Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 67. Kamu Cantik


__ADS_3

Setelah selesai makan siang, mereka memutuskan untuk pergi ke satu wisata yang ada di Pulau Bali.


Namun lagi-lagi mama Karin dan papa Andrew tidak ikut. Mereka akan menikmati suasana pantai sekaligus papa Andrew akan mengadakan pertemuan dengan client nya.


"Pa, mama boleh ga ikut anak-anak? Mama bosan di kamar terus.", ucap mama Karin


"Mama sudah tidak pantas.", ucap papa Andrew


"Pa.. Mama masih muda tau.", ucap mama Karin kesal


"Nanti kalau mama sakit pinggang, siapa yang mau gendong mama ke resort?", tanya papa Andrew


"Kan ada Steven pa.", ucap mama Karin lagi.


"Ih mama, aku gamau ya ma.", ucap Steven.


"Steven, kenapa kamu begitu sama mama? Kamu ga kasian sama mama? Mama di tinggal sendiri di kamar?", tanya mama Karin dengan memelas


"Ma, masa mama mau pergi sama anak muda sih ma. Mama tuh sudah tua.", ucap Sally dengan santai nya.


"Heii, gadis kecil. Mama belum tua. Dan kamu juga masih kecil.", ucap mama Karin yang ga mau kalah.


Sedangkan Celine dan juga George hanya bisa menahan ketawa nya melihat kelakukan ibu dan anak-anak nya.


"Sudah-sudah. Mama akan ikut papa ketemu client. Tidak membantah.", ucap papa Andrew


"Tapi pa...", ucap mama Karin terputus ketika melihat tatapan tajam suami nya.


Ya mama Karin memang tidak berani melawan tatapan tajam suami nya itu. Seperti anak yang takut kepada orang tua nya.


Selesai berbincang, Celine Steven Sally dan juga George menaiki mobil pribadi untuk menuju tempat wisata yang akan di tuju.


Mereka memutuskan untuk ke sebuah pantai yaitu Tanjung Benoa dan bermain permainan air disana. Seperti banana boat, parasailing, jet sky, flyfish, snorkeling dan juga diving.


Permainan air yang memang di tujukan untuk anak-anak muda yang mempunyai adrenaline yang tinggi.


Sebelum pergi tadi, mereka sudah kembali ke kamar untuk memakan pakaian renang mereka terlebih dahulu.

__ADS_1


Mereka bermain dengan asik nya bahkan sampai lupa waktu.


Sally dan Celine pun tak henti nya tertawa saat bermain permainan air tersebut.


Hingga waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, mereka memutuskan untuk kembali ke resort.


Sesampainya di resort, mereka langsung menuju kamar nya masing-masing.


Celine dan Sally yang masih belum puas bermain air, akhirnya mereka lanjut berenang di private pool yang ada di kamar nya.


Tak lupa mereka pun mengabadikan banyak sekali foto-foto untuk mereka upload di social media masing-masing.


Hingga pukul enam sore, mereka memutuskan untuk mandi dan bersiap untuk makan malam.


🌸🌸🌸🌸🌸


Di kamar lain, Steven dan George yang setelah selesai mandi, mereka pun memutuskan untuk ngopi di balkon.


Terdapat sedikit perbincangan antara mereka.


Steven pun awal nya sempat canggung berbicara dengan George yang umur nya jauh lebih tua dari nya.


Sedikit banyak Steven sudah tau mengenai George. Bagaimana awal mula bisa bertemu sampai dekat dengan Sally seperti saat ini.


Hal yang tidak mungkin dilakukan seorang teman yang mau menyusul wanita sejauh itu, dari Australia ke Bali.


Steven pun tidak dengan mudah memberi jalan kepada George untuk dekat dengan adik nya. Perlu pendekatan yang lebih, karena ia menyayangi adik nya yang cerewet itu.


Mungkin untuk saat ini mereka masih berteman, tapi tidak tau ke depan nya.


Steven pun juga berpesan kepada George yang walaupun lebih tua dari nya untuk menjaga Sally. Karena Sally adik kesayangan nya.


Walaupun Steven terlihat tegas dan keras untuk adik nya itu, sebenarnya ia kakak yang sangat menyayangi adik nya.


Waktu sudah menunjukkan pukul enam sore, mereka berdua pun menuju kamar Sally dan Celine untuk makan malam.


🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


Di kamar Celine dan Sally


ting...tong....


Bell di kamar mereka berbunyi.


Celine berinisiatif untuk membuka pintu kamar mereka. Dan muncul lah Steven dan juga George.


"Sayang, apa kamu sudah siap?", tanya Steven.


"Sudah.", jawab Celine sambil mempersilahkan Steven dan George masuk ke kamar.


"Mana Sally?", tanya Steven lagi


"Dia ada di balkon.", jawab Celine


Mereka pun akhirnya menuju balkon.


Terlihat pemandangan yang sangat indah, lampu-lampu yang sudah mulai di nyalakan, matahari yang mulai menenggelamkan diri nya, deburan ombak yang kian meneduhkan telinga. Sungguh indah.


"Hai.", ucap George pada Sally yang sedang melamun menghadap ke depan


"Eh hai George. Kamu sudah dari tadi disini?", tanya Sally


"Iya.", jawab George tersenyum.


"Kamu cantik.", ucap George lagi sambil memandangi wajah cantik Sally


Sally pun yang di puji tak kalah grogi dengan menampilkan pipi merah nya karena malu.


"Terima kasih.", ucap Sally malu


Saat masih saling memandangi satu sama lain, suara lain terdengar mengganggu


"Ehem ehem. Apa sudah saling memandang nya??", tanya Steven yang melihat adik dan juga George


Sally dan George pun langsung salah tingkah sambil menggaruk leher nya yang tak gatal.

__ADS_1


Sedangkan Celine masih saja tersenyum di samping Steven.


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2