
"Lepaskan pacarku atau akan ku habisi kau!", kata Steven dengan mata tajam nya
"Apa kamu sadar Celine seperti ini karena siapa?", kata Jacob balik dengan mata tajam juga yang tak kalah menyeramkan
"Memang karena siapa?", kata Steven
"Karena dirimu!", ucap Jacob tajam
Celine masih saja menangis dalam pelukan Jacob
"Ayo kita pergi dari sini.", ucap Celine lirih kepada Jacob yang di jawab anggukan oleh Jacob
Celine dan Jacob pergi meninggalkan Steven yang masih diam di tempat nya.
"Celine tunggu!", panggil Steven keras
"Mau apa lagi ka? Apa yang mau kaka jelasin? Belum cukup menyakiti ku?", tanya Celine dengan air mata yang bercucuran di pipi nya
"Biar aku jelaskan semua nya sayang.", ucap Steven memohon kepada Celine sambil memegang tangan nya
"Lepaskan tangan ku!", ucap Celine
"Dengarkan aku dulu Cel. Ini semua ga seperti yang kamu lihat.", ucap Steven kembali memohon kepada Celine
"Lebih baik kaka urus saja Mona. Dia lebih membutuhkan kaka di banding aku.", ucap Celine yang kembali bercucuran air mata
Jacob langsung menarik tangan Celine untuk menjauh dari Steven.
Steven tidak mengejar nya, mungkin ini waktu untuk menenangkan diri dulu. Biar bisa lebih berpikiran jernih.
Namun ini adalah kesempatan emas untuk Jacob dan juga Mona untuk mengambil hati dari pasangan yang di tuju nya.
Celine dan Jacob memutuskan untuk ke taman belakang, untuk menenangkan pikiran Celine
"Cel, are you okay?", tanya Jacob
Celine hanya bisa menangis, meratapi kesedihan nya. Baru saja ia mendapatkan kebahagiaan nya, namun nyata nya Steven sang pujaan hati nya malah mengkhianati hati nya.
"Kamu tenangin diri kamu dulu. Kamu jangan nangis begini. Sebentar lagi kita akan masuk kelas. Karena sebentar lagi bel masuk akan berbunyi.", ucap Jacob menenangkan
__ADS_1
Celine hanya diam memandang lurus ke depan
Melihat Celine menangis, membuat hati Jacob sedih. Jacob mengelap air mata di pipi cantik Celine
"Kamu jangan sedih. Ada aku disini untuk kamu Cel.", ucap Jacob yang sudah memegang kedua pipi Celine dan menghadapkan wajah nya untuk saling bertatapan
Air mata kembali turun dari mata itu. Rasa nya berat untuk menerima ini karena memang Celine sangat takut untuk terluka lagi semenjak kejadian nya waktu itu
Bahkan Celine membutuhkan waktu yang cukup lama untuk meyakinkan hati nya untuk membuka diri dan hati nya untuk seorang Steven
Namun apa yang ia dapatkan saat ini, sakit, kecewa, sedih
***************
Di sisi lain
"Hai Ka, kaka sudah datang.", ucap Mona dengan senyum nya ketika melihat Steven masuk ke ruang UKS
"Bagaimana keadaan mu?", tanya Steven
"Aku baik ka.", jawab Mona
"Sedikit, tapi sudah jauh baikan.", jawab Mona
"Terima kasih ya ka.", ucap Mona sambil memegang tangan Steven yang duduk di sebelah nya.
"Iya sama-sama.", ucap Steven singkat dan melepaskan tangan nya karena merasa tidak nyaman
Namun ternyata ada sepasang mata yang melihat kejadian itu dari balik pintu UKS.
"Mona, kamu baik-baik saja kan bila aku tinggal?", tanya Steven
"Kaka mau kemana? Jangan tinggalkan aku ka.", ucap Mona memelas
"Aku ada urusan sebentar. Sekalian aku mau makan", ucap Steven
"Oke ka.", ucap Mona
Steven pun keluar dari ruang UKS, ia melihat Celine sedang berpelukan dengan Jacob dan sambil menangis di pelukan nya.
__ADS_1
ada apa ini??
kenapa Celine menangis??
Yang ia tau sekarang ia sangat marah ketika melihat Celine berpelukan dengan laki-laki lain.
***************
Sepulang sekolah, Steven sudah menunggu Celine di gerbang sekolah.
Steven masih bingung apa yang terjadi dengan Celine.
Kenapa ia bisa menangis seperti itu, apa salah nya di pikiran nya
Ketika melihat Celine keluar dari kelas menuju keluar sekolah, dengan cepat Steven langsung menghampiri
Celine saat itu sedang berada dengan Fanny
Fanny sudah mengetahui cerita nya dari apa yang di ceritakan oleh Celine dan Jacob tadi ketika istirahat
"sebaiknya kaka gausa ketemu Celine dulu.", ucap Fanny ketika Steven ingin menarik tangan Celine
Celine hanya terdiam, tatapan nya masih kosong, di satu sisi ia ingin mendapat penjelasan dari pacar nya, namun seperti nya ia masih harus menenangkan hati nya terlebih dahulu
"Aku hanya ingin bicara sebentar dengan Celine.", ucap Steven memohon
"Celine butuh waktu ka.", ucap Fanny
"Aku hanya ingin menjelaskan sebentar saja.", ucap Steven lagi
"Aku ingin pulang Fan.", ucap Celine lirih
Steven memandangi wajah cantik pacar nya yang sekarang terlihat mata nya begitu sembab karena sedari tadi siang terus menangis
"Ka, kami pergi dulu.", ucap Fanny
Steven pun akhirnya mengalah, membiarkan Celine dan Fanny pulang. Mungkin besok ia akan mencoba untuk menjelaskan kepada Celine
Biarkan hati nya tenang terlebih dahulu
__ADS_1
....................