
Setelah mendapat ijin dari Steven bahwa ia boleh mengajak Fanny maupun ka Axel, ia pun sesegera mungkin menanyakan hal tersebut kepada yang bersangkutan.
Karena tinggal dua hari lagi, sehingga ia harus menanyakan secepatnya.
Saat ia masuk ke dalam rumah, ia langsung masuk ke dalam kamar nya untuk mencari keberadaan hp nya.
Setelah mendapatkan hp nya, ia langsung menghubungi Fanny
"Hallo Fanny!"
"Iya cel. Ada apa?"
"Kita libur sekolah kan masih lama. Apa kamu mau ikut aku berlibur?"
"Kamu mengajak ku berlibur?? Tentu saja aku mau. Tapi kemana?"
"Ke Pulau Raja Ampat Fan. Apa kamu mau?"
"Aku mau sih, cuma uang tabungan aku belum cukup Cel."
"Kamu tenang saja kalau urusan itu Fan yang penting kita berlibur bersama. Tapi apa kamu di perbolehkan oleh mama kamu?"
"Nanti aku coba ijin ke mama boleh atau tidak."
"Oke kabari aku secepatnya."
"Oh ya, memang nya rencana nya kapan Cel?"
"Hari sabtu besok Fan."
"Berapa hari?"
"Ehm.. Nanti aku tanyakan lagi. Seperti nya lima hari empat malam deh Fan."
"Memang kita akan pergi bersama siapa saja?"
"Tadi aku di ajak oleh Steven. Seperti nya akan pergi bersama Sally, George, Georgia."
"Oh oke, aku akan tanyakan dulu ke mama ku ya."
"Oke fan, bye."
Setelah menutup telepon bersama sahabat nya itu. Ia pun keluar kamar untuk mencari keberadaan kakak nya tersebut.
Ia mengetuk pintu kamar kakak nya yang letak nya bersebelahan dengan kamar nya.
tok..tok..tok..
"Ka Axel.", panggil Celine
"Ka, apa kakak ada di dalam?", tanya Celine lagi
"Kakak kemana ya?", gumam Celine
Tiba-tiba dari arah belakang ka Axel menepuk bahu Celine
"Eh kakak. Mengagetkan ku saja. Untung saja jantung ku ga copot ka.", ucap Celine yang terkejut sambil mengelus dada nya
Sedangkan ka Axel hanya tersenyum
"Ada apa kamu di depan kamar kakak?", tanya Ka Axel sambil membuka pintu kamar nya.
"Ehm ka. Apa kakak minggu depan bisa ijin kuliah? Aku mau ajak kakak berlibur.", ucap Celine ikut masuk ke dalam kamar ka Axel dan duduk di tepi ranjang.
"Kemana?", tanya Ka Axel yang duduk di kursi belajar nya sambil menghadap Celine
"Ke Pulau Raja Ampat ka.", ucap Celine
"Memang nya sama siapa saja?", tanya Ka Axel lagi
"Sama Steven, Sally, George dan Georgia ka.", ucap Celine
"Tapi aku juga mengajak Fanny ka.", tambah Celine
__ADS_1
"Kenapa tumben sekali mengajak kakak? Biasa nya juga ga pernah ajak kakak.", balas ka Axel
"Iya ka, temani aku. Kan tidak ada orang tua Steven juga. Jadi biar ada yang me jaga ku ka.", ucap Celine sambil menggelayut di lengan kakak nya dan tersenyum manja
"Ehmm... Nanti kakak pikirkan dulu.", ucap Ka Axel
"Ahh kakak. Ayo lah temani aku.", ujar Celine sambil menarik-narik tangan kakak nya.
"Nanti kakak lihat dulu jadwal kuliah kakak dan kakak harus bilang dulu ke mama dan papa.", ucap Ka Axel
"Iya kabari aku secepatnya ya ka. Malam ini.", ucap Celine
"Iya nanti kakak akan beri tau.", ucap Ka Axel
"Yah sudah ka. Aku ke kamar ku dulu. bye ka.", ucap Celine sambil berjalan ke kamar nya.
Rasa nya hati nya sedang senang hari itu karena ia akan di ajak berlibur lagi oleh Steven. Jadi liburan kenaikan kelas nya tidak membosan kan yang hanya di rumah saja.
Rasa nya tak sabar ingin segera pergi berlibur. Bahkan ia sampai mencari di google tempat-tempat seru apa saja yang ada di Pulau Raja Ampat itu.
Dan mata nya seakan terbuka sangat lebar ketika melihat begitu indah nya pantai yang ada disana. Rasa nya ia ingin sekali berenang disana.
Ingin cepat-cepat packing baju-baju nya, termasuk swimsuit untuk berenang.
Saat ia sedang melihat-lihat gambar yang ada di hp nya, tiba-tiba hp nya berbunyi yang menandakan ada nya telepon masuk.
triiiingggg.....
Tertera nama Fanny di dalam nya. Celine pun dengan cepat mengangkat telepon nya.
"Hallo Fan."
"Hallo Cel. Aku tadi sudah tanya ke mama. Tapi mama tidak mengijinkan ku. Lagipula mama tidak mau merepotkan orang lain. Apalagi uang ku belum cukup Cel.", ucap Fanny
"Nanti sore waktu mama mu sudah pulang, aku akan ke rumah mu meminta ijin secara langsung ke mama mu.", ucap Celine
"Tapi aku ga enak cel. Biaya untuk ke Raja Ampat tidak lah murah. Perlu dua kali naik pesawat untuk sampai ke Pulau itu.", ucap Fanny
"Kamu tenang saja Fanny. Aku yang mengajak mu. Jadi kamu tidak usah khawatirkan akan hal itu.", ucap Celine menjelaskan
"Sudah tidak apa. Nanti sore kabari aku kalau mama mu sudah pulang. Aku dan ka Axel akan kesana.", ucap Celine
"Baiklah. Nanti aku akan mengabari mu. Terima kasih Cel.", ucap Fanny.
"Iya Fan. Sampai bertemu nanti. Bye.", ucap Celine lalu menutup telepon nya.
Celine pun melihat jam di hp nya. Masih menunjukkan pukul dua siang. Ia pun memutuskan untuk olahraga singkat yaitu yoga di halaman belakang samping kolam renang nya. Karena rasa nya sudah lama ia tidak yoga.
*******
Di rumah Fanny sebelum nya.
Fanny yang berada di rumah saat itu mendapat telepon dari Celine yang mengajak nya untuk pergi berlibur bersama.
Ingin rasa nya ikut pergi bersama. Namun ia sadar, bahwa mama nya tidak akan mengijinkan nya, lagi pula uang nya pun tidak sebanyak itu untuk pergi kesana. Karena papa Fanny pun sudah tidak bersama nya. Sehingga hanya ada mama nya seorang.
Keluarga Fanny memang lah tidak sekaya keluarga Celine. Namun juga tidak berkekurangan, hanya cukup. Mama nya Fanny bekerja untuk mencukupi kehidupan mereka berdua. Karena mereka sudah tidak tinggal bersama papa nya karena papa nya berselingkuh.
Fanny sudah sejak kecil hanya tinggal berdua dengan mama nya. Mama Nita termasuk wanita karir yang masih bekerja di suatu perusahaan dengan jabatan yang lumayan, yaitu manager.
Ia tidak ingin memberatkan mama nya apalagi hanya untuk pergi berlibur.
Kepala nya pusing memikirkan hal itu. Namun ia memberanikan diri untuk menanyakan hal itu kepada mama nya yang sedang bekerja.
Ia mengambil hp nya dan menelepon mama nya. Fanny hanya hidup dengan kasih sayang seorang mama. Namun ia tidak pernah mengeluh akan hal itu, ia sudah bangga memiliki mama seperti mama Nita.
Setelah kurang lebih lima belas menit berbicara di dalam telepon, Fanny pun menyudahi percakapan dengan mama nya.
Seperti dugaan nya. Mama nya keberatan bila Fanny pergi berlibur. Apalagi butuh uang yang tak sedikit untuk pergi kesana.
Ia pun segera menghubungi Celine untuk memberi tau pada nya bahwa mama nya tidak menyetujui nya.
Namun Celine tetap berusaha untuk meminta ijin kepada mama nya Fanny, ketika nanti sore mama nya Fanny pulang, ia akan ke rumah Fanny.
__ADS_1
Rasa nya Fanny sungguh tidak enak dengan Celine. Celine sudah begitu baik dengan nya.
Waktu menunjukkan pukul empat sore, tak berapa lama mobil yang di kendarai oleh mama Nita pun tiba di rumah nya. Fanny dengan segera membukakan pintu untuk mama nya.
Sebelum nya Fanny sudah memberi tau pada Celine bahwa mama nya akan pulang sekitar pukul empat sore.
Fanny memeluk mama Nita yang baru pulang. Fanny dan mama Nita pun masuk ke dalam rumah.
Mama Nita pun segera menuju kamar nya untuk berganti pakaian lalu menuju dapur untuk segera memasak untuk makan malam mereka berdua. Itu sudah kebiasaan mama Nita.
Mama Nita pun juga sudah sering mengajarkan Fanny untuk memasak, tak jarang juga Fanny menggantikan mama Nita untuk memasak.
Saat sedang memasak, terdengar suara ketukan pintu dari depan.
Mama Nita hendak menuju ke pintu depan rumah nya, namun Fanny langsung menghambur lebih dulu.
"Biar Fanny saja ma.", ucap Fanny
Fanny pun membukakan pintu sedangkan mama Nita kembali ke dapur untuk melanjutkan memasak makanan nya.
Fanny membuka pintu dan melihat Celine dan ka Axel berdiri di depan pintu.
"Hai Fanny.", ucap Celine tersenyum
"Celine, ka Axel, Ayo silahkan masuk.", ucap Fanny
Fanny pun membukakan pintu nya dengan lebar dan mempersilahkan Celine dan ka Axel untuk duduk di sofa yang ada di ruang tamu.
Rumah Fanny nampak kecil namun minimalis yang memiliki dua lantai.
Fanny pun masuk ke dalam untuk mengambilkan minum untuk Celine dan ka Axel.
"Siapa yang datang sayang?", tanya mama Nita
"Celine dan ka Axel ma.", ucap Fanny sambil mengambil gelas untuk kedua tamu nya.
Mama Nita pun ikut pergi ke ruang tamu setelah menyelesaikan masak nya untuk melihat Celine dan juga Axel.
"Eh ada Celine dan Axel. Ada apa kemari?", tanya mama Nita yang ikut duduk di sofa bersama dengan Fanny.
Fanny pun meletakkan minuman di meja depan mereka dan mempersilahkan untuk minum.
Sedikit perbincangan singkat, hingga tiba saat nya Celine ingin mengungkapkan apa maksud nya datang ke rumah Fanny.
Celine pun menjelaskan kepada mama Nita bahwa akan mengajak Fanny untuk pergi berlibur ke Pulau Raja Ampat.
Celine pun juga memberitau bahwa ka Axel pun ikut kesana untuk menjaga mereka.
Celine juga tak lupa untuk menjelaskan bahwa ia lah yang mengajak Fanny berlibur, sehingga ia yang akan menanggung kebutuhan Fanny. Termasuk tiket pesawat untuk Fanny.
Awal nya mama Nita keberatan karena merasa tidak enak dengan Celine dan juga Axel. Cuma karena Celine terus memaksa mengajak Fanny, akhirnya mama Nita pun mengijinkan nya.
Wajah Fanny dan Celine pun berubah menjadi senang mendengar ucapan dari mama Nita yang mengijinkan Fanny untuk pergi bersama nya.
Sekiranya sudah selesai berbicara, mama Nita pun pamit untuk masuk ke kamar untuk mandi karena sepulang kerja tadi mama Nita tidak langsung mandi.
Mereka bertiga masih di ruang tamu saling mengobrol obrolan ringan.
Hingga mama Nita yang sudah selesai mandi, mengajak Celine dan juga Axel untuk ikut bergabung makan malam bersama mereka.
Awal nya Celine dan Axel menolak karena takut merepotkan, namun karena mama Nita memaksa, akhirnya mereka berdua ikut makan malam bersama.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Hai teman, jangan lupa like & vote nya ya. Tungguin terus kelanjutan cerita nya ya. Author akan up Eps baru tiap malam. Thankyou ππ
.
__ADS_1
.
.