
Lagi dan lagi, Sally tertidur dengan pulas nya menjelang petang.
Tidur nya pun terbangun dengan suara yang berasal dari hp nya yang berdering.
triiiingggg....
Sally pun mengangkat telepon nya dan melihat nya terlebih dahulu ternyata telephone dari George.
"Hallo George."
"Hallo Sally, apa kita jadi makan di luar? Aku dari tadi mengirim kan pesan pada mu, namun kamu tidak membalas pesan ku."
"Maaf George, aku tertidur dan ini aku baru bangun karena suara telepon dari mu. Aku akan bersiap-siap sebentar."
"Oke, aku akan menjemput mu sekarang."
"Oke, hati-hati George. Bye."
Sally pun menutup telepon nya dan melihat jam di hp nya yang menunjukkan pukul lima sore.
"Hah ternyata sudah sore, pantas saja perut ku bunyi. Kenapa aku tidur lama sekali ya? Padahal aku tidur dari siang.
Hah sudah lah, aku lebih baik mandi dulu sekarang sebelum George sampai.", gumam nya
Sally pun beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi dan mandi. Setelah lima belas menit, Sally pun keluar dari kamar mandi dan mengenakan pakaian yang cukup santai. Kaos dan celana panjang, tak lupa sweater nya karena sudah memasuki musim dingin.
Setelah selesai, tak berapa lama bell apartment nya berbunyi. Ia membukakan pintu dan ternyata itu George.
"Hai George. Apa kamu mau masuk dulu?", tanya Sally
"Tidak usah, Ayo kita langsung pergi saja.", ucap George.
"Tunggu sebentar, aku mau ambil tas ku dulu.", ucap Sally dan George pun mengangguk.
Sally masuk ke dalam kamar nya untuk mengambil tas nya. Tak lupa ia mengunci pintu apartment nya.
Mereka masuk ke dalam mobil, George melajukan mobil nya ke sebuah restaurant yang sudah mereka sepakati sebelumnya yaitu restaurant yang menyediakan makanan khas Indonesia.
Dalam mobil hanya ada beberapa obrolan singkat dari mereka berdua. Hingga sampai di restaurant yang menempuh kurang lebih tiga puluh menit mereka pun turun.
Setelah mendapatkan tempat duduk, pelayan pun datang menghampiri mereka dan memberikan buku menu.
Sally dan George masing-masing memilih menu yang berbeda. Sally memesan nasi Padang dengan rendang yang sangat ia rindukan. Sedangkan George memesan nasi goreng khas Indonesia. Tak lupa mereka juga memesan minuman.
Setelah menunggu kurang lebih lima belas menit, makanan mereka pun sampai dan di hidangkan oleh pelayan di atas meja mereka.
Mereka pun mulai memakan makanan mereka masing-masing.
"Sally, apa liburan ini kamu balik ke Indonesia?", tanya George yang hendak memasukkan sendok nya ke dalam mulut.
"Iya, aku akan pulang ke Indonesia George. Aku sangat merindukan keluarga ku.", jawab Sally
"Apa aku boleh ikut bersama mu?", tanya George ragu
"Boleh saja. Ajak lah Georgia bersama mu. Biar kita liburan bersama.", ucap Sally
"Nanti aku akan bertanya terlebih dahulu pada nya, apa dia mau ikut atau tidak. Karena biasa nya ia akan berlibur dengan teman-teman nya.", ucap George.
"Baiklah.", jawab Sally
Mereka pun melanjutkan makan mereka sampai kenyang dengan di selingi obrolan singkat.
__ADS_1
Selesai makan malam, George mengajak Sally untuk menikmati dessert terlebih dahulu. Mereka memutuskan untuk membeli es krim di suatu kedai es krim.
Sally riang nya bukan kepalang, karena memang anak gadis itu sangat menyukai es krim. Lagi pula, manusia mana yang tidak menyukai es krim. hihi π
Sally tak tanggung-tanggung, ia bahkan memesan dua es krim sekaligus yang memiliki rasa yang berbeda yaitu coklat dan cookies & cream. Itu lah es krim kesukaan nya.
Mereka menikmati es krim itu di tengah dingin nya malam, namun mereka sangat menyukai hal itu.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam. George pun mengajak Sally untuk pulang.
"Sally, lebih baik kita pulang karena sudah cukup malam.", ajak George.
"Baiklah. Ayo kita pulang.", jawab Sally
Mereka pun pulang menuju apartment.
Sesampainya di apartment, Sally langsung membilas tubuh nya dengan air yang ada di kamar mandi, sekaligus menghangatkan tubuh nya yang lumayan dingin.
Selesai itu, ia hendak merebahkan tubuh nya di atas ranjang. Namun hal itu ia urungkan, karena ia baru ingat akan satu hal.
Sally menuju meja belajar nya dan membuka laptop yang ada di atas meja belajar nya itu.
Ia segera membuka suatu aplikasi untuk memesan tiket kepulangan nya ke Indonesia. Ia ingin memberikan kejutan untuk keluarga nya dengan tidak memberi tau mereka kapan ia akan kembali pulang.
Ketika ia sedang mencari tiket penerbangan untuk ke Indonesia, hp nya berbunyi menandakan ada notifikasi yang masuk.
Sally membuka hp nya dan ternyata ada sebuah pesan singkat yang berasal dari George. Sally pun membuka isi pesan tersebut.
"Sally, aku baru sampai rumah." ~ George
"Oke." ~ Sally
"Oke sebentar, aku akan tanyakan dulu kepada Georgia apakah dia mau ikut atau tidak." ~ George
"Oke." ~ Sally
Setelah menunggu kira-kira lima belas menit, hp nya kembali berbunyi.
"Sally, adikku mau ikut." ~ George
"Baiklah. Apa mau sekalian ku pesan kan tiket nya?" ~ Sally
"Boleh. Kapan rencana nya kita akan kesana?" ~ George
"Aku akan memesankan untuk tiga hari lagi. Apa Kalian bisa?" ~ Sally
Sepuluh menit kemudian.
"Sorry Sally, aku habis bertanya lagi pada Georgia kalau tiga hari lagi apakah dia bisa atau tidak." ~ George
"Lalu?" ~ Sally
"Kami bisa." ~ George
"Oke, aku akan memesankan tiga tiket untuk kita bertiga." ~ Sally
"Baiklah, terima kasih." ~ George
Setelah mengirim pesan tentang pembelian tiket penerbangan, mereka pun masih di sibukkan untuk saling mengirim pesan singkat hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul sepuluh malam.
Sally pun berpamitan kepada George untuk mengakhiri chatting mereka karena Sally sudah sangat mengantuk.
__ADS_1
Ia mematikan dan menutup laptop nya dan menuju ranjang nya. Ia merebahkan tubuh nya di dalam selimut dan tak berapa lama ia pun langsung terlelap.
*******
Di sisi lain keesokan hari nya
Celine dan Steven sudah bersiap untuk pergi jalan-jalan bersama dari pagi hari bahkan sebelum mama dan papa nya bangun.
Hari itu mereka akan pergi ke Puncak untuk pergi ke salah satu tempat wisata yang ada disana.
Celine sudah bersiap dari jam lima pagi. Ia terlebih dahulu sarapan sendiri di meja makan karena orang tua dan kakak nya belum bangun sambil menunggu Steven datang menjemput nya.
Tak berapa lama, Steven pun sampai di rumah Celine. Sebelum mereka pergi, terlebih dahulu Celine berpamitan kepada orang tua nya yang masih tidur di kamar.
"Ma, pa, Celine pergi dulu ya.", ucap Celine perlahan kepada orang tua nya yang baru membuka mata mereka
"Kenapa pagi sekali sayang?", tanya mama Gladys yang masih mengantuk
"Iya ma, supaya tidak terjebak macet.", ucap Celine.
"Yah sudah, kamu hati-hati ya sayang. Jangan pulang terlalu malam.", ucap mama Gladys lagi lalu mencium anak nya
"Iya ma.", jawab Celine
"Hati-hati ya sayang.", ucap papa Thomas bergantian mencium anak nya tersebut.
Celine pun keluar dari kamar kedua orang tua nya dan menuju ke halaman depan untuk menemui Steven. Malam sebelumnya Celine juga sudah memberitau ka Axel bahwa ia akan pergi pagi hari.
"Apa sudah siap?", tanya Steven tersenyum di jawab anggukan oleh Celine .
Mereka masuk ke dalam mobil. Steven mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang.
Perjalanan di tempuh dalam waktu hampir dua jam, sehingga pada pukul delapan pagi mereka sudah sampai di puncak dan segera menuju Taman yang menyuguhkan banyak sekali hewan-hewan.
Sepanjang perjalanan, mata mereka di manjakan dengan banyak nya pohon-pohon. Bahkan sesampainya di kawasan puncak, mereka tak segan membuka jendela mobil nya dan menghirup dalam-dalam udara yang sangat sejuk yang jauh berbeda dengan udara di perkotaan.
Tak berapa lama mereka pun sampai di tempat wisata tersebut. Mereka membeli tiket dan mengelilingi semua tempat wisata yang ada disana.
Mulai dari Wild animal hingga berbagai macam pertunjukkan yang ada disana. Tak cukup rasa nya seharian mereka mengelilingi tempat tersebut. Bahkan disana juga terdapat istana Panda dan juga air terjun.
Mereka tak sungkan untuk memberi makan hewan-hewan yang ada disana, tentu nya dengan makanan yang seharusnya seperti buah dan sayuran ya. Bukan dengan snack ataupun makanan atau minuman yang tidak diperkenankan untuk para hewan.
Sungguh Hari yang menyenangkan untuk sepasang kekasih itu.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Hai teman jangan lupa like & vote nya ya. Thankyou ππ
Oh ya, author sangat berterima kasih pada readers yang setia menunggu kelanjutan cerita ini. Author akan up new eps tiap malam ya. ππ
.
.
.
__ADS_1