi


"Iya, aku lagi mau memakai nya saja Fan.", ucap Celine berbalik dan tersenyum ketika sudah beres menguncir rambut nya.


Fanny menatap Celine dalam seperti mengisyaratkan sesuatu. Namun Celine tak mengerti. Fanny rasa nya ingin menangis saat itu juga, namun ia tahan karena tidak mau membuat sahabat nya bersedih.


"Kita mau nonton apa Fan?", tanya Celine


"Ehm... Itu.. Sedang banyak film bagus di bioskop, kita harus nonton semua film itu hari ini karena kita sudah lama tidak jalan berdua Cel.", ucap Fanny tersenyum getir.


"Baiklah. Ayo kita pergi.", ucap Celine.


Mereka pun menuju halaman rumah Celine. Ka Axel pun sudah menyuruh supir pribadi mereka standby di halaman agar mengantarkan mereka pergi ke mall.


Sepanjang perjalanan Fanny lebih banyak diam tidak seperti biasa nya yang selalu saja bicara ini dan itu.


Celine pun merasa ada yang aneh dengan diam nya Fanny seperti itu. Namun Celine tak berpikir macam-macam, mungkin sedang ada masalah di rumah nya sehingga ia ingin pergi keluar rumah seharian pikir nya.


Mereka pun tiba di mall setelah menempuh waktu selama tiga puluh menit.


Celine dan Fanny langsung menuju bioskop untuk melihat film apa saja yang sedang tayang di bioskop dan segera memesan semua tiket dari setiap film yang ada di bioskop tersebut.


Fanny sedikit berhasil mengecoh Celine supaya tidak fokus dengan ponsel nya. Mereka pun membeli banyak popcorn dan minuman karena mereka akan banyak menonton film.


🌸🌸🌸🌸🌸


.


.


.


Hai teman jangan lupa like & vote nya ya supaya bikin author rajin update. Thankyou 😁😁


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2