
"Terima kasih ya ka sudah mengantarku pulang.", ucap Fanny sambil tersenyum kepada ka Axel
"Iya sama-sama, aku langsung pulang ya.", kata ka Axel
"Iya hati-hati ya ka.", kata Fanny
Entah mengapa hati nya berbunga-bunga setelah di antar pulang oleh ka Axel. Memang sudah dari lama ia mengagumi ke Axel karena ketampanan nya dan diam nya itu bagaikan emas. Tak banyak bicara namun sangat baik.
ttriinggg....
bunyi hp Fanny membuyarkan lamunan nya yang sedang memikirkan ka Axel
"Hallo."
"Hallo Fan, apa kamu sudah sampai rumah?"
"Aku baru sampai rumah cel, ada apa?"
"Ohh tak papa, aku hanya bertanya, aku kira kamu di ajak pergi dulu sama ka Axel."
"Mana mungkin cel."
"Yah sudah kalau gitu, sampai ketemu besok di sekolah. bye."
Setelah menutup telepon dari Celine, Fanny memutuskan untuk segera menghubungi Steven.
Setelah menelepon untuk beberapa kali, akhirnya telepon nya di angkat oleh Steven
"Hallo ka",
"Hallo Fan, ada apa?"
"Aku sudah bicara pada Celine. Dia mau untuk ketemu sama kaka."
"Apa kamu serius??"
"Iyaa ka."
"Oke, makasih banyak ya Fan."
"Sama-sama ka. Kalau gitu aku tutup telepon nya ya."
Setelah menutup telepon nya dengan Steven, Fanny memutuskan untuk langsung mandi, karena waktu juga sudah cukup malam.
Selesai mandi, ia merebahkan tubuh nya di ranjang. Menatap langit-langit kamar nya sambil memikirkan wajah tampan ka Axel.
ahh kenapa aku terus memikirkan ka Axel
tapi ka Axel terlalu dingin
__ADS_1
tak ada manis-manis nya
tapi aku sukaaaaa.....
bagaimana ini
Tanpa terasa Fanny pun sudah terlelap dalam tidur nya yang masih memikirkan ka Axel.
**************
Di sisi lain
Jacob dan Mona masih memikirkan rencana selanjutnya, cara menghancurkan hubungan Celine dan Steven.
Setelah kejadian waktu itu, Jacob masih selalu menemani Celine, namun Celine tidak menyadari kalau sebenarnya Jacob menyukai diri nya, sedangkan Mona masih diam di tempat karena tidak bisa menarik perhatian Steven lagi.
Buat Jacob ini sudah merupakan kemajuan, karena hubungan Celine dan Steven seperti nya agak menjauh beberapa hari ini.
Namun Jacob tidak mengetahui kalau sebenarnya selama ini Steven sudah menyelidiki rencana Mona dan Jacob. Bahkan ulah Jacob yang berani mengambil dan menyebarkan foto-foto Celine dan Steven.
Saat ini, kebahagiaan masih ada dalam hati Jacob. Namun ia tak tau akan ada kejadian apa lagi esok hari.
***************
Di lain sisi Steven sangat bersyukur karena sudah mendapat kesempatan untuk dapat menjelaskan kepada Celine. Ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu.
"Hai Ka."
"Kamu belum tidur?"
"Belum."
"Bisa besok Kita bertemu?"
"Boleh."
"Oke besok pulang sekolah, aku mau ajak kamu ke suatu tempat."
"Oke."
"See you tomorrow sayang ❤️"
Celine tidak membalas pesan itu lagi, namun hati nya sudah berbunga-bunga, setelah sekian lama tidak bertemu pujaan hati nya, bahkan juga tidak saling berkirim pesan.
Celine sangat merindukan pacar nya itu, namun Celine juga masih butuh penjelasan sebenarnya dari mulut Steven. Supaya tidak ada kesalahpahaman lagi antara mereka berdua.
************
Keesokan hari nya di sekolah
__ADS_1
Ketika tiba di kelas nya, Celine merasa bingung dengan tingkah sahabat nya itu yang tiba-tiba senyum-senyum sendiri
"Fan, are you okay?", kata Celine yang sudah duduk di samping Fanny
"Hai Cel, I'm fine. Kenapa?", tanya Fanny
"Kamu ga sadar dari tadi kamu itu senyum-senyum sendiri?", kata Celine bingung
"Ahh apa iya cel? Aku ga sadar. hehe.", ucap Fanny sambil tersenyum malu
"Ada apa dengan mu?", kata Celine lagi
"Aku tak apa Cel. Udah diam, pak guru sudah masuk tuh.", kata Fanny
Celine melihat tingkah sahabat nya itu makin di buat bingung. Ada apa dengan sahabat nya itu. Kenapa bisa ia senyum-senyum sendiri
apa dia sudah gila?
Sementara pelajaran pun sudah di mulai
*************
Bel istirahat pun berbunyi, Celine dan Fanny tadi nya hendak ingin menuju kantin. Tapi tiba-tiba mereka teringat masalah kemarin, bahwa Jacob ternyata menyukai Celine
"Fan, seperti nya aku ga ikut ke kantin.", ucap Celine
"Kenapa Cel?", tanya Fanny yang hendak berdiri
"Apa kamu ga inget? Jacob menyukai ku. Aku belum bisa bertemu dengan nya.", ucap Celine
"Ohh Iya aku ingat. Yauda aku temenin kamu disini. Tapi Kita mau makan apa? Aku sudah lapar.", ucap Fanny lagi sambil memegang perut nya yang sudah bunyi
"Kita makan di luar aja yuk. Kan biasa di depan gerbang ada jajanan.", kata Celine
"Hah? Kamu serius??? Seorang Celine mau makan seperti itu?," ucap Fanny
"Heiii, aku ini masih manusia biasa, walaupun aku tak pernah atau jarang makan gituan, tapi aku mau coba.", ucap Celine
"Baiklah kalau itu mau mu. Ayo kita ke depan.", ucap Fanny sambil menarik tangan Celine.
Ketika Celine dan Fanny keluar kelas namun tak menuju kantin, Jacob pun bingung dengan tingkah mereka.
kok mereka ga kesini?
kok mereka malah keluar?
ga biasa nya Celine mau makan di depan
....................
__ADS_1