
Mobil yang dikendarai oleh Steven sudah terparkir dengan baik di depan sebuah restaurant. Tepat pukul setengah tiga siang mereka tiba disana.
"Kita sudah sampai?", tanya Celine
"Iya, ayo turun.", ucap Steven
Mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke suatu restaurant dengan disuguhkan dengan pemandangan laut yang begitu menenangkan.
Celine hanya bisa membuka mata nya lebar-lebar dan tersenyum melihat pemandangan itu. Sungguh memanjakan mata, walaupun sedang panas terik.
"Sudah belum? Apa kamu belum lapar? Aku sudah sangat lapar. Ayo.", ucap Steven
"Ah iya, Ayo kita makan. Tempat ini sangat bagus.", ucap Celine
"Ayo kita duduk disana.", ucap Steven sambil menunjuk meja di balkon.
Mereka duduk di kursi dimana meja itu letak nya di balkon dan menyuguhkan pemandangan laut dengan ombak yang saling bersautan.
Sungguh tak Terlupakan.
Mereka memesan makanan laut karena memang jika disana hanya ada makanan laut.
"Dari mana kamu tau tempat ini?", tanya Celine
"Aku melihat nya dari google.", ucap Steven
"Ohh..", ucap Celine
Tak lama, makanan yang mereka pesan sampai. Mereka langsung makan dengan sangat lahap karena mereka juga sudah kelaperan menahan lapar dari tadi.
"Makanan ini sangat enak.", ucap Celine yang masih mengunyah makanan.
"Makan lah yang banyak sampai kamu kengang.", ucap Steven sambil tersenyum melihat pacar nya makan dengan lahap.
"Habis ini kita kemana?", tanya Celine
"Habiskan dulu makan mu, baru kita pergi.", ucap Steven
"Iya pergi kemana sayang?", tanya Celine lagi.
"Ke suatu tempat.", ucap Steven
__ADS_1
"Iya kemana?", ucap Celine
"Nanti kamu juga akan tau.", ucap Steven
Mereka menghabiskan makanan mereka, setelah selesai, Steven mengajak Celine ke suatu tempat.
Sebelum pergi, Steven menutup mata Celine dengan kain agar ia tidak melihat kemana tujuan mereka pergi.
Celine tadi nya tidak mau, tapi kalau tidak di turuti tidak jadi pergi. Mau tak mau Celine menurut untuk di tutup mata nya.
Steven mengajak Celine ke sebuah dermaga kecil yang letak nya berdampingan dengan restaurant tersebut.
Steven membuka kain yang menutupi mata Celine, Celine membuka mata nya dan melihat biru nya laut dengan air yang tenang. Disambut pula oleh matahari yang mulai turun.
Sungguh menenangkan hati.
"Apa kau suka?", tanya Steven yang berdiri di samping nya.
"Aku sangat menyukai nya. Terima kasih Steven.", ucap Celine sambil memeluk Steven namun tak melepas pandangan nya dari laut.
Setelah bercakap-cakap sebentar, mereka memutuskan untuk kembali ke mobil karena panas nya matahari sudah mulai memanaskan kulit mereka.
Steven mengantarkan Celine sampai ke rumah nya, dan juga berpamitan dengan kedua orang tua Celine dan ka Axel.
Steven melajukan mobil nya kembali ke rumah nya. Hari yang cukup melelahkan untuk nya karena dari pagi sudah ke sekolah lalu pergi dengan Celine. Dan malam nya ia harus pergi lagi bersama teman-teman nya.
Sesampainya di rumah, Steven langsung masuk ke kamar nya dan mandi karena jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam. Selesai mandi, hp Steven ternyata berbunyi. Belum sempat ia mengangkat nya, telepon tersebut mati karena lowbat.
Steven mengisi daya ponsel nya dan menyalakan kembali untuk mengecek siapa yang menelepon.
Di buka nya ternyata Danny yang menelepon. Steven pun menelepon balik Danny
"Hallo Dan. Ada apa?"
"Hallo Steve, nanti malam jadi kan?"
"Iya jadi. Ketemu dimana?"
"Di cafe biasa aja ya."
"Oke."
__ADS_1
Selesai menelepon Danny, Steven menghubungi Celine dan memberi tau bahwa nanti malam ia akan pergi bersama Danny dan Rico ke cafe untuk merayakan bebas nya dari pelajaran sekolah.
Sebelum pergi, Steven memutuskan untuk makan malam dulu bersama mama Karin dan papa Andrew. Lalu meminta ijin untuk pergi bersama teman-teman nya.
Selesai makan, Steven langsung pamit untuk pergi ke cafe yang sudah ditentukan.
Sekitar tiga puluh menit, Steven sudah sampai di cafe yang dituju. Ia masuk ke dalam cafe dan mencari Danny dan Rico.
"Steve."
Terdengar suara memanggil nama nya, Steven menengok ke sumber suara dan melihat Danny dan Rico duduk di sudut cafe.
Namun mereka tidak hanya berdua, melainkan ada banyak teman nya yang lain.
Mereka memesan minuman dan makanan sambil berbincang-bincang. Apa yang akan mereka lakukan setelah ini, ingin melanjutkan kemana, akan bekerja dimana, atau ingin meneruskan bisnis keluarga dan sebagainya.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Mereka pun memutuskan untuk membubarkan diri dan menuju rumah nya masing-masing.
Danny dan Rico yang saat itu tidak membawa motor mereka, mereka ikut bersama dengan Steven.
"Steve. Kita menginap di rumah mu ya.", ucap Danny
"Boleh.", ucap Steven
Akhirnya mereka berdua menginap di rumah Steven. Mereka masih saja mengobrol sampai tengah malam. Saling bercerita satu sama lain.
Saat dirasa mata mereka sudah mengantuk, mereka memutuskan untuk tidur di kamar Steven.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
Hai teman, jangan lupa like & vote ya. Thankyou π
.
.
.
__ADS_1