
Pagi hari Celine & the gengs sudah tiba di sekolah. Mereka pun masuk ke kelas masing-masing.
Celine & Fanny yang memang sekelas berjalan berdua masuk ke kelas.
"Fan, kemarin pas aku anterin Linda pulang, aku ga sengaja ngelewatin rumah besar nya Steven loh, yg kakak kelas kita itu", kata Celine.
"Ohh yang keluarga nya Natawira yang kaya raya itu?", tanya Fanny.
"Iyaa Fan. Rumah nya besar banget loh!", seru Celine.
"Ehh tapi emang kalo di liat-liat, Ka Steven itu ganteng loh, udah ganteng, pinter, anak orang kaya lagi.", kata Fanny sambil menghayal.
"Husss. Pasti kamu sedang menghayal yang engga-engga ya?? Cowo ganteng kaya gitu mah pasti udah jadi incaran cewe-cewe. Atau mungkin ka Steven udah punya cewe!", balas Celine.
"Tapi aku rasa kamu cocok loh sama dia Cel, cantik, pinter, baik pula", kata Fanny.
"Engga lah, aku mah engga ada apa-apa nya Fan. Masih banyak cewe cantik di luaran sana.", balas Celine.
"Yeee... Jodoh mah engga ada yang tau loh Cel!", balas Fanny.
"Iyaa aku juga tau, itu mah urusan sama yang di Atas deh. Hahahah", balas Celine.
***************
Beberapa hari berlalu dan saat jam istirahat sekolah
Steven yang mulai mengikuti gerak gerik Celine jadi penasaran dengan cewe itu. Dia mulai menyelidiki tentang Celine.
Steven yang sudah mengetahui kelas & meja nya Celine memutuskan untuk menulis Surat untuk Celine. Karena dia terlalu malu untuk berkenalan.
"Hai Celine,
__ADS_1
Aku salah satu pengagum mu karena kebaikan mu saat aku melihat mu di Panti Asuhan.
Salam Kenal
NN"
Hanya itu yang bisa di sampaikan Steven dalam Surat itu.
Keesokan hari nya, pagi-pagi sekali Steven yang sudah datang ke sekolah, langsung pergi ke kelas Celine & meletakkan Surat itu di atas meja Celine.
****************
Celine & Fanny yang baru sampai kelas
"Cel, ada surat apa tuh di atas meja kamu?", tanya Fanny.
"Aku gatau, coba aku buka dulu", balas Celine.
"Apa sih Fan, aku gatau ini dari siapa. Nama nya pun gaada. Tapi kok dia tau ya aku ke Panti Asuhan?", balas Celine.
"Ehh iya, kok dia tau kalo kamu ke Panti ya?? Berarti ada yang ikutin kamu tuh", balas Fanny.
"Tapi siapa??", tanya Celine.
"Coba nanti Kita omongin sama anak-anak. Siapa tau ada yang tau kan.", balas Fanny.
Pelajaran pun di mulai, Celine yang masih kepikiran tentang surat itu jadi tak konsen & melamun.
Bel jam istirahat pun berbunyi. Fanny & Celine langsung menuju ke kantin untuk bertemu dengan yang lain.
"Haii guys!", sapa Fanny.
__ADS_1
"Hai Fan, itu yang di sebelah kamu kenapa melamun aja itu?", balas Dion.
"Iya tuh, tadi pagi ada yang dikirimin Surat dari pengagum rahasia. Hahaha", balas Fanny.
"Apa sih Fan, aku kan gatau itu siapa. Lagian mungkin cuma orang iseng yang ga sengaja liat aku ke Panti. Kaya nya pas kemaren kita sama-sama ke Panti deh", balas Celine.
"Ohh yang pas kemaren kita ke Panti?", balas Linda.
"Kalian ada liat siapa ga sih disana? Atau ngikutin kita??", tanya Fanny.
"Wahhh aku ga perhatiin juga, karena kan kemaren kita langsung masuk ke Panti & pulang juga langsung pulang", balas Jacob.
"Yah sudah biarin aja, mungkin cuma orang iseng aja. Gausa di tanggepin Cel", balas Linda.
"Iyaa dari pada aku pusing sendiri mending Kita makan aja!", seru Celine.
******************
Bel jam pulang sekolah sudah berbunyi.
Celine & the gengs langsung ke parkiran dan siap untuk pulang.
Tanpa di sadari, ternyata sudah ada Steven yang sedari tadi memperhatikan Celine.
Steven yang penasaran dengan Celine memutuskan untuk mengikuti Celine pulang.
"Guys, gue pulang duluan yaa!", kata Steven.
"Tumben cepet-cepet amat mau pulang lu bro?", balas Rico.
"Iya nih, kaya nya akhir-akhir ini dia sering cabut duluan nih. Jangan-jangan ada mau ketemu cewe lagi nih bro! Hahaha", balas Danny.
__ADS_1
"Apaan sih kalian berdua. Udah ya gue balik duluan!", balas Steven dan pergi ke parkiran untuk mengikuti Celine.